|
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang
memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:13)
Secara fakta ambisi-ambisi Nick tampak terlalu muluk, amat
sulit untuk dapat diraih begitu saja oleh seorang seperti
dia, yang mempunyai banyak rintangan-rintangan jasmani.
Tetapi sekarang, semenjak Tuhan menyatakan diri-Nya dalam
hidup Nick, ia mempunyai iman dan pandangan yang amat
berbeda, yang positif sekali. Ia yakin semuanya akan dapat
dicapai olehnya, karena Tuhan sendiri yang akan
memungkinkan hal-hal tersebut terjadi.
Pertama-tama hasrat untuk menjadi seorang tamu pembicara
dan ‘Motivational Speaker’ bertaraf antarbangsa
sudah mulai dipenuhi oleh Tuhan. Awal tahun 2005 ia sudah
mendapat undangan untuk memberikan penyajian-penyajian di
Afrika Selatan, yang disusul oleh kunjungan ‘tour’
ke kota-kota di Amerika Serikat sepanjang pertengahan
tahun 2005, untuk berkhotbah sambil membagikan kesaksian
dan pengalaman hidupnya. Puncak dari perjalanan tersebut
adalah undangan yang sudah diterima olehnya dari program
radio kristiani di sana: ‘Focus on the Family’
untuk mengisi acara wawancara dengan Dr James Dobson,
pemuka Kristen yang amat dikagumi dan dihormati olehnya.
Menurut Nick, undangan Dr James Dobson adalah salah satu
‘highlight’ dari perjalanannya mengelilingi kota-kota di
benua yang besar tersebut.
Angan-angan raksasa lainnya juga sudah mulai dikabulkan
oleh Tuhan. Sekarang Nick sudah memiliki rumah sendiri di
kota Brisbane, dan sedang memulai investasinya untuk
membeli ‘property’ yang kedua.
Tuhan tidak hanya mengungkapkan dan memberikan apa yang
diharapkannya, tetapi hal-hal lain yang tidak terduga oleh
Nick sebelumnya juga dikaruniakan kepadanya. Banyak
orang-orang yang dikirimkan oleh Tuhan untuk membantu
melaksanakan ‘purpose’ kehidupan yang harus dicapai
Nick untuk kemuliaan Nama-Nya.
Selain website http://www.lifewithoutlimbs.org/
sudah dikaryakan dan didedikasikan khusus untuknya oleh
orang-orang utusan Tuhan, sebuah DVD berjudul ‘Life
Without Limbs’ (Hidup Tanpa Anggota-Anggota Tubuh)
juga sudah diproduksi, dan beredar di pasaran kristiani
Australia awal tahun ini. Dalam waktu yang amat singkat
DVD tersebut terjual laris di mana-mana, di toko-toko buku
Kristen di seluruh Australia.
DVD yang mengandung penyajian-penyajian: ‘About Nick’
(Tentang Nick) dan ‘Nick’s Testimony’ (Kesaksian
Nick) telah diproduksi secara profesional, dan isinya
yang sangat mengharukan, akan membuat mata setiap penonton
menjadi lembab, bahkan basah, dari awal sampai akhir.
‘About Nick’ memperkenalkan keadaan hidupnya yang luar
biasa, dimana ia berusaha sehari-hari melaluinya senormal
mungkin, tanpa bantuan siapapun juga, dari menyisir rambut,
menggosok gigi, sampai terjun ke kolam renang rumahnya.
Sedangkan ‘Nick’s Testimony’ memperlihatkan khotbah
yang diberikan olehnya di kota kembang Toowoomba,
Australia, sebuah kota yang terletak kira-kira 125
kilometer di sebelah barat kota Brisbane.
Sebuah lagu dengan judul: ‘In Christ Alone’ juga
telah diciptakan khusus untuk Nick Vujicic, dan DVD-nya.
Nada dan syair lagu yang indah tersebut ditulis oleh
pena-pena grup pemusik kristiani tenar berkaliber
internasional: ‘Newboys’, yang berasal dari kota
New Castle di Australia. Lagu ‘In Christ Alone’
tersebut juga sudah direkam di dalam album laris mereka
sendiri, yang berjudul: ‘Adoration’.
Keinginannya untuk menjadi seorang pengarang buku yang
berhasil juga sudah hampir dipenuhi oleh Tuhan. Buku
karyanya yang pertama, berjudul ‘No Arms, No Legs, No
Worries!’ (Tanpa Tangan, Tanpa Kaki, Tanpa
Kekuatiran!) sedang berada dalam taraf ‘editing’
terakhir, dan akan diterbitkan dalam waktu dekat.
Nick mengatakan, bahwa jalan hidupnya menjadi berubah
secara drastis sekali semenjak ia menyadari, bahwa di
balik semua penderitaan yang harus diawali dan dilalui
olehnya, ia mempunyai masa depan yang indah di dalam
Kristus.
Tetapi walaupun ia sudah dibebaskan oleh kasih
karunia Tuhan, Nick masih mempunyai satu keprihatinan saja.
Ia merasa sedih mengingat, bahwa ia … tidak akan pernah
bisa bergandengan tangan dengan (calon) isterinya, seperti
laki-laki yang lain. Bahkan kelak, ia juga … tidak akan
pernah mempunyai kesempatan untuk dapat memeluk
anak-anaknya, pada saat mereka memerlukan hiburan, atau
konfirmasi tentang cinta kasihnya kepada mereka. Karena …
Nick Vujicic dilahirkan hanya dengan kepala dan
badannya saja! Ia tidak memiliki anggota-anggota tubuh
lain yang diperlukan bagi keseimbangan jasmaninya.
Kendatipun demikian Nick bersyukur, bahwa Tuhan
mengijinkannya untuk memiliki ‘sepotong’ kaki kiri
kecil yang tidak berkembang secara lengkap. Kaki tak
sempurna itu sangat membantu Nick pada saat ia ingin
menulis di atas kertas dengan penanya, atau pada saat ia
harus mengangkat gagang telpon untuk menjawabnya. Bahkan
ia dapat mempergunakan jempol kakinya untuk mengetik
tuts-tuts ‘keyboard’ komputer! Kaki kiri kecil
tersebut sangat membantunya untuk berdiri dan
berjalan menggunakan pinggulnya.
Malam tersebut Nick sempat menceriterakan suatu kejadian
mengharukan, yang dialaminya baru-baru ini, yang sangat
menyentuh hati kami semua.
Setelah memberikan penyajian pada suatu acara Kebaktian
Kebangunan Rohani untuk kaum muda-mudi di kota
Toowoomba bulan April 2004 yang lalu, seorang pria bernama
Russell, datang menghampirinya. Ia memeluk Nick,
dan mengatakan sebuah nubuatan yang tidak akan pernah
terlupakan olehnya. Suatu pesan dari Tuhan, melalui pria
tersebut, khusus untuk Nick! Suatu pesan yang sangat
mengharukan hatinya!
Russell berkata: “Nick, aku mengetahui, betapa beratnya
salib yang harus engkau pikul sebagai seorang yang sama
sekali tidak memiliki anggota-anggota tubuh. Tetapi Nick,
perhatikanlah tangan kiri Yesus yang sudah dipakukan di
atas Kayu Salib. Kemudian perhatikanlah tangan kanan-Nya,
yang juga sudah dipakukan di sana. Dan setelah itu …
pandanglah kedua kaki-Nya yang lengkap dan sempurna, yang
mengalami kekejaman yang sama. Semua itu harus dilalui
oleh Tuhan Yesus Kristus untuk menebus dosa-dosamu, …
sebagai penggantimu! Karena engkau dilahirkan tanpa
memiliki anggota-anggota tubuh tersebut, maka
tangan-tangan dan kaki-kakimu tidak ikut terpaku di
sana. Karena itu engkau dan tubuhmu dapat bergerak bebas
untuk melakukan pelayanan tanpa batas-batas
bagi-Nya, yaitu untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia
mewakili Tuhan kita, Yesus Kristus.”
Nubuatan itu sekarang sudah terjadi dan
akan digenapi keseluruhannya. Pelayanan Nick
Vujicic yang bernama: ‘From No Limbs To No Limits’ (FNLTNL)
sedang berkembang cepat dan akan
melanda dunia, karena pekerjaan-pekerjaan Allah
harus dinyatakan di dalam dia!
Paul Colman, pelopor grup pemusik Kristen ternama
di dunia, ‘Paul Colman Trio’ (PC3), yang juga
berasal dari kota Toowoomba, pernah tampil melayani
bersama-sama dengan Nick.
Paul menulis beberapa kalimat sanjungan untuk menghargai
pelayanan hamba Tuhan ini, yang diterakan di sampul
belakang DVD ‘Life Without Limbs’: “Jika ukuran
kemampuan seseorang terletak di dalam hati dan rohnya,
maka sesungguhnya Nick Vujicic adalah seorang yang
berkaliber raksasa. Ia ulat, menarik perhatian, memikat
hati dan mempesonakan. Tentu saja semuanya itu disebabkan
oleh karena Roh Yesus dari Nazaret yang berdiam di dalam
dirinya. Wajah Nick bercahaya amat terang bagaikan sinar
lampu sebuah mercu suar. Tanpa meragukan, walaupun harus
menempuh perjalanan yang jauh, saya akan pergi menghadiri
penyajian Nick. Dengan senang hati saya akan selalu
bersedia membagi panggung untuk bekerja sama dengan Nick
Vujicic. Saya sangat menghargai pelayanannya.”
Saya mengaminkan pernyataan Paul Colman ini!
Kalau Nick yang dilahirkan tanpa memiliki anggota-anggota
tubuh lengkap bisa dipakai oleh Tuhan dengan dahsyat,
apalagi kita yang diciptakan ‘begitu’ sempurna,
‘sesuai dengan rupa dan gambar Allah’. (Kejadian 1:26)
Memang benar, setiap umat ciptaan Tuhan harus mengambil
keputusan sendiri di dalam menyadari tujuan hidupnya
sebagai alat yang sudah dipilih untuk kemuliaan Nama dan
Kerajaan-Nya, apapun keadaannya, sebab tidak ada
seorang pun yang kebetulan lahir, atau hadir di dunia ini
tanpa suatu tujuan yang sudah ditetapkan oleh Tuhan
sebelumnya.
Melalui penyajian Nick malam tersebut, kami belajar, bahwa
bukan keindahan dan kesempurnaan tubuh (tampak luar) yang
menggambarkan kondisi roh dan jiwa kita, tetapi keindahan
dan kesempurnaan Dia yang ‘berdiam’ di dalam
hati kita saja, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang
akan terpancar ke luar dari dalam diri yang menyebabkan
kita ‘sesuai dengan rupa dan gambar Allah’!
Semoga teguran Nick ini akan selalu membekas di dalam hati
kita: “Semua umat ciptaan-Nya tidak seharusnya menggerutu
atas perasaan kekurangan-kekurangan yang mereka
miliki, tetapi selalu memakai segala kenyataan
kelebihan-kelebihan karunia Tuhan, untuk melaksanakan
amanat agung-Nya.” Haleluya!
Saya yakin sekali, bahwa tidak lama lagi
kita semua akan melihat, dan mendengarkan Nick
Vujicic memberitakan Injil melalui acara wawancara
televisi paling populer di dunia saat ini, ‘Oprah
Winfrey Show’, yang pasti akan
mempengaruhi kehidupan berjuta-juta pemirsa di dunia.
Sekarang saya sedang berdoa untuk Nick! Terpujilah Nama
Tuhan, karena besar kasih-Nya!
Amin!
John Adisubrata
john.m.a@optusnet.com.au
Desember 2004
(Nantikan artikel lainnya!)
|