Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
 
 

PDF

Cetak

E-mail


PESONA JIWA diulas secara sederhana, lugas dan tuntas
oleh penulis Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th.
untuk mempesona jiwa Anda agar bertumbuh dan disegarkan.
Artikel ini diadopsi dari
www.holyspiritministry.info dan seijin beliau
untuk menjadi berkat bagi pembaca sekalian
 

Jejak kekekalan


Perbuatan sekecil apapun merupakan langkah terbaik untuk menuai hasil tuaian besar di sorga sebab costumer kinerja manusia bukanlah makluk yang limitted saja tetapi penikmat segala produk tingkah laku kita adalah Tuhan yang unlimitted!

Eksistensi roh seseorang dikemudian hari nanti tergantung dari survivnya jiwa dalam menemukan Tuhan yang benar dan kemudian memanifestasikannya dalam tatanan kehidupan yang jernih, indah dipemandangan Allah! Matius menulis sederhana pernyataan diatas dengan kalimat yang akurat yang Yesus ucapkan : “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di Sorga (Mat 18:18). Jiwa seseorang selama di bumi ini diwakili dengan apa yang dipikirkan, dirasakan dan apapun yang diinginkannya! Setiap langkah kaki kehidupan menoreh bekas yang jelas “footstep” di area kekekalan dan tidak berubah atau berganti warna! Sementara setiap perkataan dan tingkah laku manusia terekam secara super mega digital dan tidak dapat di edit atau dihapus oleh siapapun juga!

Di negara-negara maju catatan pelanggaran seseorang terdeteksi jelas dalam komputernya. Menghapus satu peristiwa kehidupan seseorang dianggap suatu kriminalitas berat. Data seseorang dalam buku kehidupan tidak akan ada yang menghapuskannya kecuali darah Yesus. Tercatat rapi setiap detilnya bisa dipertanggung jawabkan oleh penulis buku kehidupan yakni Allah sendiri dan segenap saksi-saksi yakni orang kudusNya Tuhan. Harta kekayaan dalam kekekalan nanti terletak dalam hal-hal terbaik yang dilakukan dan dikerjakan dalam hidup ini baik itu menyangkut tutur kata, pola pikir yang jernih dan tingkah laku sopan yang dapat dinikmati oleh orang-orang sekitarnya. Semuanya bagaikan benih yang dapat dilihat dalam alam kekekalan nanti. Tidak akan pernah ada benih kebajikan yang tidak pernah berbuah. Pasti berbuah lebat dan seiring itu pulalah maka mahkota tersedia.

Sementara harta kekayaan seseorang dalam neraka adalah perbuatan bejat yang tidak sopan, arogansi diri, pelit dan menindas orang lain. Itulah bentuk kemiskinan yang menyeretnya layak jadi penghuni alam roh yang mengerikan yakni neraka kekal. Ketika Yesus memerintahkan kita untuk berhati-hati dalam kehidupan Ia sedang mempersiapkan orang tebusan untuk hidup dalam kenikmatan sorga. Sekali-kali bukan untuk kepentinganNya melainkan untuk kepentingan umatNya! Jangan sampai umatNya tidak betah tinggal di sorga karena selama di bumi mereka memang tidak terbiasa hidup benar. Bila dalam sorga kelak semuanya serba putih dan tidak ternoda maka untuk menyesuaikan hidup disana maka selama di bumi seseorang harus mengenakan jubah kekudusan jernih, bening dan transparan tidak ada dosa yang disembunyikan. Bila mikroskopnya Tuhan mendeteksi roh seseorang maka akan mendapati bahwa semuanya bersih. Kejernihannya bukan saja karena dihapus oleh darah Yesus saja tetapi juga harus dibuktikan dengan tindakan kehidupan yang dibungkus dengan Firman Tuhan. Darah Yesus menjadikan hidup yang kotor menjadi putih seperti salju ( Yes 1:18). Jadi kehidupan yang sudah dibasuh dengan darah Anak Dombalah yang layak menerima kemuliaan sorga.

Bertolak belakang dari kebenaran diatas seseorang yang mau hidup dalam neraka yang penuh kegelapan maka ia harus hidup sesuai dengan keadaan disana selama ada di bumi ini. Bila seseorang hidup terus berada dalam kenajisan dan kegelapan secara kontinyu maka mau tidak mau ia akan mati menempati tempat yang selama ini dihuninya yakni dunia yang penuh kegelapan! Bila seseorang biasa tidur dalam kegelapan tanpa lampu penerangan sedikitpun maka ia tidak akan sanggup membuka matanya bila melihat cahaya yang terang benderang seketika ketika membuka matanya.

Siapapun akan merasa tersiksa atas perubahan tersebut, demikian juga orang yang biasa hidup kotor tidak akan sanggup ditempat yang sangat bersih, maka semua dosa dan kesalahannya akan transparan! Bila orang-orang berdosa memaksakan diri masuk sorga maka ia akan tersiksa dengan cahaya Allah yang menelanjangi dosa-dosanya!Tidak akan pernah ada cerita orang dipermalukan di sorga! Sorga terlalu suci untuk melihat orang berdosa yang dipermalukan. Bagi mereka yang terbiasa berdosa neraka tempat yang paling aman sekaligus tempat yang paling menyedihkan, ratap dan gertak gigi!
Bila dapat digambarkan kehidupan ini bagaikan kertas putih berbentuk lembar demi lembar yang terjilid seperti buku. Masing-masing orang memiliki bukunya sendiri dan menuliskannya dengan perbuatan dan tutur katanya sendiri. Segala kejahatannya masuk dalam lembaran kredit sementara kebaikannya masuk dalam lembaran debet! Harus disadari bahwa tidak ada seorangpun yang akan memiliki surplus dalam neraca kehidupan ini! Untuk itulah Kristus menghapus segala kegagalan dan dosa yang manusia lakukan. Membantu agar semua orang yang ditebusnya memiliki surplus dan kedapatan layak memasuki sorga kekal! Belas kasihan dan anugerahNya berlaku bagi siapapun sehingga iblis tidak berhak menuntut siapapun orang-orang tebusan yang hidup senantiasa dalam kebenaran (Efe 2:8; Wah 12:10)

Orang percaya memiliki nilai plus sebab di mata Bapa sorgawi dosanya sudah tertutup oleh darah Yesus. Tugas orang percaya hanya mengukirnya dengan kesetiaan, kekudusan dan kebaikan yang terus menerus harus dilakukan dan tidak boleh jemu-jemu! Perbuatan sekecil apapun merupakan langkah terbaik untuk menuai hasil tuaian besar di sorga sebab costumer kinerja manusia bukanlah makluk yang limited saja tetapi penikmat segala produk tingkah laku kita adalah Tuhan yang unlimitted! Untuk itulah ukirlah jejak kekekalan dalam segala hal yang terbaik yang Tuhan sudah berikan (fil 4:8). Sebenarnya sorga dan bumi ini nyambung dan tidak pernah terputus satu detikpun! Setiap orang yang mengatakan kebenaran maka akan menggoncangkan sorga dan membuat jutaan malaikat dan orang-orang kudusNya yang menjadi saksi bersorak-sorai sebagai tanda sukacita!

Ini menunjukkan kemenangan Tuhan atas umat tebusannya. Kebenaran yang menjadi milikNya telah bisa dipertontonkan di muka bumi. Hiburan orang-orang sorga dan para malaikatNya bukan tontonan film Hollywood dan Bollywood melainkan perlombaan iman. Perlombaan ini mengacu dalam tingkah laku orang-orang tebusan Simpul-simpul kekayaan Sorga akan terurai ketika seseorang mengucapkan butir-butir kebenaran. Pemilik kebenaran harus melepaskan kuasa bila kebenaran itu diucapkan oleh orang yang benar. Bila kebenaran itu diucapkan oleh orang yang kurang benar efeknya nol besar atau tidak punya arti apapun. Hal itu dibuktikan oleh anak-anak skewa yang diperkosa oleh iblis ketika menyebut nama Yesus (Kis 19:13-18). Yakobus mencatat bahwa : “ Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yak 5:16). Untuk menghadirkan kuasa Allah harus memiliki dua syarat yang harus dipenuhi:

Pertama doa itu harus dinaikkan oleh orang yang hidupnya benar! Tapi adakah orang benar? tidak ada sama sekali! Orang benar yang dimaksud adalah orang-orang yang dibenarkan oleh kebenaran Kristus dan meresponinya dalam tindakan yang benar! Jadi lebih tepatnya orang yang hidup benar karena telah dibenarkan oleh darah Yesus! Tingkatan kebenaran hidup ini semakin benar semakin berkuasa. Kebenaran itu berjenjang naik dan bukan turun! Ketika Musa sudah melakukan kebenaran Allah (sekalipun membunuh orang Mesir) Musa lulus dalam pembentukan padang gurun. Ia telah belajar rendah hati, menghilangkan arogansi hikmat Mesir maka Ia melakukan hal yang spektakuler melalui tongkatnya yang mampu membabat habis ular-ular para ahli sihir di Mesir!

Orang harus menyadari bahwa Mesir merupakan negara super power yang penuh kuasa kegelapan. Penasehat pemerintahan Mesir dikelilingi dukun dan sejenisnya. Terbukti mereka mampu mengubah tongkat menjadi ular persis yang dilakukan Musa. Masih ada deretan kuasa yang lain yang dipraktekkan oleh ahli sihir Mesir tetapi kemampuannya tidak berarti apapun dibanding dengan kekuatan yang Musa miliki. Bila orang tenggelam dalam hadirat Tuhan terus menerus ia sedang berenang di alam lain yang berbeda dengan sesuatu yang terlihat ini. Musa sebelum melakukan mujizat membelah Laut Kolsom, ia terlebih dahulu harus mengalami perjumpaan dengan sumber pembuat mujizat itu sendiri yakni Yahweh!

