HOME

HOME

ABOUT US

KESAKSIAN

AGENDA GEREJA

LINK

CONTACT US






   
 

Pelangi Jiwa

 
  Pelangi Jiwa merupakan kumpulan renungan dari berbagai gereja, yang menegor dan menguatkan, yang memberikan pengharapan di tengah ketidakpastian, seperti hadirnya pelangi sehabis hujan

Tetapi Seandainya Tidak ...

Kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu (Daniel 3:18)

Dalam Daniel 3, kita membaca keputusan hidup-dan-mati yang harus diambil Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Jika mereka memilih menyembah patung emas raja, mereka akan hidup; jika mereka menolak, hukuman mati menanti. Mereka menjawab Raja Nebukadnezar, "Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami ... dari perapian yang menyala-nyala itu ... tetapi seandainya tidak, ... kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu".

Apakah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego kurang beriman dengan berkata "tetapi seandainya tidak"? Tidak. Mereka tahu bahwa Allah sepenuhnya sanggup melepaskan mereka dari perapian yang menyala-nyala itu.

Kita semua dapat belajar dari hal ini. Apakah Allah benar-benar berkuasa? Ya. Apakah Dia sanggup melepaskan kita dari permasalahan-permasalahan kita? Ya. Apakah Allah selalu melepaskan kita dari kesulitan-kesulitan kita? Tidak.

Kita mungkin tak dapat benar-benar memahami maksud Allah di dalam kesulitan dan penderitaan kita. Namun, kita tak boleh berhenti mengasihi Dia. Kita harus percaya dan berharap kepada-Nya meski berbagai pencobaan yang mengancam menghancurkan kita.

IMAN YANG SEJATI TETAP KUAT SAAT PEMBEBASAN TAMPAK JAUH


Sumber: GBI PRJ

 

 

 

| A R S I P |

 
 
 

 

Copyright 1999 www.sahabatsurgawi.net
All rights reserved.