 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
The Best is
Yet to Come |
|
Saya sedang membuat bulletin
board untuk memajang hasil
karya murid-murid TK di
tempat saya bekerja. Saya
akan menempelkan tulisan
“FRUITYLICIOUS” di atas
karya tersebut.
Saya mau membuatnya
melengkung supaya menarik.
Saya ukur dengan penggaris
agar hasilnya sesuai dengan
ide awal.
Tapi ternyata perkiraan saya
salah. Tulisan yang
seharusnya melengkung malah
tidak seimbang bagian kiri
dan kanannya.
Tidak tepat seperti yang
saya mau. |
“Masa’ mau kulepas dan
tempel ulang?” pikir saya
sembari menghela napas
kecewa.
Saya berjalan mundur untuk
melihat keseluruhan bulletin
board, memperhatikan
bagaimana agar terlihat
bagus. Lalu tercetus ide,
kenapa tidak dijadikan
bentuk wave (gelombang) saja.
Sepertinya akan jadi lebih
eye-catching dibandingkan
lengkungan.
Dan dengan sedikit sentuhan,
saya buat bentuknya
gelombang. Dan…..voilà!
Memang lebih bagus begini.
Lebih bagus dari rencana
awal!
Yah, saya menarik pelajaran.
Saya ingin, rencana yang
sudah tersusun matang
berjalan mulus dan
membuahkan hasil yang
sempurna. Rencana sekolah,
karir, pasangan hidup,
sampai ke rencana bepergian…….saya
mengharapkan semuanya
sempurna.
Tapi…
Waktu saya mulai melakukan
rencana saya, ternyata
hasilnya tidak selalu sesuai
dengan yang saya bayangkan.
Padahal, sudah “diukur pakai
penggaris” supaya sempurna.
Seharusnya berjalan lancar,
seimbang kiri dan kanan.
Tapi ternyata tidak.
Maunya sih melengkung, tapi
malah jadi gelombang.
Maunya sih, hubungan dengan
lawan jenis berjalan baik,
tapi malah buyar.
Maunya sih bekerja di
perusahaan anu, tapi malah
ditolak.
Banyak hal yang membuat saya
hampir menyerah dan bosan
terhadap apa yang sedang
saya jalankan. Maunya baik,
tapi kenyataan tidak.
Saya tidak pernah tahu,
kapan dan bagaimana yang
terbaik akan terjadi pada
saya, sampai saya
menyerahkan bulletin board
kehidupan saya ke tangan
sang Pencipta. Dia telah
menyiapkan rencana untuk
bulletin board kehidupan
yang indah dan menarik. Ia
tahu gambar besar dan detil
kehidupan saya.
Ketika rencana-rencana saya,
yang saya pikir akan
berakhir baik tetapi
ternyata jadi berantakan,
dan saya menyerahkan
bulletin board saya ke
tangan sang Pencipta; maka
di tangan-Nya bulletin board
saya akan berakhir jauh
lebih baik daripada yang
saya bayangkan! Tuhan memang
ahli membuat hal yang
berantakan menjadi sangat
indah!
Saya percaya, kesempurnaan
di mata saya sangat jauh
dibandingkan kesempurnaan di
mata-Nya.
Sebab rancangan-Ku
bukanlah rancanganmu, dan
jalanmu bukanlah jalan-Ku,
demikianlah firman TUHAN.
Seperti tingginya langit
dari bumi, demikianlah
tingginya jalan-Ku dari
jalanmu dan rancangan-Ku
dari rancanganmu.
- Yesaya 55:8-9
Kenapa saya harus kecewa
dengan kegagalan? Toh, hal
yang jauh lebih baik sedang
menunggu di ujung sana.
Ketika saya percaya untuk
menyerahkan hidup sepenuhnya
kepada sang Pencipta, dan
melakukan bagian saya,
kesempurnaan rencana Tuhan
sedang terlaksana.
Saya akan melihat dan
mengalami datangnya hal yang
terbaik! The best is yet to
come!
"Sebab Aku ini
mengetahui
rancangan-rancangan apa yang
ada pada-Ku mengenai kamu,
demikianlah firman TUHAN,
yaitu rancangan damai
sejahtera dan bukan
rancangan kecelakaan, untuk
memberikan kepadamu hari
depan yang penuh harapan."
- Yeremia 29:11
(Sumber :www.indrigautama.org)
|
|
|
 |
 |
 |
|
|
|