|
KIS 3:6 Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunya, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
Penghuni Bait Allah ada terdiri dari berbagai macam orang! Dari orang yang paling rohani, paling hancur dan mereka yang tergolong orang kaya atau kelompok selebritis semua bergabung dalam satu wadah gereja! Namun Petrus dan Yohanes menjumpai seorang lumpuh yang perpredikat sebagai pengemis!
|
Kalau gereja dihuni oleh orang-orang seperti ini tentu pemandangannya sangat tidak enak dilihat! Berbeda dengan orang-orang farisi yang kalau ibadah mereka berjubahkan hiasan permata dan aneka asesoris rohani dileher atau di jubah mereka kelihatannya sedap dilihat!
Namun tidak banyak disadari mentalitas orang di gereja banyak seperti yang dijumpai oleh Petrus yakni pengemis yang lumpuh yang hanya mengharapkan mendapat sesuatu dari kehadirannya di gereja! Yesus Kristus bukan sebuah komoditas yang hanya secuil berkat dan sebongkah mujizat! Dia lebih dari segala sesuatunya yang kita harapkan, Efesus 3:20 mengatakan : “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.
Banyak orang datang di gereja berada dalam posisi lumpuh sejak lahir barunya! Kaki rohaninya tidak bisa berjalan melangkah memberitakan Injil! Kakinya tidak kuat harus digendong kalau berjalan! Sebab kaki rohani inilah yang menjadi tolok ukur dimana seseorang mampu memberitakan Injil! Kaki ini bukan bentuknya dua seperti kaki kita melainkan sebuah kemampuan untuk melangkah berani memberitakan kebenaran! Yesaya 52:7 Mengatakan : “ Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!"
Orang dapat dikatakan lumpuh di gereja bukan mereka yang memakai kursi roda saja melainkan mereka yang berjalan dengan kaki yang kuat tetapi tidak memiliki kemampuan untuk memberitakan Injil kepada orang lain! Mereka yang tidak pernah dikatakan indah oleh orang lain karena Injil yang diberitakan termasuk kategori lumpuh! Memberitakan Injil ini bukan berkotbah atau mengadakan kesembuhan Illahi atau mengadakan kebangunan rohani melainkan dengan sikap hidup yang baik maka seseorang dapat tertarik mengikut Yesus! Orang yang lumpuh adalah orang yang tidak dapat menjadi saksi sehingga nama Yesus di kenal! Bila seseorang tidak mampu menghadirkan Yesus dengan tingkah laku dan tutur katanya maka mereka termasuk orang-orang seperti yang dijumpai oleh Petrus dan Yohanes!
Tipe orang seperti inilah yang datang di gereja hanya membutuhkan Allah untuk mencukupi kebutuhannya dan menyelesaikan masalahnya! Padahal kalau mau jujur Yesus tidak perlu kita minta Dia sudah tahu pasti bahwa kita memerlukan semua itu! Matius 6:32 mengatakan : “ Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Yesus Kristus mengharapkan kita tidak terkonsentrasi di daerah problem saja di gereja, Dia bukan komoditas untuk kepentingan sesaat melainkan Dia adalah Tuhan yang layak disembah! Dia sudah berjanji bila kita mencari kerajaanNya terlebih dahulu maka semua itu akan ditambahkan kepada kita (Mat 6:33)
Mentalitas pengemis ini sama seperti kebanyakan orang yang member kolekte sedikit ingin mendapatkan yang banyak! Tuhan seperti ikan yang dipancing dengan umpan sedikit! Padahal Dia Allah yang tidak pernah berhutang! Petrus pernah menantang Yesus, bahwa dia telah berkorban dan meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Dia, terus apa yang mereka peroleh? Yesus menjawab dengan tegas, “ Dan setiap orang yang karena namaKu meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal (Mat 19:29).
Inilah Pikiran duniawi dengan memanfaatkan Kristus sebagai pemenuhan kebutuhan dan ambisi! Petrus tidak berhenti disini, detik-detik terakhir kenaikan Kristus, Petrus dan murid-murid lainnya masih bertanya, “ Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" ( Kis 1:6)! Ini sebuah kehidupan rohani yang fatal, memang Tuhan melakukan mujizat, Dia provider kita menyediakan segala sesuatunya sebagai Jehova jireh namun semua itu merupakan bonus bagi mereka yang sungguh-sungguh mencari Dia!
Ketika Keluarga Elimelek berniat meninggalkan Betlehem yang berarti rumah roti itu dan pergi meninggalkan rumah Allah maka Mereka pergi dengan harapan memperoleh sesuatu untuk kepentingannya, tetapi justru Allah membuat miskin! RUT 1:21 mengatakan : “ Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku." Merupakan pelajaran yang penting, bahwa kita tidak boleh meninggalkan Betlehem artinya meninggalkan iman kita kepada Tuhan! Atau berpikir hal yang salah dalam beribadah
Datang beribadah itu merupakan bentuk sukacita, Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN." (Maz 122:1)! Mengapa ibadah dapat dikatakan sukacita? Karena Ibadah adalah perjumpaan dengan Tuhan dalam keintiman yang luar biasa nikmatnya, lebih dari kenikmatan dunia ini! Ibadah adalah mempersembahkan korban kepada Tuhan! Ibadah merupakan ungkapan syukur kepada Allah (Roma 12:1-2) dan membawa korban kepada Tuhan! Ada janda miskin yang memberi dua peser atau satu duit saja, tetapi Yesus mengatakan “ Maka dipanggilNya murid-muridNya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini member lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan (mark 12:43). Inilah orang kaya di gereja bukan seperti pengemis yang lumpuh sebab dua-duanya ada di bait Allah, yang manakah saudara?
(Nantikan artikel selanjutnya!) |