» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» VOICE OF VICTORY                                                               Pdt. Mary Hartanti,D.Min.

 

"BERKAT & KUTUK
MELALUI PERKATAAN"
(1)


Di dalam Alkitab Allah memberikan contoh mengenai mengucapkan berkat dan mengucapkan kutuk. Pada saat berkat diucapkan seolah-olah berkat itu mengembang menjadi suatu tudung. Demikian juga apabila suatu kutuk diucapkan. Kutuk itu akan menjadi seperti racun yang menyebar yang akan mencelakakan mereka yang mendengarnya.

Bil 6:22-27 "TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka. ""

Di dalam perikop ini Tuhan mengajarkan kepada Musa bagaimana seharusnya Harun menyampaikan ucapan berkat kepada umat Israel. Apakah inti dari ucapan berkat imam besar ini? Ucapan berkat itu berisi persediaan berkat dari Allah sendiri:
1. Bahwa Allah akan memberkati. Artinya Allah akan menudungi mereka dengan segala persediaan untuk mencukupi segala kebutuhan mereka baik secara rohani, jiwani dan jasmani.
2. Tuhan menyediakan perlindungan bagi mereka terhadap musuh, alam, cuaca, bencana, sakit-penyakit dan segala sesuatu yang dapat membahayakan ataupun merugikan jemaat.

3. Wajah Tuhan akan memancarkan cahaya ke atas umatNya, sehingga mereka berjalan dan hidup di dalam terangNya yang ajaib.

4. Tuhan akan memberikan kasih karuniaNya. Apakah kasih karunia itu? Kasih karunia adalah pemberian dari Tuhan untuk melengkapi manusia supaya manusia mampu menghadapi kesulitan dan menyelesaikannya. Kasih karunia yang melengkapi orang, memampukan dia menyelesaikan tugas-tugasnya. Jadi di dalam kasih karunia terkandung hikmat, kecakapan, keterampilan, kekuatan mental, spiritual dan fisik serta berkat-berkat yang lain misalnya: keuangan, sarana, sumberdaya insani, dll. Seseorang yang mendapat kasih karunia tidak pernah akan mengalami jalan buntu tetapi mereka akan selalu mengalami terobosan-terobosan dan kemenangan-kemenangan. Apakah orang yang mendapatkan kasih karunia tidak pernah kesulitan, menjadi lemah atau kadang-kadang berputus asa? Bisa. Suka-duka dalam kehidupan itu manusiawi. Tetapi bagi orang yang mendapat kasih karunia kesukaran dan tantangan akan diubah menjadi batu loncatan untuk naik tingkat baik tingkat kerohanian, tingkat kesejahteraan dan tingkat pelayanan.

5.Tuhan menghadapkan wajahNya dan tidak memalingkan wajahNya. Artinya Tuhan sayang dan Tuhan menerima, Tuhan tidak menolak, Tuhan tidak membuang muka.

6. Tuhan akan memberikan damai sejahtera.
Damai sejahtera ini melampaui akal pikiran manusiawi kita. Bahkan justru sering terjadi di kala di dalam pergolakan hidup sangat besar damai sejahtera Allah itu hadir dan kita bisa merasakannya di dalam hati kita. Yang sering kacau adalah pikiran kita. Itulah sebabnya sangat perlu supaya damai sejahtera itu dapat melingkupi dan menguasai sepenuhnya baik hati maupun pikiran kita. Bagaimana caranya?
a. Bersukacita selalu di dalam Tuhan.
b. Berbaik hati dan berbuat baik kepada semua orang.
c. Jangan kuatir apapun juga.
d. Semua keinginan kita kita ungkapkan kepadaTuhan.
e. Jangan lupa bersyafaat dan mengucap syukur.

Melalui lima langkah ini damai sejahtera yang Tuhan berikan akan menjaga hati dan pikiran kita. Damai sejahtera ini bukan hanya membuat hati dan pikiran kita tenang tetapi menolong kita bertindak mengambil keputusan ataupun bereaksi dengan tenang juga.

