Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
 
eXTReMe Tracker
  Intisari Khotbah
MINGGU, 4 MARET 2006, 18.00 WIB
TEMA :
KRISTEN YANG MEMILIKI HATI MENYELESAIKAN SEMUA YANG DIMULAI


Pernahkah Anda mengalami suatu kondisi dimana Anda berada dalam suatu pekerjaan, proyek yang tidak pernah selesai? Bukan saja Anda yang menjadi frustasi dibuatnya, tetapi orang lain yang melihat Anda pun akan ikut menjadi frustasi. Demikian pula halnya dengan Tuhan. Dia menginginkan apa yang Dia tugaskan, berikan pada Anda untuk Anda lakukan dengan tanganmu. Dia menginginkan Anda memiliki hati yang bertekad untuk menyelesaikannya. Sebab ada hubungan antara hatimu dengan tanganmu.

Filipi 1:6
“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.”

Firman Tuhan diatas menjelaskan pada Anda mengenai keyakinannya Rasul Paulus pada Yesus, bahwa apa yang Yesus telah mulai di dalam hidup Anda akan menjaminkan pada Anda bahwa Dia juga yang akan menyelesaikannya. Sebab Yesus adalah Penyelesai, Dia memiliki hati yang menyelesaikan apa yang Bapa tugaskan (Yoh 17:4). Oleh sebab itu dikatakan di Ibrani 12:2 bahwa Yesus adalah Pemimpin kepada iman kita dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan.

Ibrani 12:2
“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.”

Ibrani 12:2 (KJV)
“Looking unto Jesus the author and finisher of our faith; .... “

Ayat di atas berkata bahwa semenjak Anda lahir baru, Yesus tetap terus bekerja di dalam Anda setiap hari, supaya Anda mau memiliki hati seperti Dia. Sebab Tuhan memiliki rencana, destinasi bagi Anda. Tuhan memiliki pekerjaan yang harus Anda selesaikan selama Anda di bumi, yang akan membawa Anda kepada destinasinya Allah (Yeremia 29:11). Tuhan menyediakan semua panggilan yang luar biasa bagi Anda. Setiap anak Tuhan yang lahir baru sudah memiliki rencana Ilahi dari Tuhan. Anda adalah abdi Allah, Anda melayani, dan itu tidak dilihat dari gelar atau jabatan Anda. Sebab pada waktu Anda di surga, Tuhan tidak melihat pada kategori kekayaan Anda, tetapi Tuhan melihat pada hatimu, hati seorang abdi Allah. Itu berarti Anda harus berlari pada panggilan, pertandingan, yang Tuhan wajibkan untuk Anda lakukan dan menyelesaikan pertandingan tersebut. Sebab kekristenan adalah suatu pertandingan. Dan dibutuhkan ketekunan untuk Anda bisa menang mencapai garis akhir pertandingan tersebut.

1 Korintus 9:24-26
“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.”

Destinasimu harus melalui suatu pertandingan. Anda harus memiliki mental pertandingan sebab rohmu akan dikalahkan oleh dagingmu. Anda tidak bertanding dengan setan, tapi pertandinganmu antara roh dan jiwamu. Untuk Anda bisa mencapai destinasimu, Anda harus menjadi umat yang fokus. Fokus artinya semua tenaga, perhatian, emosi dan pikiran hanya ditujukan pada satu titik, tidak pada hal yang lain. Anda tidak bisa sukses, jika Anda tidak fokus. Rasul Paulus adalah orang yang fokus pada Yesus. Dia tetap fokus walaupun mengalami penganiayaan. Sehingga sewaktu dia membagikan firman, hidupnya sudah sepadan dengan firman. Sebab apa yang Anda lihat, akan membuat Anda menjadi serupa dengan itu.

Untuk Anda bisa mengerti bagaimana Anda tekun berlomba, Anda harus belajar dari perabotan di Tabernakel. Ada 7 perabotan di Tabernakel, Kemah Sucinya Tuhan, yang akan menolong Anda menjadi Kristen yang memulai dan mengakhiri, mencapai garis akhir. 7 adalah lambang daripada kesempurnaan (completion). Oleh sebab itu di Kolose 2:10 dikatakan “dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa”. Dipenuhi artinya Anda sempurna dalam Kristus. Begitu Anda terima Yesus dan lahir baru, Tuhan membuang hatimu yang keras, yang bermusuhan dengan Tuhan, dan diberikan hati yang baru, hati yang lembut dan didalamnya diberikan Roh-Nya. Sedangkan bagian yang belum diperbaharui adalah pikiranmu. Sampai Anda memakai pikiran Kristus, hatimu dan rohmu sempurna, kudus, suci, benar dan seperti hatinya Tuhan (Efesus 4:20-25).

