Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
 


Berisi artikel-artikel yang menyuarakan kebenaran yang ditulis oleh
Pdt. Erastus Sabdono.M.Th.
Artikel ini bersumber dari website Rehobot Online dan ditulis beliau dengan
gaya bahasa yang sederhana, lugas, tegas dan dipersembahkan 
untuk para pembaca sekalian untuk menjadi berkat
 

Biji Sesawi

Jika kita membaca Injil Matius 13:31-32 maka kita akan menemukan beberapa kebenaran. Kebenaran itu itu antara lain:

1.Firman Tuhan sekilas nampak sederhana tetapi kalau konsekwen dilakukan maka Firman Tuhan itu akan menjadikan seseorang bertumbuh.

Pertumbuhan ini sangat ditentukan oleh pengertiannya terhadap Firman Tuhan (Matius 13:23). Pertumbuhan di sini diukur oleh buah yang dihasilkan. Buah yang dimaksud adalah buah-buah Roh (Galatia 5:22-23). Dalam hal ini kita menemukan kenyataan bahwa banyak orang Kristen yang tidak berbuah, oleh sebab itu mereka sebenarnya tidak mengerti hakekat kekristenan itu. Mereka tidak pernah bertumbuh dalam kebenaran. Buah disini berbeda dengan "pendewasaan umum" yang dapat dialami banyak orang. Buah yang dimaksud disini ada pertumbuhan agar kita semakin mengenakan kodrat ilahi ( 2 Petrus 1:3-8 ). Untuk mengenali pertumbuhan rohani semacam ini, yang ditandai dengan buah-buah roh perlu pemahaman Firman dan kepekaan ilahi. Dalam hal ini kita tidak dapat mengukur kedewasaan orang lain, sebab hanya Allah yang dapat mengukurnya.

Kecilnya biji sesawi yang menggambarkan sederhananya Firman Tuhan tidak membuat kita tergoda atau cenderung melecehkan Firman Tuhan dan menganggapnya tidak berarti. Pada kenyataannya banyak orang yang bersikap demikian. Menganggap Firman Tuhan kurang berarti sehingga mereka tidak merasa perlu merenungkan, menghayati dan melakukannya. Sementara ada kelompok besar manusia yang menganggap kebenaran Allah sebagai kebodohan ( 1 Korintus 1:18 ). Orang- orang ini tidak akan mengerti kebenaran Allah. Dalam hal ini perhatikan bagaimana caranya saudara mendengar : Yakobus 1:21 mendengar Firman Tuhan dengan lemah- lembut, mau dibentuk seperti anak-anak - paidion ( Matius 18:3 ).

2.Pertumbuhan rohani yang ditandai dengan buah-buah Roh membuat seseorang memberkati orang lain.

Buah-buah roh sebagai hasil pertumbuhan rohani seseorang dimaksudkan Tuhan agar kita memberkati orang lain. Dalam perumpamaan tersebut bahwa biji sesawi yang kecil setelah bertumbuh menjadi besar dapat menjadi naungan bagi burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabang. Ini menunjukkan bahwa seseorang yang telah dibentuk Firman Tuhan dan menghasilkan buah-buah roh akan menjadi pribadi yang menaungi banyak orang.

Harus dimengerti bahwa pertumbuhan rohani dan kedewasaan rohani bukan semata untuk kesenangan dan kepuasan kita, tetapi agar orang disekitar kita memperoleh berkat dari buah-buah roh yang dihasilkan. "Goal" atau tujuan pertumbuhan rohani kita bukan semata-mata untuk kepentingan kita ,tetapi untuk kepentingan orang lain.
Karakter kita yang masih menghasilkan buah-buah daging tidak akan dapat menjadi sarana Allah memberkati orang disekitar kita ( Galatia 5:9-21 ). Allah tanganNya perkasa dan kuat, ia hendak memberkati banyak orang, untuk ini Allah mencari orang yang dapat menampung keperkasaan tanganNya menaungi umatNya. Hanya orang- orang yang telah menghasilkan buah roh yang dapat menjadi saranaNya.
Tuhan hendak memanifestasikan diriNya dalam diri manusia. Dengan cara bagaiamankah Allah memanifestasikan dirinya dalam diri seseorang. ( Bandingkan : 2 Korintus 3:18. Dengan cara FirmanNya terpersonifikasikan dalam diri orang tersebut selanjunya Allah dapat memanifestasikan diriNya. Seseorang yang mengerti Firman, menghayati dan melakukannya akan menjadi pribadi yang memancarkan Diri Allah, Pribadi Allah dan kehendakNya. Didalamnya tentu juga termasuk segala kekauatan dan kekuasaanNya, yaitu karunia-karuni Roh.
Seorang pelayan Tuhan yang rindu hidupnya memberkati jemaat dengan karunia-karunia Roh harus dipersiapkan melalui penaburan Firman yang membuat ia berbuah. Semakin banyak buah yang dihasilkan semakin besar kepercayaan yang Tuhan berikan. Hanya bila Allah memanifestasikan diri pada seseorang , orang tersebut dimampukan untuk menjadi naungan bagi orang lain ( bandingkan Matius 5 : 45-48 ).(Sumber : Rehobot Online)

                                                                 (Nantikan artikel selanjutnya!)

 

| A R S I P | OTOBIOGRAFI |

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi