|
Roh kudus bekerja melalui iman mendatangkan kuasa untuk
mengalahkan musuh, pengurapan sangat perlu dan merupakan
keharusan. Apabila kita, ingin pelayanan agar pelayanan kita,
diterima Tuhan, kita perlu pengurapan Roh Kudus.
Yesaya 9:1-3 "Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah
melihat terang , yang besar, mereka yang diam di negeri
kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah
menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar,
mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di
waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu
membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekannya dan gandar
yang di atas bahunya serta tongkat penindas telah Kau patahkan
seperti pada hari kekalahan Midian. "
Fasal di dalam kitab Yesaya 9 ini berbicara mengenai kelahiran
Yesus, yang disebut Kristus. Perkataan Kristus berarti yang
diurapi, pengurapan itulah yang sanggup mematahkan kuk.
Haleluya!
Kuk dipatahkan! Berarti ada kuasa yang dipatahkan. Dan kuasa
yang mematahkan itu datang dari pengurapan Roh Kudus.
Mengapa kurang kuasa? Sebab kurang pengurapan Roh Kudus.
Ada tingkat tingkat pengurapan dan ada tingkat tingkat kuasa,
serta ada bermacam macam manifestasi dari pengurapan Roh
Kudus.
Apa akibat dan tujuan pengurapan?
Pengurapan membawa orang kepada keselamatan.
Imamat 14:18 Dan apa yang tinggal dari minyak itu haruslah
dibubuhnya pada kepala orang yang akan ditahirkan. Dengan
demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan
TUHAN.
Di dalam ayat ini pengurapan dinyatakan melalui minyak. Imamat
14 berbicara mengenai hukum pentahiran orang kusta. Penderita
kusta menggambarkan orang berdosa. Penderita kusta
menggambarkan orang berdosa yang dosanya di ampuni, disucikan
oleh darah Anak Domba Allah.
Pada saat pentahiran, minyak dituangkan diatas kepala
penderita kusta itu. Pengurapan minyak itu gambaran dari
pencurahan pengurapan, pada saat itu penderita kusta
dinyatakan tahir. Pengurapan membawa orang kepada keselamatan.
Sekarang kita akan bicara mengenai dosa, siapa yang tidak
berdosa setelah kita percaya? Boleh dikatakan setiap hari
jatuh ke dalam dosa, kita tidak mencapai standar Allah.
Namun ada bedanya antara kondisi kita sebelum bertobat dan
setelah bertobat dan diselamatkan. Tetapi sebelum seseorang
bertobat, Roh kudus menempelak orang berdosa, menyadarkan dia
akan dosanya dan membawa orang tetsebut kepada pertobatan.
Yohanes 16:8-13 “Dan kalau Ia datang, la akan menginsafkan
dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;akan dosa, karena
mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;akan kebenaran, karena
Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;akan
penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih
banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu
belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila la datang, yaitu Roh
Kebenaran, la akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
sebab la tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi
segala sesuatu yang didengarNya itulah yang akan dikatakan-Nya
dan la akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”
Rohkudus inilah yang mencelikkan mata hati manusia.
Peran Roh Kudus pada orang yang sudah percaya
Setelah kita diselamatkan kita membutuhkan Roh Kudus. Pada
saat kita menjadi percaya. Roh Kudus memeteraikan kita.
Efesus 1:13 - "Di dalam Dia kamu juga - karena kamu telah
mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu - di
dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan
Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu."
Lalu Roh Kudus menyertai kita, dan kemudian Dia ingin diam di
dalam kita
Yohanes 14:20 – “Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa
Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam
kamu. “
Kemudian Tuhan mau kita dipenuhi dan dipimpin Roh Kudus
Efesus 5:17-18 - "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi
usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Dan janganlah
kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu,
tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh."
Apa tujuan peran Roh Kudus yang meningkat-ningkat dalam
kehidupan orang percaya ini? Supaya kita hidup dalam ketaatan
dengan bimbingan Roh Kudus.
Yohanes 16:26 - "Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku.
Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu
kepada Bapa."
Maksud Roh Kudus juga supaya kita tidak hidup di dalam
dosa. Roh kudus mau menguasai kita, sehingga kita menguasai
dosa dan tidak dikuasai dosa, kita diberi kuasa oleh Roh Kudus
Yakobus 4:7 – “Karena itu tunduklah kepada Allah, dan
lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"
Setelah kita menjadi percaya dan diselamatkan, dosa masih bisa
mencobai atau menggoda kita, tetapi Roh Kudus memberi kepada
kita kuasa untuk menolak atau melawan dosa, saat iblis
menggoda kita bisa berkata "Aku tak mau melakukan itu. Aku tak
mau rnelihat itu". Pengalaman kelahiran baru memberi kepada
kita kemampuan untuk menyatakan'Tidak" kepada dosa, benih dosa
itu sudah tidak ada di dalam kita, sudah diganti dengan benih
Kristus.
Apa artinya ?
Kita tidak lagi mau dengan sengaja berbuat dosa. Memang kita
tinggal dalam tubuh yang fana, terbuat dari tanah liat, bisa
mengalami kerusakan, dan bisa jatuh dalam kelemahan, bisa
salah dan khilaf.
Kita dibebaskan dari tubuh fana ini pada saat kematian.
Tubuh yang fana ini tubuh dosa, tetapi setelah di babtis,
tubuh dosa hilang kuasanya. Roma 6:6 – “Karena kita tahu,
bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh
dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri
lagi kepada dosa. "
Roma 6:12 - "Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi
di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti
keinginannya"
Kita bisa berdosa, tetapi kita tidak harus dikuasai dosa,
tetapi sebaliknya kita menguasai dosa. Selama di dalam tubuh
ini kita mengerang, ingin bebas, dan kita akan bebas dengan
sempurna pada saat kematian.
Roma 7:21 - "Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku
menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.
"
Roma 8:10 -11 - "Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu,
maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah
kehidupan oleh karena kebenaran.Dan jika Roh Dia, yang telah
membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu,
maka la, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara
orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh
Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. "
Roma 8: 13 - "Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu
akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan
perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. "
Roma 8 :23 - "Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang
telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam
hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu
pembebasan tubuh kita. "
Roma 12:1; Roma 13:14
Kita butuh pendoa syafaat
Dosa menguasai dunia. Dosa tidak menguasai kita. Namun kita
butuh pendoa syafaat, Yesus menjadi pendoa syafaat kita -
Ibrani 5:7. Mengapa kita butuh pendoa syafaat? Supaya menjaga
kita dalam kemurnian, supaya kita selalu dibersihkan dan
menjadi bersih. Allah kudus sehingga la tidak bisa melihat
dosa. Dia kudus, Dia terang. Dimana ada terang kegelapan pergi.
Allah tidak bisa melihat dosa, Dia melihat kita, melalui darah
AnakNya. Allah mengikatkan perjanjianNya dengan umat
pilihanNya dengan darah
Keluaran 24:8. Darah perjanjian itu disiramkan diatas semua
umat: Demikian pula anda dan saya, diatas kita sudah
disiramkan darah perjanjian yaitu Darah Anak Domba Allah,
Tuhan Yesus Kristus.
Dulu Musa naik bukit, kemudian Allah turun Setelah penyiraman
umat dengan darah korban persembahan, kemudian Allah
memerintahkan Musa untuk membuat Tabemakel dan Allah berjanji
akan berdiam ditengah tengah umatNya. Dulu Musa harus mendaki
Gunung Sinai setinggi 9000 kaki untuk bertemu Allah, namun
setelah umat disiram dengan darah perjanjian, Allah bersedia
turun ke tengah umatNya - Keluaran 25:8
Kehidupan doa yang penuh kuasa dan berhasil .Agardoa penuh
kuasa dan berhasil dibutuhkan 3 hal :
1. Lokasi yang benar
2. Posisi yang benar
3. Kondisi yang benar
Lokasi yang benar
Matius 6:6. Dimana lokasinya? Lokasinya adalah menyendiri
dengan Allah, Musa berdoa meninggalkan kemah, masuk ke
Tabernakel.
Posisi yang benar
Bilangan 7:89. Posisi yang benar adalah dalam tempat Maha
Kudus, dimana ada tutup pendamaian diatas tabut Allah, semua
sudah diperciki dengan darah.
Kondisi yang benar. Mazmur 51
Kondisi yang benar adalah hati yang hancur
• Hati yang hancur adalah hati yang hancur akan dosa dan
kesalahannya
• Kesadaran demikian rupa sampai minta belas kasihan dari
Tuhan. Minta untuk diampuni dan dihapus dosanya.
•Tuhan berkenan kebenaran dalam batin
Ingat kita adalah orang-orang yang diurapi, sebab oleh
pengurapan itulah kita diselamatkan. Marilah kita tetap
tinggal dalam pengurapan itu sehingga kehidupan baru kita di
teguhkan dan bahkan bertumbuh menjadi kuat, terpelihara dalam
kekudusan dan kemurnian.
(Nantikan artikel selanjutnya!)
|