Pada saat seorang imam, seorang pemimpin atau seseorang mengucapkan berkat kepada orang lain dengan memakai nama Tuhan maka nama Tuhan sudah diletakkan di atas orang itu. Orang itu pasti diberkati dan diproteksi Allah. Maka kita lihat bahwa berkat yang diucapkan itu akan menudungi setiap aspek di dalam kehidupan kita: keluarga, rumah tangga, persahabatan, gereja, pekerjaan, studi, dll.
Ul 28:3-6 "Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar."

Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa semua segi dalam kehidupan kita ditudungi atau ditutupi dengan berkat-berkat Allah:
1. Di manapun kita berada kita diberkati.
2. Keadaan kita dan pekerjaan kita atau usaha kita diberkati.
3. Sandang, pangan kita diberkati.
4. Semua kegiatan dan perjalanan kita diberkati.

Itulah sebabnya ucapkanlah Firman Tuhan yang penuh janji dan ucapkanlah kata-kata berkat. Ucapan kutuk mencelakakan orang lain. Kutuk terjadi karena ketidaktaatan dan kutuk menurun sampai keturunan ke-4 (orang tua, anak, cucu, cicit, buyut). Tetapi kuasa berkat lebih besar. Bagi orang yang taat berkat Tuhan akan mengalir sampai kepada beribu-ribu orang.
Kel 20:6 "Tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. "

Setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus kita diberi kuasa untuk menjadi anak Allah dan kita adalah anak Allah. Apabila kita taat pimpinan Roh Kudus maka Allah menjadi Bapa bagi kita di samping bapa kita secara jasmani. Ucapan-ucapan berkat akan membuat kita sangat produktif untuk masa depan yang baik.
Kej 12:2,3 "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur, dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
Banyak berkat yang terkandung di dalam ucapan berkat dari Allah kepada Abraham:
1. Keturunannya akan menjadi sangat banyak dan melahirkan satu bangsa yang besar.
2. Allah akan memberkati.
3. Allah akan membuat namanya terkenal.
4. Setelah diberkati dia akan menjadi berkat.
5. Tuhan memberkati orang yang memberkati. Artinya perbuatan baik yang orang lain lakukan kepada kita akan dibalas oleh Tuhan juga dengan kebaikan.
6. Tuhan mengutuk orang-orang yang mengutuk. Apa yang buruk yang dilakukan orang kepada kita baik dengan perkataan atau perbuatan Tuhan sendiri yang akan membalasnya.
7. Oleh sebab kita diberkati kita akan menjadi berkat untuk banyak bangsa di muka bumi.

Apakah orang yang diberkati tidak pernah mengalami kesulitan-kesulitan?
Kita melihat di dalam Alkitab orang-orang yang diberkati mengalami banyak kesulitan. Sebagai contoh sebelas rasul Yesus (kecuali Yudas). Sebelas rasul Yesus semua mengalami masa sulit. Kemungkinan hanya Yohanes yang tidak menjadi martir. Rasul Yohanes sendiri direbus dalam minyak dalam kuali yang besar tetapi dia tidak mati. Lalu dibuang ke Pulau Patmos. Zaman itu pulau itu sepi, gersang atau tandus, banyak penjahat di sana dan mereka harus bekerja paksa. Tetapi apa yang membuat para murid ini tahan menderita yaitu berkat dari Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Berkat-berkat yang diucapkan atau yang kita baca menjadi jaminan bagi masa depan kita dan menudungi kita. Berkat itu menudungi kepala kita dan memberi kita masa depan yang baik. Pemimpin yang suka memberkati akan membuat umat diberkati dan bersukacita.
Ef 1:3 "Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga."


                                                                          (Nantikan sambungannya!)
 

| A R S I P | B I O D A T A |


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi