Selamat datang di Sahabat Surgawi 
» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
  Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 











 
» Pemahaman Alkitab

 

Pelajaran 43
KEJUJURAN

Pembacaan Alkitab: Pengkhotbah 7:29; Markus 12:14
Tujuan :Agar peserta memiliki kejujuran dalam hidupnya


PENDAHULUAN
Pada waktu Allah menciptakan manusia, Allah menciptakannya dalam kesempur naan. Itu sebabnya manusia disebut sebagai Gambar Allah (Kejadian 1:27). Tetapi pada waktu manusia jatuh dalam dosa, kesempurnaan manusia telah dirampas dosa sehingga apa yang baik dan sempurna itu pun menjadi hilang, termasuk di dalamnya hal kejujuran.
Dunia masa kini adalah dunia yang kekurangan orang jujur. Sangat sulit kita mene mukan orang jujur. Itu sebabnya dunia mempunyai prinsip"Jangan terlalu jujur nanti sulit kaya". Falsafah ini telah merasuk dalam berbagai bidang/segi kehidupan manu sia tak terkecuali tidak sedikit orang Kristenpun yang terpengaruh. Akibatnya ibadah hanya sekedar tempat cuci dosa, setelah itu kembali ke kubangan dosa ketidak jujuran.
Pada waktu Kristus datang ke dalam dunia, Ia datang tidak hanya memberi anugerah keselamatan kepada manusia, tapi termasuk di dalamnya untuk membangun karak ter manusia itu agar betul-betul menyerupai Kristus. Kristus datang memanggil kita untuk hidup jujur di tengah-tengah dunia yang tidak jujur.

MAKNA KEJUJURAN
Secara hurufiah jujur berarti: berbicara, bertindak, bersikap apa adanya, tidak menyembunyikan, terang-terangan.
Makna ini sangat cocok diterapkan bagi orang Kristen karena orang Kristen diberi julukan oleh Kristus sebagai TERANG DUNIA (Matius 5:14). Artinya hidup kita harus terang, transparan, tidak ada kemunafikan. Sebagai terang seharusnya kegelapan tidak bisa menguasai bahkan sebaliknya kegelapan itu yang hilang karena ditelan oleh terang, kecuali terang itu menjadi padam. Dalam terang segala sesuatu menjadi nyata, dalam terang tidak ada bahaya.
Jika kita ditempatkan Tuhan di tempat yang sangat sedikit saudara seiman, jangan takut justru itu merupakan kesempatan untuk kita menyatakan terang itu. Kita di kelilingi oleh ketidakjujuran misalnya: KKN, nota bensin, nota toko yang harganya diubah dan sebagainya. -Mungkinkah kita hidup jujur dan sukses di tengah keadaan yang seperti itu? Firman Tuhan ya dan amin, tidak pernah berubah dan Tuhan tidak pernah ingkar janji.

BERKAT-BERKAT BAGI ORANG JUJUR:
Tuhan memanggil anak-anaknya untuk hidup jujur di manapun kita berada dan profesi apapun yang kita jalani. Setiap panggilan Tuhan selalu mengandung berkat-berkat nya, termasuk dalam kejujuran.
Adapun berkat-berkat bagi orang jujur adalah:

1. BERKAT YANG MELIMPAH (Amsal 11: 11)
Prinsip dunia yang menganggap bahwa kejujuran merupakan hambatan untuk hidup
berkelimpahan merupakan hal yang sangat bertentangan dengan kenyataan janji Tuhan. Tuhan menjanjikan berkat yang berkelirnpahan bagi orang yang hidupnya jujur- Firman Allah berkata, "Berkat orang jujur memperkembangkan kota". Artinya apa yang diperbuat oleh orang jujur akan dibuat Tuhan berhasil dan terus berkem bang.

2. BERKENAN (Amsal 3:32).
Ada dua hal yang menjadikan orang berkenan di hadapan Tuhan, yaitu:
a. Iman (lbrani ll: 6).
b. Taat/melakukan kehendaknya (Kisah 13:22).
Kejujuran adalah salah satu perbuatan yang membuat seseorang berkenan di hadapan Tuhan, karena itu Tuhan bergaul erat dengan orang jujur. Seorang bisa bergaul erat dengan orang lain apabila orang tersebut cocok dengan hatinya. Demikian halnya Tuhan tidak mungkin sembarangan bergaul dengan orang yang tidak cocok dengannya. Inilah berkat bagi orang jujur, ia disambut Tuhan dengan penuk keakraban.

3 . DIMULIAKAN (Mazmur 64:11)
Ayat ini merupakan janji Tuhan bagi orang jujur bahwa orang jujur akan bermegah dalam kejujurannya. Tuhan akan membuktikan hal ini bukan di Sorga nanti, tapi di bumi. Orang jujur akan dicari oleh banyak orang karena memang di tengah dunia ini kejujuran akan menjadi sesuatu yang langka. Akan datang masanya di mana orang akan merasakan bahwa ketidakjujuran sangat merugikan hidupnya dan akhirnya dunia akan mencari orang jujur untuk menjadi rekan sekerjanya. Saat itulah orang jujur akan bermegah dan dimuliakan Tuhan.

Bacaan Penunjang :

1. G.Caram, Paul, KEKRISTENAN SEJATI, Jakarta: Nafiri Gabriel, 1996.
2. W. Pawell, Paul, MURID SEJATI, Bandung: Kalam Hidup, 1982.

 

(Sumber : Benih Kekal - Departemen Pemuda & Anak Gereja Bethel Indonesia)

| ARSIP |


Sahabat Surgawi

Media pelayanan antara jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2001, Tim Sahabat Surgawi