» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» VOICE OF VICTORY                                                               Pdt. Mary Hartanti,D.Min.

 

"DEPRESI"
(Bagian Pertama)

Depresi adalah perasaan tertekan sampai bisa putus asa. Saya kadang-kadang mengalami depresi.
Ada yang berkata :” Orang Kristen seharusnya tidak depresi." Bagaimana dengan pandangan ini? Apakah karena saya depresi maka saya bukan orang Kristen yang sungguh?
Mungkin saudara tersebut belum pernah mengalami depresi. Orang yang belum mengalami depresi tidak bisa memahami bagaimana keadaan orang depresi dan bagaimana rasanya.

Banyak tokoh-tokoh iman mengalami masa-masa depresi. Contohnya Nabi Elia. Siapa Nabi Elia? Nabi Elia adalah salah satu Nabi terbesar di tsrael. Melalui doanya langit tidak menurunkan hujan 3 ˝ tahun. Dan kemudian melalui doanya pula hujan mulai turun.
Saat terjadi kemarau panjang dan kelaparan terjadi di mana-mana, Allah memeliharanya dengan mengirim roti setiap pagi dan daging setiap petang melalui seekor burung gagak.
la pada saat itu berada di tepi Sungai Kerit. la berada di sana dipelihara oleh Tuhan sampai air Sungai Kerit menjadi kering, sebab hujan tidak turun 3 1/2 tahun. Pada saat air di Sungai Kerit menjadi kering, ia disuruh Tuhan untuk pergi ke Sarfat. Di sana Tuhan sudah mempersiapkan seorang janda miskin untuk memberi makan bagi Nabi Elia.
Nabi Elia mengalami pemeliharaan Allah secara adi kodrati. Yang pertama dipelihara melalui seekor burung gagak. Di Sarfat seorang janda miskin menghidupi Nabi besar ini dengan roti setiap hari.
Dia Nabi besar dengan tugas berat. Dia Nabi pemberani, menghadapi ratusan nabi Baal.
Allah berkali-kali menjawab doanya dengan spektakuler: la berdoa supaya hujan tidak turun, hujan tidak turun 3 1/2 tahun. Dia berdoa minta hujan turun dan hujanpun turun. Dia berdoa minta Tuhan mengirim api membakar kurban persembahannya di Gunung Karmel, dan api diturunkan Tuhan dari langit. Bahkan ia dengan perkasa membunuh 450 nabi Baal.
1 Raj 19:1-8,9-18,19-21.
Nabi Elia mengalami depresi sebab takut ancaman.
I Raj. 19:1-4 "Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu." Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana. Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."

Ada bermacam-macam hal yang bisa.menyebabkan orang menjadi depresi. Misalnya:
1. Karena keluarga yang tidak harmonis.
2. Mengalami kekerasan dalam perkawinan.
3. Mengalami pemerkosaan, menjadi budak seks.
4. Sebab lilitan hutang.
5. Sebab perlakuan sadis dari orang tua atau majikan.
6. Sebab trauma yang tak teratasi.
7. Sebab ditipu.
8. Sebab beban yang tak terselesaikan.
9. Sebab dikecewakan.
10. Sebab merasa dieksploitasi, dimanfaatkan, tanpa bisa mengemukakan pendapat.
11. Sebab penyakit berkepanjangan.
12. Sebab disalah fahami dan merasa tertolak.
13. Sebab studi yang gagal atau cita-cita yang taktercapai.
14. Sebab cinta sepihak, atau cinta yang dikhianati.
15. Sebab tidak mendapat perhatian anak di kala tua.
16. Sebab tertibat kuasa gelap.
17. Karena melihat keadaan belum seperti yang dirindukan. Dan masih banyak lagi.

Sekarang kita akan melihat bagaimana Alkitab memberi petunjuk untuk mengatasi depresi

1. SADARI DAN ALAMI KASIH ALLAH.
Saat Elia mengalami depresi, Allah tidak marah kepada Elia, tetapi menyatakan kasihNya. Bagaimana cara Tuhan menyatakan kasihNya?
la mengutus malaikat.
I Raj 19:5 “Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: "Banqunlah, makanlah!"
Apakah saudara sedang depresi? Saudara putus asa atau hampir putus asa?
Saudara patah semangat? Tuhan tidak tinggal diam. Dia mendengar keluhanmu. Dia meresponi doa dan keluh kesahmu. Dia utus malaikatNya untuk apa? Untuk mendampingimu. Anda tidak sendiri. Dia diutus untuk menolongmu, menguatkanmu, menghiburmu, membangkitkan semangatmu.
Malaikat itu menyentuh dia. Sentuhan itu menyadarkan bahwa dia tidak sendiri. Tuhan akan menyampaikan sentuhan kasih Allah yang membangkitkan semangatmu. Anda tidak sendiri. Allah peduli dan tidak membiarkan anda dalam keputusasaan. la akan menolong anda secara adi kodrati dalam kalbu anda. Yang Dia jamah pertama adalah hati dan jiwanya. Sentuhan itu membuat hatirrya terjaga.
Anda depresi, saat ini Allah sendiri ada di samping anda. Panggil Dia, mintalah agar Dia menyentuh hati anda.

2. YANG KEDUA, ALLAH MEMPEDULIKAN KESEHATAN FISIKNYA.
1 Raj 19:5b,6 “Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: "Bangunlah, makanlah!" Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar, dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan dan minum, kemudian berbaring pula."
Elia diberi makan, supaya tubuhnya kuat. Orang yang depresi sering tidak suka makan. Hati dan pikirannya kacau, makan tak nyaman. Tuhan memperhatikan kesehatan fisik kita supaya tidak lemah, sehingga tubuh kita bisa melakukan kehendak Allah. “Semangat yang patah mengeringkan tulang." Allah menyentuh membangkitkan semangat. Allah menghendaki tulang-tulang kita segar dan sehat. Allah menghendaki secara utuh roh, jiwa dan tubuh kita sehat.
III Yoh 2 “Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja."

Anda harus bangkit dari depresi Anda. Makanlah makanan yang sehat untuk tubuhmu. Makanlah juga firman yang menguatkan roh, jiwa dan tubuhmu. Jangan lari ke dunia, diskotik, judi. ekstasl, seks bebas, mejik, mantera, tenaga dalam, ilmu-ilmu. Itu bukan obat untuk depresi, itu akan merusak dan menjerumuskan Anda


(Nantikan lanjutannya minggu depan!)

| A R S I P | B I O D A T A |


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi