 |
WAH 6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."
Timeline kiamat telah mendekat, episode demi episode sudah ada dalam scenario yang secara cermat, akurat dan tidak mungkin salah ditulis oleh Roh Kudus via penglihatan Yohanes di pulau Patmos.
Ini bukan ramalan yang sering kali banyak gagalnya melainkan tajam, terpercaya dan setajam silet pasti seratus persen tepat!
|
Allah sedang memamerkan kepada dunia dan membuka mata orang percaya bahwa tulisan yang ribuan tahun lalu sekarang sudah mulai di genapi satu persatu. Salah satunya adalah penunggang kuda hitam, hari yang penuh kegelapan yakni sebuah kehancuran ekonomi yang mendunia.
Orang modern sekarang menyebutnya dengan krisis moneter "Black Thursday" tahun 1929 di Amerika, saat harga saham anjlok dan perekonomian hancur. Namun wahyu Alkitab ini tidak hanya berbicara soal Amerika atau Indonesia melainkan melanda seluruh dunia dengan keadaan serupa: hancurnya harga saham, rontoknya perekonomian. Krisis moneter global, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, dan berpengaruh pada semua negara.! Keadaan seperti ini sudah melanda Indonesia negeri tercinta kita. Mungkinkah Indonesia telah menjadi negeri secupak gandum sedinar? Mari kita teliti kebenaran ini secara cermat
Secupak gandum memiliki arti choinix yakni makanan yang cukup untuk seorang saja bukan untuk satu keluarga. Makanan sendiri saja harganya satu dinar (dalam bahasa Yunaninya Denarion yaitu upah buruh dalam satu hari ( Mat 20:2)anggap saja upah minimum regional (UMR) sekarang Rp 17.500,- maka segenggam beras dengan harga puluhan ribu? Orang akan menjerit
Pada waktu itu seharusnya satu dinar bisa untuk membeli delapan cupak. Gandum tidak dapat diperoleh orang-orang miskin sebab golongan orang miskin makan makanan yang rendah mutunya ( 2 raja 4:42). Jelai adalah makanan kuda dan keledai ( 1 Raja 4:28) dan jelai inipun sangat mahal 3 cupak jelai untuk makan sehari 3 kali harganya sedinar). Bisa dilihat di bumi kita sekarang bahwa orang tidak lagi bisa makan enak untuk makan cukup sudah keberkatan lihat saja banyak orang kekurangan gizi. Mungkin jaman ORBA kita ketinggalan dengan negara lain 50 tahun tetapi di jaman Reformasi malah mundur 100 tahun ! Sudah begitu banyak yang jahat lagi!
Bila ayat ini diterapkan di dunia modern sekarang, bukan main mengerikan sebab keruntuhan ekonomi membuat harga-harga sembako yakni makanan pokok membumbung tinggi bisa-bisa nanti beras satu liter sepuluh dollar! Kengerian persoalan makanan ini akan menjalar ke seluruh dunia, bencana hama yang merusak padi dan gandum membuat makanan langka sementara semua manusia membutuhkan makanan. Mau tidak mau bahan bakunya saja sudah meroket tajam. Ingat Indonesia yang dulu terkenal dengan tempenya pernah kehilangan tempe di pasaran bahkan para pengusaha tempe demo agar bahan baku di turunkan. Mana ada dalam sejarah pemerintahan Indonesia tempe saja langka? Selain pemerintahan sekarang?
Orang sekarang sudah banyak yang miskin, bahkan beras mahal, asal masih memiliki daya beli mungkin tidak ada masalah. Namun sekarang beras murah saja orang sebagian di daerah sudah tidak mampu beli. Berita di TV yang dapat dipercaya karena setajam silet itu sudah di cek and ricek mengatakan bahwa ada beberapa orang yang sudah lagi tidak bisa beli beras mereka kembali makan tiwul (gablek- singkong yang dikeringkan) sangat mengenaskan. Makanan itu adalah makanan pada waktu penjajahan belanda atau usai kemerdekaan. Betapa negeri ini sudah mundur beberapa tahun, namun para pejabatnya masih banyak yang petantang-petenteng, sok jagoan, bapak-bapak terhormat lihatlah jeritan rakyat sudah sangat miskin.
Kerusakan ekonomi memang sudah di ramalkan Alkitab, nubuatan Alkitab sudah pasti terjadi sebab ibarat film dunia ini berada dalam naskah (secript) nya adalah Alkitab. Akhri dunia ini dengan berbagai macam bencana sudah disetting Alkitab via penglihatan Yohanes dalam kitab wahyu dengan aneka lambang yang tersembunyi bagi mereka yang tidak dipimpin oleh roh Kudus!
1. Bertobat dan mencari pertolongan Tuhan
Memang hampir – hampir tidak ada hubungannya antara krisis moneter dengan dosa, tetapi survey membuktikan dosa dapat merambat ke pelbagai sektor kehidupan! Dosa bukan saja dapat membuahkan krisis moneter, tetapi sanggup membinasakan seluruh bangsa, sampai ke neraka yang kekal! Yoram menyadari keadaan sudah terlalu parah, ia perlu suntikan dana! Ia tidak mencari melalui relasi luar negerinya , tetapi dari Allah.
Yoram mengoyakkan pakaian dan memakai kain kabung, sebagai tanda pertobatannya (ayat 30). Bukan waktunya lagi untuk bersombong ria, dengan pangkat dan jabatan, pengaruh dan popularitas. Ia merendahkan diri dan mencari pertolongan Tuhan demi rakyatnya. Ia membiarkan Elisa menunjuk kesalahan dan dosanya, ia tidak marah atau memenjarakan dengan tuduhan subversi (ayat 32,33). Yoram bisa saja mencari para normal, dukun, tukang tenung, dan sejenisnya untuk membantu memulihkan ekonomi kerajaannya serta mempertahankan tahtanya supaya tidak mudah lengser keprabon (turun tahta yang seharusnya dipakai untuk raja). Tetapi raja Yoram tidak mau berhutang kepada kuasa setan dengan mau antek – anteknya, ia mencari hamba Tuhan dan minta petujuk. Dan seorang hamba Tuhan yang sunguh-sunguh diurapi Tuhan sekelas Elia melebihi para normal manapun juga! Kehidupan iman yang inilah yang mengakibatkan pemulihan bagi kerajaannya.
Perubahan kehidupan rohani berakibat dengan perubahan ekonomi. Terkadang tidak masuk akal tetapi akan terealisir apabila dipraktekan! Ketika raja ini mau merendah dan mencari seorang abdi Allah dan mendengarkan apa yang difirmankan makan terjadi perubahaan dasyat, kemakmuran melanda dimana-mana. 2 Raja-raja fasal 7:1 menceritakan bahwa .. .sesukat tepung yang terbaik (kurang lebih 36 liter) akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria.”
Tindakan yang berharga ini memang patut dicontoh, kembali mencari Allah dan mempercayaiNya! Yoram bukanlah raja yang korup yang membuat rakyatnya menjadi miskin dan kelapara. Kelaparan itu sendiri terjadi akibat kepungan musuh dan juga sisa-sisa kekeringan karena rubuatan Elia. Namum demikian Yoramikut andil dalam kesengsraan rakyatnya karena dikategoriskan jahat dimata Tuhan. Ia mewarisi dosa Yerobeam, takut kehilangan kedudukan, pengaruh dan kedalam penyembahan yang salah! (1 Raja 12:25-33) ia juga terlalu mengandalkan kemampuan dan pengalaman serta koneksi luar negerinya, dengan bergabung dengan dua kerajaan yang lain tanpa nasehat abdi Allah ( 2 Raja raja 3:37)
Secara jasmani, dosanya tidak Nampak dimata manusia, telanjang dimata Allah. Dihadapan menusia boleh bersandiwara tapi jangan kepada Tuhan! Apabila seorang ayah, pemimpin perusahaan, pemimpin negara dan Pendeta melakukan yang jahat dimata Tuhan maka sebagai akibatnnya keluarga, perusahaan, gereja, dan bagsanya akan dicerai beraikan Tuhan! Raja Ahab sedang transfer spirit sehingga bukan hanya kabinetnya yang hidup menurut pola rajanya tetapi juga seuruh rakyatnya berpaling dati Allah, akibat Allah murka! Hingga tampilah Elia, seorang nabi yang mempu bertindak mendamaikan umat dengan Allahnya sehingga terhindar dari kekeringan dan kelaparan.
Kalau saja para pemimpin didampingi orang-orang yang takut akan Tuhan dan bertindak yang benar sesuai kehendak Tuhan dalam mengendalikan roda Pemerintahan maka negara akan tetap aman dan sentosa. Ingat, siapakah yang mendampingi Raja Rehabeam?? Bukan orang –prang yang takut akan Tuhan, sebagai akibatnnya Israel pecah (1 Raja- Raja 12)! Kisah Raja Belsyazar sangat jelas,bila kedapatan sangat ringan dalam neracanya Tuhan maka akan ditendang dan dipermalukan! Aja yang nampaknya sangat kaya, popular dan berwibawa dimata manusia sangat berbobot tetapi dimata Tuhan sangan ringan (Daniel 5).
Pertobatan sejati membawa pengaruh pulihnya ekonomi seluruh bangsa, pertobatan bukan saja para pemimpin tetapi seluruh rakyat harus menyadari ada kesalahan yang perlu diperbaiki. Pertobatan Bibiwe dengan doa puasanya merendahkan diri dan memohon belas kasih Allah, maka Allah meyelamatkan. Jangan andalkan kemampuan politik, pengalaman bernegoisasi atau koneksi luar negeri melimpah ruah, dan gudang surge over stock bagi kebutuhan pasar, tidak kurang untuk mencukupi suatu bangsa, tinggal meraihnya, benahi yang salah dan bertobat, itu terpenting dari apapun juga. Bila dapat diumpakanan, saat ini bangsa Indonesia sedang berada di sebuah kapal Titanic yang hampir tenggelam, bila semua orang hanya mementingkan diri sendiri, sibuk terhadap jabatan, rame-rame buat partai. Tanpa mujizat Tuhan kapal itu pasti tenggelam, untuk itulah perlu mencari pertolongan Tuhan dan belas kasihanNya! Badai dan angin topan reda, ketika para murid Yesus meminta pertolonganNya, maka Yesus berdiri dan berkata, “Teduh dan tenanglah” maka seketika itu angin dan danaupun redahlah! (Luk 8:24)
Yesus yang sama masih berada di perahu kehidupan bangsa dan negara Indonesia, hanya dari Dialah ada pertolongan, bila kita mengangkat tangan tanda menyerah maka Ia akan turun tangan dan memberkati serta memulihkan bangsa dan negara kita! Allah masih sanggup memelihara dan gudang Surga tidak pernah kosong dalam mensuplay kebutuhan anak-anakNya. Dunia boleh Krismon orang percaya punya Kristus dan Kristus tidak pernah Krismon. Mungkin situasi yang dihadapi orang percaya tetapi berkatnya berbeda. Jika Allah pencipta langit dan bumi itu menjadi gembala yang baik, Ia tetap membawa domba pemeliharaannya yakni orang percaya, kerumput yang hijau dan air yang tenang. Ia menyegarkan dan membuat tidak berkekurangan (Mazmur 23). Kalau saja rakyat dan bangsa ini tahu bagaimana menyukakan Tuhan dan menghindarkan perkara-perkara yang mendukakan hati Tuhan maka Indonesia berhak atas semua fasilitas yang Allah punya! Allah tidak pernah pension dalam memelihara satu bangsa yang takut akan Dia. Mazmur 33:12 : Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah Tuhan, suku bangsa yang dipilihNya menjadi milikNya sendiri!
Langkah penting pertama strategi menghadang badai krisis ini, bukan koneksi luar negeri, tetapi pertobatan rohani yang menyukakan hati Allah! Rohani berubah ekonomi berubah, sebab perubahan kehidupan rohani berarti hancurnya berbagai macam kutuk, penyakit, dan malapetaka ! dan Allah dari Surga sanggup nmensuplai kebutuhan bagi setiap orang yang berharap padaNya sehingga dapat dipastikan, berkatNya akan melimpah ruah di rumah tangga, pekerjaan dan bangsa Indonesia tercinta.
2. Menjadi berkat bagi orang lain..
Setiap orang memiliki tingkat kebutuhan dan penghasilan yang berbeda. Inilah juga menentukan sikap hati dalam interaksi kepada sesama. Tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan ekonomi yang porak poranda, bukan saja membuat orang kalang kabut, serta menghalalkan segala cara tetapi juga sikap egois yang memiliki intensitas yang tinggi sekali! Orang mulai berpikir untuk diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain. Bahkan orang cenderung untuk membunuh lawan supaya bisa makan! Orang tidak pernah puas dengan apa yang ada, pada waktu miskin ia berkata, mau m akan apa. Sesudah sedikit cukup kaya, mau makan apa. Tetapi sesudah kaya, mau makan siapa! Nyanyiannya berbeda, makan apa, makan dimana, dan makan siapa! Semua berpikir untuk diri sendiri, keluarga sendiri, konco-konco sendiri! Maka muncullah istilah KKN, tetapi disaat krisis ini Alkitab memberikan jurus yang terbaik yakni menjadi berkat bagi orang lain.
Dalam kisah resesi Raja Yoram tersebut ada peristiwa yang luar biasa, rupanya Allah melihat pertobatan Yoram dan jeritan umatNya. Allah sudah menyediakan persediaan makanan yang melimpah di pihak musuh yang sudah melarikan diri, tidak ada satupun yang tahu. Ada empat orang kusta yang berprinsip lebih baik mati kenyang daripada mati dalam keadaan kelaparan sehingga mereka memberanikin diri untuk menerobos barisan musuh! Tetapi justru keberanian inilah ynag membuat mereka mendapatkan berkat yang melimpah ruah, mendapatkan makanan, harta dan kekayaan yang berskala besar. Empat Orang kusta ini tidak pernah dipedulikan orang lain, bahkan dipandang sebelah mata.
Mereka digolongkan sebagai orang-prang kena kutuk! Tetapi justru orang yang tidak diperhatikan inilah memiliki tindakan terpuji, melebihi orang waras manapun juga. Mereka tidak aji mumpung atau mendepositokan kekayaann yang ada ditemukan diluar negeri (kalau ada)! Mereka bangkit dan mengambil keputusan untuk memberikan kekayaan dan makanan yang ditemukan bagi rakyat yang kelaparan. Ini tindakan gila yang tidak pernah dilakukan oleh rakyat dan pejabat manapun juga karena mereka memberitahukan dan memberikan semuanya, tidak ada yang tersisa semua bagi rakyat! 2 RAJ 7:9 Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain:” Tidak patutu yang kita lakukan ini. hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kira pergi menghadap untuk memberitahukanhal itu ke istana raja.” Menjadi berkat bagi orang lain itu adalah tindakan yang berkenan bagi Allah.
Orang kaya di Indonesia ini jumlahnya banyak tetapi tidak banyak orang kaya yang mau memberi bagi orang lain. Prinsip Alkitab semakin memberi semakin diberkati. Prinsip dunia “hemat pangkal kaya” tetapi Alkitab berkata boros sesuai kehendak Tuhan mendatangkan berkat melimpah! AMS 11:24 ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat luar biasa, namun selalu berkekurangan. Memberi pada waktu segalanya ada, semua orang bisa, tetapi memberi oada waktu kekurangan, itu yang tidak gampang! Kebaikan dibalas kebaikan itu manusia, kebaikan dibalas dengan kejahatan itu iblis, kejahatan dibalas dengan kebaikan itu abru anak Tuhan! Jangan pikirkan apa yang orang lain lakukan terhadap saudara, jangan melihat keadaan Gereja saudara yang sudah porak poranda, tetapi jadilah berkat bagi orang lain!
Allah memperhatikan pemberian dan pengorbanan umatNya! Setiap rupiah yang dipersembahkan bagi Tuhan tidak leapas dari pemandangan Allah! Dalam masa rensesi ini banyak anak Tuhan yang mulai mengurangi persembahan dan menahan perpuluhan. Itu tindakan tidak menjadikan kaya, justru malah membuat resesi berkepanjangan. Allah menghargai dan memberinkan ancungan jempol bagi orang yang memberi dalam kekurangannya bukan dalam kelimpahannya!
Alkitab mengisahkan dua janda yang memberi dalam kekurangannnya. Satu dalam perjanjian baru dan satu dalam perjanjian lama, pertama tercatat dalam MARK 12:42 Lalu datanglah seorang janda miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Janda ini mungkin tidak tahu esok mau makan apa tetapi yang pasti ketika harus mempersembahkan hartanya bagi pekerjaan Tuhan maka ia bertindak tanpa diskusi, ia mau memberi yang terbaik dari kekurangannya. Inilah yang membuar Tuhan Yesus memujinya, sebagai seorang yang memberi lebih banyak dibanding para konglomerat pada zamannya. Janda yang kedua adalah janda Sarfat, 1 RAJ 17:10 Sesudah itu bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah itu sampaj ke pintu gerbang kota itu, tampaklah disana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia bersrru kepada perempuan itu, katanya:”Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum.” Janda inimemiliki bayak kerinduan yang besar untuk memberi bagi orang lain, yang sedikit saja bisa memberi apalagi kalau banyak! Dan inilah yang melimpah dan tidak ada habis-habisnya.
Pada waktu resesi jangan berhenti berbuat baik, memberi bagi pekerjaan Tuhan, justru semakin memberi, resesi akan diganti dengan resepsi. Orang kusta dalam kisah diatas termasuk masyarakat kelas nomor dua, orang memandangnya hanya sebelah mata. Dari yang termiskin jadi yang terkaya. Tetapi ia memberikan seratus persen dari kekayaannya yang diberikan ke pihak musuh, ini baru pahlawan! Tidak perlu seratus persen, kalau saja o rang kaya, pejabat dan pengusaha memberi 20-25 persen saja dari kekayaannya, badai krisis akan berlalu. Harga normal, dolar merosot tajam! Yang terpuji dari Raja Yoram, ia membuka pintu gerbang lebar-lebar dan membiarkan rakyatnya mendapatkan apa yang berhak mereka miliki. Ia tidak melarang, sekalipun ia punya kuasa untuk itu.
Yesus memberikan contoh jenis orang yang akan masuk Surga bukan orang pelit, mau menang sendiri, wakni orang-orang yang memperdulikan orang lain MAT 25:35, 36 Sebab ketika Aku lapar, kamyu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; Ketika Aku seorang yang asing, kamu memberi Aku tumpangan ; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu merawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
3. Peliharalah Bait Allah
Dari bacaan ayat di atas tadi, ada peringatan yang diberikan bukan hanya menyangkut masalah kebutuhan perut saja, tetapi jangan rusakkan minyak dan anggur itu. (Wahyu 6:6 c).kedua benda itu, anggur dan minyak adalah alat-alat ibadah yang harus dijaga dan jangan sampai rusak. Allah sangat murka bila perkakas dalam rumah Tuhan tidak di hargai dan dikuduskan, dipakai tidak selayaknya Kitab Danielpasal 5 mengisahkan, Raja Belsyazar yang telah menggunakan peralatan bait Allah untuk pesta poranya sehingga Allah harus menuliskan peringatan di tembok dengantulisan Mene, mene, tekel, Ufarsin.
Ia murka dan menghukum raja yang tidak tau diri itu! Itu baru peralatan bait Allah sebagian kecil saja! Apalagi bait Allah yang sesungguhnya! Bait Allah yang sesungguhanya bukanlah gereja dalam bentuk gedungnya tetapi tubuh orang-orang percaya. Paulus mengigatkan kepada kita bahwa tubuh kita adalah Bait Allah di mana Roh Allah tinggal diam di dalam diri kita. Dan Allah sangat murka jika ada orang yang merusaknya. 1Kor 3:17 mengatakan : " Jika ada orang yang membinasakan Bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah ialah kamu di era resesi ini banyak orang stress, banyak diantara mereka yang kebingungan, banyak uang check up, dokter bilang check in dan kemudian check out alias mati! Ini masih lumayan. Ada diantara mereka yang mati tidak, hiduppun setengah. Orang model ini menghilangkan streesnya dengan kenajisan, ini termasuk merusak tubuh. Salomo pada masa mudanya menulis Amsal bagi mereka yang hidup dalam dosa perzinahan. AMS 6:32 Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.
Hiburan-hiburan duniawi tidak dapat menghilangkan resesi bahkan justru menambah beban apalagi jika hiburan itu menyangkut dosa perzinahan, lambat atau cepat akan menghasilkan buahnya, AIDS (Akibat Intim Dengan Setan atau Anunya Itu Dipakai Sembarangan ) hasilnya malapetaka, kutuk dan kebinasaan. Jangan rusak tubumu dengan perkara yang sia-sia.
Dalam masa resesi ini, penjualan obat-obat terlarang semakin marak dan laris. Banyak anak muda di kota-kota besar bahkan di daerah sudah terbiasa mengkonsumsi obat-obatan ini. akhirnya ketagihn dan masa depan yang suram, tubuhnya sudah tak karuan lagi! Jangan rusakkan tubuhmu dengan pengaruh obat-obatan buruk!! Obat-obatan adalah spirit yang mudah menguasai anak-anak muda Bagi orang yang tidak kuat iman, spirit ini kelihatan sangat menarik danmudah jatuh terperangkap di dalamnya. Tetapi bagi anak Tuhan perlu diingatkan bahwa mereka memiliki kuasa untuk menjaga tubuh dari pengaruh tersebut dengan membentengi setiap hari dengan firman Allah yang hidup! Bila mendapat tawaran oleh iblis, anak Tuhan punya kuasa untuk menolaknya dan mengusir di dalam Nama Yesus sehingga tubuh kita tetap kudus di hadapan Tuhan senantiasa.
Bila tubuh orang percaya adalah bait Allah maka Allah berhak memberikan segala kuasa, urapan dan damaiNya bagi orang percaya! Jika tubuh itu milik setan maka setan lah yang berhak mensuplay produknya yakni penyakit, malapetaka, ketagihan obat, kutuk, dll. Jika tidak mau tubuh orang percaya rusak, jangan sekali-kali berada di wilayah setan dan mengadakan transaksi perdangangan bersamanya. Dapat dipastikan bahwa semua prouk setan sangat tidak bermutu, bukan saja merusak tubuh yang adalah bait Allah tetapi sekaligus membinasakan, menyeret ke dalam neraka yang kekal!
Mengusir setan itu bukan saja dalam bentuk fisik atau manifestasinya, itu hanya insidentil saja tetapi yang berat adalah mengusir produk-produk setan setiap hari yang disodorkan dalam produknya diterima dalam tubuh kita maka akan merusak susunan kehidupan rohani yang sudah tersusun rapi! Oleh sebab itu Rasul Yakobus katakan pada orang percaya YAK 1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu . paulus mengigatkan jemaat Tuhan agar tetap menjaga kehidupan dengan berpikir perkara-perkara yang mendatangkan kemuliaan Tuhan, FIL 4:8 adi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji pikirlah semuanya itu.
Jangan rusakkan minyak dan anggur itu memiliki arti untuk dapat mejaga kekudusan hidup kita dihadapan Tuhan setiap hari. Allah tidak ingin hidup kita tertkontaminasi atau terpolusi oleh produknya kuasa setan walaupun setetes. Karena nila setitik rusaklah susu sebelanga, demikian kata pepatah! Yang berhak mensuplay hidup kita adalah produk Sorgawi yakni berkat, sukacita, kasih, damai, dll. Yang Allah sediakan bagi setiap orang percaya!
Strategi ketiga dalam menghadang badai moneter ini adalah jangan rusakkan hidupmu dengan perkara yang sia-sia sadari tubuhmu adalah bait Allah yang berhak mendapatkan suplay dari sorga! Amin. (om Tim)
(Nantikan artikel selanjutnya!)
|