Pada waktu Musa membangun Tabernakel, orang Israel berada dalam posisi sudah siap keluar dari Mesir untuk masuk ke Tanah Perjanjian. Tetapi dalam perjalanan menuju ke Tanah Perjanjian, mereka mengalami tantangan, serangan dari suku Amalek, dari bangsa Filistin. Dengan kata lain, melalui perjalanan bangsa Israel ini, perjalananmu menuju ke destinasi digenapi, tidak mulus dan tidak lancar, banyak serangan di tengah jalan. Yesus menyelesaikan pekerjaan-Nya melalui perabotan di Tabernakelnya Musa. Melalui semua perabotan ini, Anda akan belajar bahwa Tuhan Yesus menyediakan apapun yang Anda perlukan, dalam perjalanan Anda berlomba dengan tekun menyelesaikan pertandingan Anda, masuk ke Tanah Perjanjian.

Di Keluaran 37-38, Tuhan menggambarkan perabotan-Nya dari dalam ke luar. Dia membuat Sumpah Perjanjian (Oath of Covenant) terlebih dahulu, baru kemudian membuat meja roti sajian, kandil, mezbah pembakaran ukupan / mezbah emas untuk kemenyan, minyak urapan dan ukupan dari wangi – wangian, mezbah korban bakaran, bejana pembasuhan dan pelataran.

7. Mezbah korban bakaran (Keluaran 38:1-7).
Perabotan ini terbuat dari tembaga. Dalam perjalanannya menuju Tanah Perjanjian, Tuhan muncul, menyatakan kepada bangsa Israel dalam bentuk tiang api, tiang awan. Tiang api agar tidak kedinginan, dan tiang awan agar tidak kepanasan. Di tiang tersebut mereka mengalami hadirat Tuhan. Dan mezbah korban bakaran adalah hal pertama yang ditemui orang Israel begitu mereka ingin bergaul, intim, mengenal Allahnya. Di perabotan ini, korban dosa diserahkan. Ini adalah tempat dimana korban bakaran domba disembelih dan dibakar oleh imam. Darah daripada domba itu menghapuskan dosa. Ke-6 perabotan yang lainnya bisa masuk ke dalam mezbah korban bakaran ini. Ini berbicara mengenai Yesus. Tanpa Yesus, tanpa lahir baru, tanpa keselamatan, Anda tidak akan bisa menerima apapun yang Tuhan sediakan di Tanah Perjanjian.
8. Bejana pembasuhan (Keluaran 38:8).
Perabotan ini terbuat dari tembaga yang permukaannya bersinar seperti cermin dan di tengahnya terdapat air. Setiap imam besar yang datang, akan mengambil air untuk mencuci mukanya, tangannya, kakinya. Air ini berbicara mengenai Firman Tuhan. Yesus membasuh hatimu dengan Air Hidup. Di meja pembasuhan ini, Anda bisa berkaca, melihat diri Anda sendiri, sebelum Anda mengkritik rohani orang lain, apakah hidupmu sudah sesuai dengan firman atau belum. Jika Anda ingin menjadi orang yang mengejar destinasinya Tuhan, hatimu harus bersih, suci. Sebab orang yang hatinya tidak suci, tidak akan sampai ke ruang Maha Suci. Jika hatimu penuh dengan kepahitan, dendam, Anda tidak akan memiliki hati seorang penyelesai. Kuncinya jika Anda ingin menjadi seorang yang menyelesaikan pertandingan, hidupmu harus konstan, disiplin, setiap hari dibersihkan oleh Air Hidup / Firman.
9. Kandil (Keluaran 37:17-24).
Perabotan ini terbuat dari emas. Terletak di ruang kudus, ruangan yang tidak ada sinar matahari, kecuali terang dari kandil itu sendiri. Perabotan ini berbicara mengenai Anda tidak bisa mengerti alkitab tanpa diterangi oleh Roh Kudus. Anda tidak mengerti firman Tuhan tanpa pewahyuan Roh Kudus. Pewahyuan dari terangnya Allah akan menjadi hikmat yang memberikan instruksi, tuntunan langkah demi langkah dari apa yang harus Anda lakukan.
10. Meja roti sajian (Keluaran 37:10-16).
Di sini ada 12 roti yang rasanya pahit. 12 roti ini melambangkan 12 suku Israel. Para imam besar makan roti di meja ini. Roti yang pahit ini berbicara mengenai pada waktu Anda melakukan firman berdasarkan pewahyuan, pengertian dari Roh Kudus, Anda akan mengalami serangan dan aniaya.
11. Mezbah pembakaran ukupan (Keluaran 37:25-28).
Perabotan ini terbuat dari emas. Ini adalah tempat dimana kemenyan dibakar, tempat dimana Anda bisa menyembah dalam Roh dan Kebenaran. Ini berarti Anda sudah mulai dalam roh, berarti Anda juga harus mengakhiri dalam roh, tidak bisa pakai daging. Sebab jika Anda mengakhiri dengan daging, Anda akan tuai maut, dan Anda harus mulai lagi dari nol. Pada waktu Anda berjalan menghadapi tantangan hidupmu, yang membuat Anda tertolong adalah pewahyuan dari Roh Kudus, firman dari Tuhan, urapan dari Allah. Di dalam kesesakan, firman yang pernah Anda baca akan dihidupkan kembali, dan itu akan menjadi jawaban Tuhan disaat Anda sulit.
12. Tabut perjanjian (Keluaran 37:1-9).
Jika Anda setia dipimpin Roh sesuai dengan firman, Anda akan masuk ke ruang Maha Suci. Perabotan ini terbuat dari emas semuanya. Di atas Tabut Perjanjian itu terdapat 2 Serafim – malaikat yang memakai sayap, dan diantaranya terdapat kursi dipermukaannya yang disebut dengan Mercy Seat, tempat imam Harun menaruh darah untuk menebus dosa orang Israel dan dosanya sendiri. Dimana ada darah, disitu ada belas kasihan, pengampunan. Mengapa disebut Tabut Perjanjian? Sebab di tempat ini, siapa pun yang memiliki hubungan perjanjian dengan Allah akan menikmati janji-Nya Allah.

Berikut adalah tokoh – tokoh di alkitab yang menyelesaikan pertandingan :
1. Abraham.
Tuhan memanggil Abraham pada usia 65 tahun. Sekalipun dia mengalami ditur, Abraham menyelesaikan pertandingannya.
2. Musa.
Tuhan memanggil Musa pada usia 85 tahun dan dia menyelesaikan pertandingannya.
3. Yakub.
Tuhan memanggilnya melalui mimpi. Sekalipun dia ditur seperti kakeknya dan bapanya, tetapi dia menyelesaikan pertandingannya.
4. Salomo.
Meskipun dia mengumpulkan 700 gundik, dia mengakhiri, menutup pertandingannya dengan Kidung Agung. Dia penuhi dengan puji – pujian dan pengagungan kepada Allah. Selesai dengan penuh kemenangan.
5. Samuel.
Tuhan memanggilnya pada usia 7 tahun dan dia 100 % menyelesaikan pertandingannya.
6. Nehemia.
7. Daud.

Tuhan memanggilnya pada usia remaja. Karena dia dikelilingi oleh orang – orang yang saleh dan ilahi, panggilan Tuhan dalam kehidupannya menjadi kenyataan.

Anda harus memiliki covenant relationship dengan Tuhan. Untuk Anda memiliki dan mengejar destinasinya Tuhan, Anda tidak bisa memakai kegagahan dan kekuatanmu sendiri. Tuhan tidak membutuhkan keahlian dan kehebatanmu. Tapi karena janji-Nya, Anda bisa sampai di garis finish. Jika Anda bisa pegang janji-Nya, dan Anda menyadari bahwa Anda adalah umat perjanjian Allah, Anda memegang nama-Nya, maka Dia akan menggenapi perjanjian-Nya. Sebab Anda adalah umat perjanjian.

 

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi