Selamat datang di Sahabat Surgawi 
» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
  Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 











 
» Pemahaman Alkitab

 

Pelajaran 42
KESABARAN
 

Pembacaan Alkitab: I Korintus13:1-4; II Timotius 4:5
Tujuan :Agar peserta memiliki kesabaran Kristus dalam hidupnya

PENDAHULUAN
Kesabaran adalah suatu sifat hidup terpuji yang hanya sedikit orang, termasuk orang Kristen, memilikinya. Menurut Firman Allah, hidup kita harus ditandai kesabaran, sebab ia merupakan unsur penting dalam membangun kepribadian yang dewasa dan mantap yang ingin Allah ciptakan dalam diri umatNya.

PENGERTIAN KESABARAN
a. Dapat menahan diri dari amarah/perasaan dendam/fitnahan dan sebagainya (Kolose 3:13)
b. Tekun dalam menanggung kesesakan, tekanan dan penderitaan.
Jadi, kesabaran selalu berhubungan dengan keadaan sulit bahkan kesabaran meru pakan senjata untuk mengatasi kesulitan. Sebab itu dengan mudah kita mendeteksi seseorang untuk dilihat sabar atau tidak, yaitu dari daya tahannya terhadap masa sulit atau fitnahan. Kesabaran tidak muncul secara otomatis dalam diri seseorang. Kesabaran bukanlah bawaan sejak lahir. Orang tua yang sabar tidak otomatis anaknya pasti sabar. Kesabaran ada dalam diri seseorang merupakan hasil pemben tukan Tuhan melalui:
1 . Masa sulit/penderitaan.
Masa sulit diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita dengan maksud-maksud khusus, yaitu membantu menumbuhkan kesabaran dalam diri kita. Contoh Alkitab yang nyata dari hal ini adalah kisah tentang Ayub. Apabila kita mengerti maksud Allah ini maka seharusnya kita berterirna kasih kepada Tuhan untuk masa sulit/ cobaan yang terjadi (Roma 8:28).
2. Roh Kudus (Galatia 5:22-23).
Apabila kita dipenuhi dengan Roh Kudus, keadaan ini memudahkan kita untuk memunculkan buah Roh dalam hidup kita. Namun demikian kemudahan ini tidaklah berarti bahwa buah Roh itu muncul begitu saja ketika seseorang dipenuhi Roh Kudus. Tuhan masih memakai keadaan sulit, penderitaan dan masalah untuk memunculkan buah Roh. Jika seseorang dipenuhi Roh Kudus, orang tersebut akan lebih mudah memunculkannya dibandingkan dengan yang tidak dipenuhi Roh Kudus. Mengapa demikian? Karena Roh Kudus adalah sumber kekuatan orang percaya. Kesabaran akan lebih mudah muncul ketika seseorang dipenuhi Roh Kudus, sebab salah satu sifat dari buah Roh adalah KESABARAN itu sendiri.

FAKTOR PENYEBAB KETIDAK SABARAN
Kristus memanggil kita untuk menjadi umat yang sabar. Dalam kenyataan kita masih sering melihat banyak anak Tuhan yang tidak sabaran. Mengapa demikian ? Ada beberapa hal yang dapat menjadi pengukur/pertanda bahwa kita belum memiliki kesabaran, yakni:
a. Belum Dewasa (Ibrani 5:14).
b. Masih mementingkan diri sendiri dan menuntut. Tidak mampu menerima/melihat kesalahan dan ketidaksempurnaan orang lain (I Tesalonika 5:4-5).
c. Mudah marah/jengkel/ tersinggung.
d. Irihati.
e. Tidak peka terhadap pembentukan Tuhan dalam hidup (Yakobus 1:2-4).

FAKTOR YANG MENOLONG TERBENTUKNYA KESABARAN
Ketidaksabaran adalah dosa yang serius di hadapan Tuhan karena ketidaksabaran menjadi benih hidup. Sebab itu ketidaksabaran harus di atasi dengan serius pula. Bagaimana caranya?
a. Berdoa minta kesabaran. Bila selesai doa yang datang bukan kesabaran tapi masalah, ingat itu adalah jawaban doa dari Tuhan untuk memberikan kesabaran kepada kita.
b. Memiliki persekutuan/saat teduh yang rutin (Baca Firman Allah, doa dan melaku kan Firman Allah).
c. Makin berserah kepada Tuhan setiap hari (II Timotius 1:7; Galatia 2:20).
d. Minta kepenuhan Roh Kudus.

ORANG PERCAYA KEPADA KRISTUS HARUS SABAR, KARENA:
1. Sifat Kristus. (I Timotius 1: 1 6)
Teladan Kristus bagi kita adalah kesabaran. Ia telah mendemonstrasikan kesabaran nya ketika Ia dihina, disiksa dan direndahkan. Ia tidak membalas sebaliknya Ia mengampuni. Jika Kristus telah menunjukkan teladan seperti ini, sepantasnya bila anak-anaknya pun menjadi teladan bagi dunia ini dalam hal kesabaran. Orang percaya kepada Kristus harus menjadi orang yang tabah dalam segala keadaan.
2. Sifat seorang Hamba Allah/Rasul dan Nabi (II Korintus 12:21; 6:4,6, II Timotius 4:5)Bukan hanya Tuhan kita yang telah memberikan teladan kesabaran, namun hamba--hambanya, Para Rasul Tuhan dan para NabiNya telah menyatakannya kepada dunia ini. Tuhan menuntut kita untuk mendemonstrasikan kesabaran Kristus ini kepada dunia yang tidak sabar ini.
3. Mencegah Bencana (Pengkotbah 10:4).
Beberapa waktu terakhir ini banyak tatanan kehidupan yang dibangun oleh manusia
selama puluhan tahun bahkan berabad-abad telah hancur karena ketidak sabaran. Kerusuhan, penganiayaan, pembunuhan dan kejahatan lainnya terjadi sebenarnya inti masalahnya adalah karena tidak adanya kesabaran dalam diri manusia. Sebab itu benarlah kata Firman Tuhan bahwa kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar/ bencana.

Bacaan Penunjang:

1. Buku Pegangan Pelayanan, Jakarta : Persekutuan Pembaca Alkitab.
2. G.Caram, Paul, Kekristenan Sejati, Jakarta: Nafiri Gabriel, 1996.
3. Graham, Billy, Roh Kudus, Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1988.

 

(Sumber : Benih Kekal - Departemen Pemuda & Anak Gereja Bethel Indonesia)

| ARSIP |


Sahabat Surgawi

Media pelayanan antara jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2001, Tim Sahabat Surgawi