Seorang tidak mungkin bisa berkarya kalau ia tidak memiliki hubungan yang jelas dengan sumber kuasa itu sendiri. Iman tidak akan mampu bergerak jika tidak tahu kemana obyek iman itu diarahkan! Musa dengan tongkat sebagai media kuasa Allah membelah laut kolsom. Bukan letak tongkatnya yang sudah dijampi-jampi atau diolesi minyak urapan, tetapi yang terpenting adalah Allah sendiri dalam hubungannya dengan Musa yang menerima mandat dari Allah sendiri. Semakin lekat semakin memiliki kuasa yang besar! Alam ini akan tunduk atas perintah Allah melalui siapapun juga. Yosua dengan kekuatan penuh dari kuasa Allah sanggup menghentikan matahari dan bulan (Yosua 10:12). Segala yang kelihatan di mata ini bisa tunduk atas perintah Allah melalui ucapan para hamba Tuhan yang memiliki hubungan yang jelas dengan Tuhan!

Bila seseorang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan Tuhan maka ia tidak akan mampu melakukan apapun yang menyangkut berbagai macam mujizat dan kuasa Allah! Yesus seorang yang spesialis di dunia roh, mampu melihat ikan yang di dalamnya ada 4 dirham sehingga dari jarak yang jauh ia memerintahkan Petrus untuk menangkap ikan tersebut (Mat 17:27) Yesus sering kali melakukan pekerjaan dari jarak jauh, ketika Ia akan mengadakan Paskah maka Ia memerintahkan muridNya untuk menjumpai di kota lain wanita yang membawa kendi dan menyuruh mempersiapkan tempat perjamuan.

Mata Yesus memandang dari kejauhan bahwa wanita itu sanggup menuruti perintahNya melalui para muridNya (Luk. 22:10). Yesus dengan tepat sekali menyebutkan jumlah suami dari perempuan Samaria yang membuat wanita ini bertobat dan mengakui Yesus sebagai Mesias (Yoh. 4). Allah dan Iblis tidak akan memakai siapapun kalau ia tidak bisa dipakai. Bila di dalam tubuh seseorang penuh dengan kemuliaan Allah dan kuasa urapanNya dan iblis tidak menemukan peluang apapun, maka iblis akan segera meninggalkannya, sebab ia tahu pasti tidak dapat menggunakannya!

Dibutuhkan iman yang besar untuk menciptakan sesuatu dari alam roh, yakni hadirat Tuhan. Pujian, penyembahan dan penyampaian Firman mengajarkan orang-orang percaya untuk mampu menggunakan seluruh fasilitas kerajaan Allah dalam menyelesaikan berbagai macam persoalan hidup ini. Namun harus disadari bahwa seluruh kemampuan di alam roh dalam kerajaan Allah ini adalah resmi dan berkenan dihadapan Tuhan Berbeda dengan dukun dan para normal atau apapun jenisnya mereka menggunakan kuasa yang berbeda dengan kuasa Yesus sendiri! Kuasa itu juga bisa mendatangkan mujizat! Gereja yang hanya menekankan soal mujizat tanpa pertobatan dan kesetiaan kepada Kristus sudah pasti gembalanya adalah lucifer.

Ciri khas gembala seperti ini sudah menjadikan dirinya Tuhan. Menuntut penghormatan yang lebih daripada Tuhan sendiri! Memang kuasa mengalir, pengikutnya banyak. Setanpun banyak pengikutnya! Kuasa yang dipakai sekalipun dalam nama Yesus setan juga ikut mendompleng mencari sensai untuk menarik minat banyak orang. Namun Iblis akan memberi molekul-molekul kesombongan didalam diri pendeta! Orang sekarang sudah lupa, bahwa mujizat terjadi bukan menunjukkan siapa pendetanya melainkan siapa Tuhannya! Ini sinkron apa yang Yohanes katakan Dia harus semakin bertambah dan kita semakin berkurang!

Setiap anak Tuhan menciptakan Firman Allah dalam pikiran, jiwa, perasaan dan seluruh organ-organ tubuhnya. Bila Firman itu sudah mengendap didalam jiwa dan roh itu mengeraminya maka pada waktunya akan membuahkan perkara besar sebab seluruh sorga dan malaikatnya didukung alam ini untuk mengabulkan doa umatNya!

( timotiusbakti_sarono@yahoo.com )



(Nantikan artikel selanjutnya!)

| A R S I P | OTOBIOGRAFI |

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi