|
I. Allah itu Roh adanya
Apakah seseorang bisa mendengar suara Allah? Seharusnya
manusia bisa mendengar suara Allah. Bagaimana penjelasannya?
Sebab Allah Roh adanya, dan manusia memiliki roh, jiwa dan
tubuh. Roh bisa berkomunikasi dengan roh.
Yoh 4:24 "Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia,
harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. "
I Tes 5:23 "Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu
seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara
sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus,
Tuhan kita."
Dengan kata lain; manusia adalah makhluk roh, tinggal dalam
tubuh.
II. Hubungan antara Allah dengan
ciptaanNya
A. Dalam Perjanjian Lama
1. Roh Allah melayang-layang atas ciptaanNya.
Kej 1:2 "Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita
menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas
permukaan air. "
2. Roh Allah berkuasa atas seseorang.
a. Atas serombongan nabi
I Sam 10:10 "Ketika mereka sampai di Gibea dari sana, maka
bertemulah ia dengan serombongan nabi; Roh Allah berkuasa
atasnya dan Saul turut kepenuhan seperti nabi di tengahtengah
mereka. "
b.Atas Saul
I Sam 11:6 "Ketika Saul mendengar kabar itu, maka
berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya
dengan sangat."
c. Hinggap pada orang-orang suruhan Saul
I Sam 19:20 "Maka Saul mengirim orang-orang suruhan untuk
mengambil Daud. Tetapi orang-orang ini melihat sekumpulan nabi
kepenuhan, dengan dikepalai oleh Samuel. Dan Roh Allah hinggap
pada orang-orang suruhan Saul, sehingga mereka pun kepenuhan
seperti nabi."
3. Roh Allah menciptakan kita, dan memberi kehidupan.
Ay 33:4 "Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang
Mahakuasa membuat aku hidup. "
B. Dalam
Perjanjian Baru
1. Roh Allah nampak seperti burung merpati.
Mat 3:16 "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air
dan pada waktu itu juga langit terbuka dan la melihat Roh
Allah seperti burunq merpati turun ke atas-Nya."
2. Roh Allah berkuasa untuk mengusir setan.
Mat 12:28 "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh
Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu."
3. Roh Kristus ada di dalam milikNya.
Rm 8:9 "Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan
dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi
jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
"
4. Roh Allah memimpin anak-anakNya.
Rm 8:14 "Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak
Allah."
5. Tubuh kita adalah Bait Allah.
I Kor 3:16 "Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait
Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?"
III. Allah bicara dengan manusia
Allah itu Roh adanya. Allah adalah pribadi yang mempunyai
pikiran, perasaan dan kehendak, kemauan, rencana dan melakukan
keputusan-keputusan. Allah adalah pribadi yang disebut juga
AlIah Abraham, Ishak dan Yakub.
Contoh-contoh Allah bicara dengan manusia:
1. Allah bicara kepada Adam.
Kej 3:9 "Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan
berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"
2. Allah bicara kepada Kain.
Kej 4:6 "Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas
dan mukamu muram?"
3. Allah bicara kepada Nuh.
Kej 6:13 “Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah
memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi
telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan
memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi."
4. Allah bicara kepada Abraham.
Kej 12:1 “Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari
negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke
negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu."
Dia masih bicara kepada pribadi-pribadi tertentu.
5. Kemudian Dia bicara kepada Musa sebagai pengantara untuk
seluruh bangsa.
Kel 35:29 "Semua laki-laki dan perempuan, yang terdorong
hatinya akan membawa sesuatu untuk segala pekerjaan yang
diperintahkan TUHAN dengan perantaraan Musa untuk dilakukan -
mereka ltu, yakni orang Israel, membawanya sebagai pemberian
sukarela bagi TUHAN. "
Makin lama Tuhan sepertinya makin jarang bicara kepada
individu. Hal ini semua mengenai hubungan.
Hubungan manusia dengan penciptaNya makin renggang, sehingga
jarang yang bisa mendengar suara Allah.
IV. Mulai dengan pemulihan
Apabila kita mau mendengar suara Allah, kita harus mulai
dengan pemulihan. Hubungan dengan Allah yang rusak harus
dipulihkan. Pemulihan itu mulai dengan pertobatan, berbalik
kepada Allah. Pada saat manusia jatuh ke dalam dosa, dia putus
hubungan dengan Tuhan, berjalan menuju dunia meninggalkan
Tuhan, rohaninya mati, tidak punya kemampuan untuk
berkomunikasi atau bersekutu (berfellowship) dengan Allah.
Dengan bertobat, kembali kepada Allah, hubungan dengan
Allah dipulihkan. Dulu hidup dalam pemberontakan, menjadi
lawan Allah, tetapi kemudian berbalik menjadi sahabat Allah,
bahkan menjadi anak-anak Allah.
Sebagai sahabat atau sebagai anak, ada hubungan timbal balik
dengan Allah. Dengan demikian roh dan jiwa manusia bisa
mendengar kembali suaraNya.
Hos 6:1-3 "Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab
Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita,
yang telah memukul dan yang akan membalut kita. la akan
menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga la
akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya.
Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal
TUHAN; la pasti muncul seperti fajar, la akan datang kepada
kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang
mengairi bumi. "
Apabila kita sungguh-sungguh kembali kepada Allah,
meninggalkan dosa dan dunia, hubungan pulih, komunikasi akan
lancar kembali.
Apakah anda ingin mendengar suara Allah?
1. Sadari dosa-dosamu.
2. Sesali dosa-dosamu.
3. Akui dosa-dosamu.
4. Minta ampun akan dosa-dosamu.
5. Percaya pengampunan Tuhan Yesus.
6. Percaya penyucian dosa dan hati kita oleh darah Yesus dari
semua kejahatan.
7. Serahkan diri kepada Tuhan.
8. Buka hati, persilakan Yesus masuk ke dalam hati kita.
Ucapkan langkah-langkah ini di dalam doa.
Setelah itu kita perlu dilayani pelepasan, dibaptis, bergabung
dengan Gereja Lokal, ikut pemuridan.
(Nantikan artikel selanjutnya!)
|