» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» VOICE OF VICTORY                                                               Pdt. Mary Hartanti,D.Min.

 

"KELIMPAHAN DAN KEKURANGAN"
Mazmur 23 : 1-6


Apakah kelimpahan itu? Kelimpahan artinya tidak kekurangan apapun juga. Pengertiannya yang dimaksud di sini adalah mengalami aliran kehidupan sedemikian rupa sehingga apa yang kita butuhkan mengalir dan dapat kita cedok dari situ. Kita mengalami pada waktu membutuhkan ada saja berkat untuk mencukupinya.
Hidup yang limpah atau luber tidak selalu berarti simpanan kita banyak, tabungan kita besar. Kita tidak hidup bersandar pada tabungan kita tetapi kita hidup bersandar kepada Tuhan sebagai gembala kita yang pasti akan rnenjaga, melindungi dan memelihara kita sehingga kita tidak kekurangan sesuatupun.
Apabila kita hidup bergantung kepada providensiaNya hidup kita mengalami kedamaian dan ketenangan.

Tidak demikian halnya kalau kita bersandar seseorang, warisan atau tabungan. Manusia bisa berubah, warisan bisa habis atau ditipu orang dan tabungan bisa berkurang. Pengharapan apapun juga terhadap hal-hal yang di dalam dunia ini mudah membuat kita cemas, damai tercuri dan iman menjadi goyah.
Apakah yang dimaksud dengan kekurangan?
Kekurangan artinya tidak memiliki sumber yang bisa diandalkan sebab kita tidak memiliki relasi yang tepat kepada Allah. Relasi kita yang tidak tepat atau kurang baik dengan Allah akan membiaskan banyak persoalan di dalam kehidupan kita, dan itupun dapat merusak relasi kita dengan sesama dan kitapun akan mengalami permasalahan dengan sumber kehidupan kita. Apabila kita menjadikan Yesus gembala kita yang baik kita akan mengalami sukses. Sukses adalah suatu keputusan atau pilihan yang kita tentukan untuk masa depan kita. Jadi mulai saat ini kita sudah harus mulai mengambii keputusan untuk sukses dan hidup berkelimpahan. Katakan kepada dirimu: "Tuhan Engkau gembalaku yang baik, aku tidak akan kekurangan apapun juga. Masa depanku ada di dalam tanganMu dan apabila aku percaya kepadaMu dan mempercayakan diri kepadaMu. Aku pasti akan sukses. Mulai hari ini aku mengambil keputusan dan pilihan untuk sukses”.
Pada waktu Yesus menyerah di dalam penderitaanNya dan puncaknya di kayu salib dan berteriak sudah genap. Dia masuk ke dalam perhentian. Kitapun memerlukan pengurapan yang membawa kita ke dalam perhentian. Perhentian adalah ketenangan di datam roh dan jiwa walaupun banyak pergolakan di sekitar kita. Perhentian artinya tidak kecemasan atau kegelisahan lagi. Di situ ada ketenangan yang memberikan jalan keluar kepada setiap persoalan. Apabila kita masuk ke dalam perhentian kita segala sesuatu dapat dikuasai. Tuhan akan memberi kita “Hukum Kemampuan". Bukankah di dunia ini ada beribu-ribu milyuner. Setiap menit seorang milyuner baru muncul dan 90% dari mereka adalah self-made (mencetak dirinya sendiri). Bagaimana caranya? Mereka bekerja keras, mereka menanam perusahaan dan mereka rajin. Bagaimana carinya supaya anda memiliki kemampuan? Impikan, khayalkan, imajinasikan sejenak bahwa kamu bisa berhasil.
Bahwa anda sukses adalah keinginan Tuhan. Katakan pada dirimu sendiri: Allah menginginkan saya berhasil, Allah tidak menginginkan saya gagal, sayapun mengambil keputusan dan memilih untuk berhasil clan tidak untuk gagal. Maka sayapun mengambil keputusan untuk memiliki impian-impian yang indah untuk menginvestasikan diri di dalam kerja keras, berusaha dan rajin.
Ingat perintahTuhan supaya kita berbuah dan berbuah lebat. Dari benih yang ada dalam buah bisa tumbuh tanaman yang baru. Jadi di dalam perintah Tuhan untuk berbuah dan berbuah lebat terkandung maksud supaya kita bermultiplikasi.

Biarlah kamu berbuah lebat dan buahmu itu menetap, tidak rontok, tidak gugur dan tidak hilang. Makin kita bertumbuh dan makin kita menjadi dewasa seharusnya kita makin menjadi produktif. Apakah sasaran Tuhan atau obyektif Tuhan buat kita yaitu supaya kita menggapai, kalau perlu kita meloncat meraih produktivitas yang maksimum. Capailah tingkat produktivitas yang maksimum. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan kemampuan. Dari mana kita beroleh kemampuan? Kemampuan itu dari Tuhan. Ulangan 8:11-18
Apakah yang dimaksud dengan kemampuan?
1. Kemampuan adalah kekuatan, kuasa, skill atau kecakapan, dan sumber-sumber untuk melakukan sesuatu, untuk menyelesaikannya.
Anda jangan menertawakan impian anda sendiri atau takut ditertawakan orang.
2. Kemampuan adalah juga talenta. Matius 25:14,15
Cara Tuhan memberi talenta adalah menurut kesanggupan kita, sebab talenta itu harus dijalankan supaya bermultiplikasi dan tuan yang mempercayakan akan minta pertanggungjawaban. (Mat 25:14-30).
Allah mengetahui keterbatasan kita. Tetapi limit atau garis batas kemampuan kita dapat direntangkan. Bagaimana caranya? Tingkatkanlah level dari kemampuanmu. Yohanes 16:12-15.

a. Kita dapat menaikkan level kemampuan kita dengan bersandar kepada Roh Kudus. Tuhan tahu timingnya, waktunya dan Tuhan tahu caranya sampai mendetil. Tuhan berkata di dalam ayat-ayat tadi ada pewahyuan yang pada saat itu mereka tidak bisa – tangkap tetapi di kemudian hari orang itu akan makin mengerti dan terbuka pikirannya. Bisa saja memakan waktu bahkan sampai 10 tahun. Pada saat kita diberi diberi pewahyuan kita tidak cakap menanggungnya. Tetapi kita dapat bertumbuh di dalam kemampuan kita. Pada saat ini banyak hal yang kita bisa lakukan atau capai dari pada tahun-tahun yang silam. Kita dapat menjalankan talenta yang Tuhan berikan kepada kita.

b. Talenta dapat bertambah-tambah karena digunakan.
Makin kita menggunakan talenta makin kemampuan kita ditambah. Kita melihat di dalam Injil Mat 25 ada yang menggandakan talenta sampai 5 kali ada yang 2 kali. Maka apa yang ditaruh atau dipercayakan Tuhan kepada kita mengalami progres yang bisa diperhitungkan. Makin kita menggunakan makin kita mampu. Makin kita mampu kita akan menggunakannya lagi menjadi suatu siklus.
Pakailah dulu talentamu secara konstan misalnya talenta khotbah, mengajar, musik dan penggunaan karunia-karunia yang lain.
Uang akan bermultiplikasi menghasilkan uang, skill akan bermultiplikasi melahirkan skill. Kalau kita sering berkhotbah seharusnya khotbah kita juga bertambah baik.

c. Bertumbuhlah mencapai level impian kita.
Jadilah seorang pemimpi besar. Impikan tentang bangunan-bangunan, dana-dana, yang bisa terjangkau. Lalu rentangkan impianmu untuk menjangkau lebih lagi dan membangun lebih lagi. Pengaruhilah dunia kerjamu atau dunia pasarmu dan rubahlah bangsamu.



                                                                           (Nantikan artikel selanjutnya!)

| A R S I P | B I O D A T A |


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi