» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» KRISTIANI AUSTRALIANA                                                                 John Adisubrata

 

BUAH MULUT (GOSIP)
Oleh: John Adisubrata

“CYBER GOSIP”

Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.” (Imamat 19:16)

Di zaman serba instan dengan perkembangan pesat super komputer seperti sekarang, dunia sibernetika juga merupakan suatu media tercanggih untuk menye barkan kabar angin secara pesat, luas dan yang paling penting, … anonim sekali.

Melalui e-mails dan websites, dengan mudah para penggunjing bisa menayangkan fitnahan-fitnahan secara bebas, yang dapat dibaca dan disaksikan oleh para pengguna komputer di seluruh dunia dalam waktu yang bersamaan, tanpa merasa kuatir atau gentar akan konsekuensi yang akan terjadi selanjutnya.

Kebebasan mengungkapkan pendapat-pendapat pribadi secara anonim di zaman modern ini menyebabkan penulis-penulis gosip tidak perlu merasa kuatir lagi akan tanggapan umum mengenai tindakan tak terpuji yang telah, sedang atau akan dilakukan olehnya. Bukankah identitasnya amat tersembunyi, dan juga wajah aslinya tidak akan pernah diketahui oleh orang-orang lain yang tidak mengenal dirinya secara pribadi? Para pembaca tidak harus mengetahui latar belakang si penggunjing, untuk dapat menerka kebenaran berita yang sedang disebarkan olehnya.

Oleh karena itu, e-mails dapat dengan mudah dipergunakan untuk mencerca orang-orang lain yang tidak mampu membela nama baiknya, karena (mungkin) semuanya terjadi di luar pengetahuan mereka.

Medium ini juga sering dipergunakan oleh para penggunjing untuk mempengaruhi dan menghasut orang-orang percaya lainnya, guna membingungkan dan menggon cangkan iman kristiani mereka. Terciptalah artikel-artikel pribadi, atau kutipan-kutipan dari berbagai-macam buku-buku dan websites, yang jelas telah ditulis dengan sengaja oleh para penentang denominasi-denominasi tertentu untuk menye rang pengajaran dan pendapat mereka, bahkan kehidupan pribadi para pemimpin nya. E-mails tersebut dikirimkan ke arena-arena milis kristiani, dan kemudian diteruskan oleh para anggota mereka dari satu milis ke milis yang lain untuk mengolah keributan yang biasanya hanya akan berakhir dengan nama baik gereja Tuhan saja yang dipermalukan.

Tentu saja selama e-mails tersebut tidak menyangkut tema gosip yang dapat merugikan nama baik saudara-saudara seiman, kita mempunyai pilihan bebas untuk membaca, atau langsung mencampakkannya ke dalam keranjang sampah komputer.

Tetapi jika tulisan-tulisan yang belum tentu terjamin keotentikannya, yang mengan dung racun-racun gosip ganas, dilengkapi dengan nama-nama saudara seiman yang dikenal umum, nama-nama denominasi, bahkan fitnahan-fitnahan mengenai tindakan yang diduga dilakukan oleh mereka, maka kita tidak seharusnya berdiam diri serta membiarkan hal-hal yang jahat seperti itu meraja-lela terus di dunia internet, meng khamiri dan merugikan tubuh Kristus. Bukankah kita juga merupakan bagian dari tubuh-Nya?

Beberapa tahun yang lalu ada artikel-artikel yang dikutip dari buku-buku pengajaran seorang pendeta yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui namanya. Artikel-artikel dalam bentuk elektronik tersebut telah diedarkan di beberapa milis kristiani, dimana saya juga menerima sebagian dari e-mails forward-an tersebut. Pengajaran yang bersifat: ‘Hanya aku saja yang benar, dan semua aliran-aliran Kristen yang lain adalah ajaran-ajaran yang sesat!’ memuat nama-nama hamba Tuhan yang bertaraf internasional dari seluruh dunia. Mereka dikritik, dikecam, difitnah, dan dikategorikan olehnya, jika ditinjau dari tulisan-tulisan yang ada di dalam artikel-artikel tersebut, tidak lebih dan tidak kurang adalah hamba-hamba Setan.

Setelah menyadari bahwa racun-racun gosip itu terus-menerus dicantumkan olehnya tanpa berhenti di dalam tulisan-tulisan berikutnya, saya memutuskan untuk menang gapi artikel-artikel yang ditulis oleh orang yang tidak mengenal etika tersebut. Secara langsung saya menulis e-mail kepadanya, dengan tujuan pada waktu itu, hanya untuk membela kesejahteraan tubuh Kristus yang telah dicemarkan oleh tulisan-tulisan pendeta dari denominasi yang tentu sangat dikagumi oleh si pengutip dan pengirim e-mails tersebut! Anda tentu sudah dapat menduga akan kelanjutan yang terjadi sebagai akibat tanggapan tegas yang telah saya tulis dan kirimkan kepadanya?

Peristiwa yang lain juga pernah terjadi belum lama ini di dalam sebuah milis Kristen Indonesia yang lain, dimana salah seorang anggotanya menyerang kehidupan prive seorang percaya di sana, dengan menggosipkan anggota keluarganya secara terbuka dan terang-terangan di depan semua pengikut milis. Fitnahan-fitnahan tanpa bukti-bukti nyata, yang lengkap tertulis dengan menyebutkan nama-nama orang yang tersangkut di dalamnya, disertai tuduhan-tuduhan amat serius, telah dilontar kan ke dalam arena diskusi milis, disaksikan oleh beratus-ratus anggotanya. Tuduhan itu bukan saja mencemarkan nama baik keluarga tersebut, tetapi juga telah melukai hati seorang anggota milis yang keluarganya sudah dijadikan bahan pembi caraan gosip jahat, dimulai hanya oleh tindakan seseorang yang amat tidak bertang gung-jawab, … di depan umum.

Apakah tindakan yang akan Anda lakukan, jika salah seorang anggota keluarga Anda sudah dicemarkan namanya oleh orang luar? Sebagai salah satu sel yang berdiam di dalam tubuh Kristus, melihat sel yang lain di dalam-Nya sedang diserang oleh suatu ‘VIRUS’ yang jahat, apakah Anda akan berdiam diri? Memang kadang-kadang secara natural, daya tahan tubuh kita bisa langsung memproduksi sel-sel tubuh (antibody) yang sehat, yang dapat menghancurkan keganasan serangan-serangan virus dengan otomatis!

Seperti yang sudah saya uraikan sebelumnya, seandainya saja, tuduhan tak bertanggung-jawab tersebut sungguh terjadi, siapakah yang telah memberi hak kepadanya untuk berbagi berita tentang kehidupan keluarga saudara seimannya kepada umum? Apalagi kepada mereka yang mungkin mengenal nama-nama orang yang tersangkut di dalam gosip yang jahat itu? Apakah ia sudah mendapatkan ijin dari mereka? Dan terus terang saja, … apakah keuntungan yang dapat diperolehnya dengan melakukan tindakan tanpa etika tersebut?

Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Tesalonika: “Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.(2 Tesalonika 3:11)


(Nantikan artikel lanjutannya!)
 

 | Kumpulan Artikel |  Biodata |

 
 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi