» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» VOICE OF VICTORY                                                               Pdt. Mary Hartanti,D.Min.

 

"KEKUATAN HIDUP ORANG PERCAYA"


Efesus 6:10
“Akhimya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya."
Kita harus menyadari bahwa manusia lemah. Hal ini dinyatakan di dalam seluruh Alkitab.
A. Kelemahan Batin
1. Dia lemah terhadap pencobaan (Lihat Kitab Kejadian).
2. Dia lemah di dalam menjaga kekudusan.
3. Dia lemah di dalam mempertahankan prinsip hidup.
4. Dia lemah didalam ketaatan murni kepada Tuhan.
5. Dia lemah di dalam berkata-kata, bertingkah laku, dan berpikir.
6. Dia lemah dalam membangun hubungan.

B. Kelemahan secara lahir
1. Dia lemah menghadapi alam.
2. Dia lemah menghadapi penyakit.

C. Manusia memerlukan kekuatan di luar dirinya.
Dia memerlukan kekuatan di luar dirinya untuk menolong dia survive dan mengembangkan hidup.

Cara yang salah:
a. Dia memakai yang ghaib-ghaib.
b. Dia membuat allah dan ilah untuk dirinya
c. Dia mencari guru untuk dirinya.
d. Dia mencari kekebalan:
e. Dia memakai mejik-mejik.
f.  Dia percaya tempat-tempat keramat.
g.Dia melindungi diri dengan benda-benda yang dianggap ampuh atau punya kekuatan:
1. Ditanam di tanah atau kebun sekitar rumah
2. Ditanam pada waktu membangun rumah.
3. Dia tanam di pintu gerbng; atau di pintu masuk rumah.
4. Dia tanam di toko, di sumur, di pintu masuk, di ruang tamu, di dalam kasur atau bantal, di bubungan rumah, dll.

Dia mengandalkan kesehatannya, rejekinya, kebahagiaannya, jodohnya, keturunannya, dll pada barang-barang tadi.
h. Ada yang lebih dalam membangun hubungan dengan yang ghaib-ghaib.
1. Dia mulai berdoa, menyembah; dan berhubungan dengan roh-roh dan allah serta ilahilah, dengan pohon, batu, kuburan, patung, lukisan, dll. -
2. Dia mengucapkan dan menghafal mantera-mantera.
3. Dia bakar benda-benda yang dianggap ada khasiatnya seperti yang dibutuhkan, lalu abunya dicampurdengan minumannya.
4. Dia masukkan benda cair atau benda padat ke dalam badannya, di kepala, di kening, di bibir, di lengan, di telapak tangan, di perut, di paha, di punggung, di d a d a , diminum, bahkan ada yang dialat kelamin.

D. Hal-hal di atas ini berbahaya
Memang hal-hal tersebut di atas mempunyai kekuatan spiritual untuk memberi apa yang diinginkan manusia. Lalu di mana letak bahayanya?
Di dunia ini ada 2 sumber kekuatan.
1. Kekuatan yang sumbernya Tuhan.
2. Kekuatan yang sumbernya Kegelapan.
Nah, apa yang dibutuhkan manusia sebenarnya?
Manusia perlu dipenuhi kebutuhannya:
1. Untuk rohnya, yaitu nasib di balik kematian.
2. Untuk jiwanya, supaya dia tenang dan tenteram.
3. Untuk jasmaninya supaya sehat dan berkecukupan.

Jangan ikut-ikut atau mempergunakan sesuatu yang anda tidak faham, yang anda tidak tahu ujungnya dengan pasti.
Alkitab menyatakan:
"Satu kali kita pasti mati, setelah itu datang penghakiman." Ibrani 9:27. Allah menetapkan manusia mati sekali saja, setelah itu diadili. Kekristenan tidak percaya re-inkarnasi. Kita diberi kesempatan hidup cuma satu kali. Kita tidak bisa mengulangi lagi hidup ini setelah kita mati.
Jadi hati-hati Jangan memakai kekuatan asal kekuatan! Jangan hanya mengejar yang di dunia ini Kebahagiaan, kecantikan, kekayaan, kekuasaan, sukses; kehormatan; yang kemudian setelah mati, ke mana?
Kita perlu kekuatan di luar diri kita yang memberi jaminan kepada kita kedua-duanya; baik yang jasmani dan yang spiritual.
Kita perlu jaminan keselamatan untuk hidup kekal bahagia selamanya di sorga. Bapa di sorga melalui Yesus Kristus memberi jaminan ini!!
Yohanes 3:16 - "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal , supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. "
Menurut Kitab Suci kita, jaminan itu ada pada Yesus.

E. Menjadi kuat di dalam Kristus.
Efesus 6:10 - "Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya."
Hendaklah saudara menjadi kuat dengan kekuatan yang saudara dapat dari kuasa Tuhan; karena kita bersatu dengan Tuhan.
Melalui bertobat dan percaya, kita sudah menjadi satu dengan Tuhan. Kalau kita bersatu dengan Tuhan, kita juga ada di dalam kekuatanNya dan kuasaNya.

Melalui kematian dan kebangkitan Yesus, kita sudah melihat kekuatan Yesus yang luar biasa.
1.Dia kuat dalam menjalani penderitaan.
2.Dia kuat dalam karakter; karakterNya tidak rusak karena penderitaan.
Ada orang yang karakternya rusak saat mengalami tekanan dan penderitaan.
3.Dia kuat di dalam menjalankan kehendak Bapa.
4.Dia kuat dalam kehidupan yang sederhana dan kerendahan hati seumur hidup.
5.Dia kuat dalam menerapkan nilai-nilai moral.
Hal-hal inilah yang sebenarnya merupakan nilai-nilai luhur yang mendasar yang harus kita jalani di dalam kehidupan ini.
Kalau kita kuat di dalam hal-hal ini kita akan kuat di dalam hal-ha! yang lahiriah atau jasmani.

Kekuatan Yesus telah membawa Dia di dalam kemenangan:
1. Yesus sudah menang terhadap Iblis yang terus-menerus menggoda, mencobai, memusuhi Dia.
2. Yesus sudah menang terhadap kebencian orang terhadap Dia, dengan memohon pengampunan untuk semua dosa mereka.
3.Yesus sudah menang terhadap sakit penyakit, Dia mati dalam tubuh yang hancur dan muka yang rusak, tetapi bangkit dengan tubuh yang mulia.
4.Dia menang terhadap kebutuhan materi, Dia menyediakan sarapan bagi muridNya di tepi Tasik Galilea setelah Dia bangkit.
5.Dia menang dan menjamin bisnis yang berhasil. Setelah kebangkitan, Dia membuat muridNya sukses menangkap ikan.
6.Dia menang terhadap dosa, Dia tidak membalas dendam kepada orang yang menyiksa Dia.
7. Dia menang terhadap maut, Dia sudah mati, dikuburkan, tetapi bangkit pada hari ketiga.

Apa yang anda butuhkan semua ada dalam Yesus yang menjamin pertolongan selama kita di dunia, dan menjamin sorga bagi kita. Yohanes 14:1-4.


(Nantikan artikel selanjutnya!)

| A R S I P | B I O D A T A |


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi