|
Amsal 4:23, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
karena dari situlah terpancar kehidupan”
Roma 12: 1, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan
Allah aku menasehatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan
tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Allah : itu adalah ibadahmu yang sejati.”
Di dalam peristiwa kelahiran Yesus 2000 tahun lebih yang lalu
banyak sekali orang yang terlibat. Kita melihat pemberian-
pemberian yang dipersembahkan seputar kelahiranNya.
1. Malaikat Gabriel memberi diri untuk menyampaikan berita
mengenai kelahiran Yesus :
| |
a. Berita
kepada Maria, bahwa ia beroleh kasih karunia dari Allah,
bahwa Allah menyertai dia, dan bahwa ia akan mengandung
Yesus. Ini adalah berita bahagia atau berita sukacita.
Kita perlu menjadi malaikat utusan Allah bahwa Allah
mengasihi setiap orang yang kita temui. Ia mau memberikan
Yesus yang bisa mengubah kehidupan dan memberi keselamatan
bagi siapa saja yang mau menerima.
b. Ia menyampaikan berita kepada para gembala. Ia
menyampaikan berita sukacita yang membawa pengharapan dan
penghiburan untuk kelompok manusia yang sederhana yang
butuh penghiburan dan pengharapan.
Kitapun perlu menjadi malaikat utusan Allah, agar kita
memberitakan kabar sukacita bagi orang yang susah dan tak
berpengharapan, bahwa Yesus sanggup memberi pengharapan
kepada mereka yang susah, miskin dan putus asa. Yesus
Juruselamat sanggup menyelamatkan atau melepaskan kita
dari semua kesusahan kita dan dari masalah apapun yang
kita hadapi. Haleluyah.
c. Para Malaikat menyanyi dimalam yang sunyi. Sepasukan
malaikat mempersembahkan suaranya untuk menaikkan pujian
kepada Allah yang Maha Tinggi, tetapi di dalam pujiannya
mereka juga mengucapkan damai kebumi. Allah berkenan
memberi damai kepada orang yang diperkenan. Damai Dia
tawarkan kepada siapa saja. Haleluya!
Allah juga menghendaki agar kita menjadi malaikat-malaikat
utusan Allah yang menyanyikan puji-pujian selalu kepada
Allah di tengah penderitaan manusia. Lagu-lagu pujian akan
menolong umat manusia untuk mengangkat bebannya, dan agar
supaya diganti dengan damai atau kelegaan. Apakah
kehadiran kita didalam kehidupan seseorang bisa membawa
damai dan sukacita yang sumbernya adalah Yesus Kristus
Sang Raja Damai. Dunia sangat memerlukan hal ini. |
2. Maria
memberi dirinya untuk mengandung dan melahirkan Yesus.
Agar Yesus menyatakan diri di dalam dunia ini, Dia memerlukan
wadah Maria, perawan suci dari Nazaret merelakan dirinya
mengandung dan melahirkan Yesus. Pada zaman inipun Yesus
memerlukan orang-orang agar Dia dapat memanifestasikan diriNya
ke dalam dunia ini. Mari kita menyerahkan hidup kita seperti
Maria, "Yesus, saya persilahkan Engkau lahir dihatiku. Ubahkan
hatiku menjadi baru. Biarlah Engkau menjadi besar di dalam
hidupku, dan biarlah hidupku melahirkanMu, supaya Engkau
termanifestasikan melalui kehidupanku, baik melalui tutur
kataku ataupun tingkah lakuku." Amin.
3. Yusuf memberikan dirinya untuk menerima Maria.
Menerima Maria sama dengan menerima bayi yang berada di dalam
kandungan Maria. Kita terpanggil untuk menjadi seperti Yusuf
yang mau menerima sesama kita yang memiliki Yesus didalam
hidupnya. Dengan kerelaan Yusuf mengambil Maria sebagai
istrinya, ia melindungi bayi Yesus. Kitapun terpanggil untuk
mengasihi, menerima dan melindungi sesama saudara kita seiman.
Sama seperti Maria, tanpa Yusuf mengambil dia sebagai istri;
dia bisa dirajam dengan batu, sebab dia hamil di luar nikah.
Kita pun sering melihat orang, oleh karena percaya Yesus
hidupnya terancam, atau berada didalam bahaya. Kita perlu
melindungi dan mengupayakan keamanan untuk orang yang terancam
atau teraniaya oleh karena Nama Yesus.
4. Para Gembala meresponi berita malaikat, mereka datang untuk
melihat dan menyembah Yesus. Kita pun terpanggil untuk memberi
perhatian kepada setiap Firman yang kita terima, dan kita
terpanggil untuk melangkah, datang kepada Yesus, sujud
menyembah Dia, dan mengabarkan Yesus kepada siapa saja yang
kita temui. Apakah anda sudah mengalami berjumpa dengan Yesus?
Apakah anda sudah mengalami damai dan sukacita dari padaNya?
Kabarkanlah itu kepada orang lain. Saksikan pengalamanmu
bersama Yesus dengan orang lain. Kita harus terus memberitakan
kabar sukacita ini kepada siapa saja yang kita temui, supaya
mereka mengalami pertolongan Yesus juga.
5. Para Majus memberi diri menyelidiki, meneliti, dan
mengikuti BintangNya, mencari Yesus sampai ketemu. Lalu mereka
mempersembahkan emas, kemenyan dan Mur.
Kita semua terpanggil tidak untuk santai-santai, tetapi
perhatikan kehidupan orang yang benar, selidiki dan teliti
tentang Yesus, ikutilah petunjuk dan kesaksian orang benar,
sampai bertemu Yesus.
Sembahlah Yesus, persembahkanlah bukan hanya tenaga dan
pikiranmu, tetapi persembahkanlah imanmu, doa-doamu,
kesetiaanmu dan juga hartamu. Apabila hatimu kau persembahkan
kepada Yesus, tentu anda tidak akan keberatan mempersembahkan
apa saja kepadaNya. Anda tidak akan pernah menyesal apabila
anda memberikan hatimu kepada Yesus. Dia akan membersihkan
atau menyucikan hatimu dari semua dosa dan kejahatan. Dia akan
mengisi hatimu dengan damai dan sukacita. Dia akan menuntun,
dan membimbing anda untuk masuk dalam kehidupan yang bisa
menikmati janji-janji Allah yang indah.
6. Jangan datang seorang diri.
Datanglah dan serahkan hatimu dan bawalah seluruh keluargamu
bersama-sama. Amin.
(Nantikan artikel selanjutnya!) |