|
Komunitas Allah yang Apostolik
Kata apostolik berasal dari bahasa Yunani “apostolos”
yang artinya rasul. Apostolik artinya bersifat kerasulan,
tetapi bukan rasul. Jadi gerakan apostolik adalah gerakan Roh
Kudus dimana setiap orang percaya bersifat rasuli, artinya ia
sadar bahwa dirinya dipanggil untuk diutus Tuhan untuk suatu
tugas / misi.
Yohanes 20:21 – Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai
sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian
juga sekarang Aku mengutus kamu.”
Komunitas ini dipanggil keluar dan dipilih oleh Allah
“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang
rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri,
supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari
Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan
kepada terang-Nya yang ajaib: ...” (1 Petrus 2:9).
Untuk apa komunitas ini dipanggil keluar? Matius 5:13-16
menjelaskannya – “Kamu adalah garam dunia. Jika
garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada
lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah
terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak
mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita
lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki
dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang,
supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan
Bapamu yang di sorga.”
Dalam Alkitab bahasa Inggris, ayat di atas dicetak dengan
tinta merah, artinya Yesus yang mengatakannya. Yesus berkata
bahwa kita adalah garam dunia, kita adalah terang dunia! Tugas
garam membuat makanan lebih sedap, garam menyembuhkan yang
rusak dan luka, garam mengawetkan dan mencegah kebusukan.
Garam bekerja secara diam-diam, tetapi membawa dampak. Terang
mengalahkan kegelapan. Sekecil apa pun terang, pasti kegelapan
dikalahkan. Terang bekerja dengan cara yang berbeda, ia
langsung terlihat. Sekali pun cara kerja garam dan terang
berbeda, keduanya memberi dampak positif bagi lingkungannya.
Jadi, komunitas Allah yang apostolik adalah sekelompok
orang yang dipanggil keluar, dipisahkan bagi Allah melalui
pertobatan dan iman dalam Yesus Kristus. Komunitas ini diutus
sebagai agen perubahan untuk mengubah komunitas, kota, bangsa
mereka, bahkan mengubah dunia.
Efesus 4:11-12 – Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul
maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun
gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi
orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan
tubuh Kristus, .....
Menurut Alkitab, siapa yang melakukan pekerjaan pelayanan?
Kalau Anda sudah dikuduskan oleh darah Yesus, Anda kudus di
mata Allah, Anda-lah yang melakukan pekerjaan pelayanan.
Pelayanan apa yang dilakukan oleh orang-orang kudus?
Pelayanan Pendamaian
2 Korintus 5:18-20 – Dan semuanya ini dari Allah, yang
dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan
diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian
itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya
oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka.
Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi
kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan
Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama
Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan
dengan Allah.
Pelayanan yang Tuhan percayakan kepada Anda sekalian adalah
pelayanan pendamaian (=the ministry of reconciliation),
yaitu pendamaian orang berdosa kepada Allah. Dan identitas
Anda dalam pelayanan pendamaian ini adalah sebagai utusan
Kristus. Tuhan melihat Anda sekalian sebagai utusan Kristus,
duta besar Kerajaan Allah.
Bagian dari lima jawatan yaitu rasul, nabi, pemberita Injil,
gembala dan guru hanya mempersiapkan Anda semua, bagian kalian
adalah pergi dan membagikan Injil sampai mereka bertobat (Efesus
4:11-12). Setelah mereka percaya, dibaptis, dibawa ke gereja
lokal, diperlengkapi dengan Firman, dikobarkan karunia Roh
Kudus-nya, diajar menginjil, kemudian mereka diutus lagi
sehingga terjadi multiplikasi. Penginjilan satu per satu jauh
lebih efektif dibandingkan altar call.
Anda sekalian sudah diberi karunia Roh Kudus untuk memenuhi
fungsi Anda dalam peranan sebagai imam, nabi, dan raja. Anda
adalah imamat yang rajani. “Tetapi kamulah bangsa yang
terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat
kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan
perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil
kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: ...”
(1 Petrus 2:9).
Peran Anda adalah sebagai (1) imam (2) nabi dan (3) raja.
Sebagai imam, Anda adalah perantara orang berdosa
dengan Allah. Atas nama orang berdosa, Anda berdoa kepada
Allah dan atas nama Allah Anda berbicara kepada orang berdosa.
Sebagai nabi Anda berkata: “Berbaliklah pada jalan
Tuhan, kerajaan sudah dekat!” Anda memanggil orang-orang
agar hidup sesuai Firman dan kehendak Allah. Sebagai raja,
Anda membawa susunan pemerintahan Allah dan menegakkan
kerajaan-Nya di bumi. Setiap satu jiwa bertobat, kehendak
Allah terjadi, kerajaan Allah ditegakkan di situ dan kerajaan
setan didorong.
Bagaimana Dengan Pelayanan Lain?
Di mata Tuhan hanya ada pelayanan pendamaian. Pelayanan lain
seperti pemain musik, pemuji, usher adalah pelayanan pendukung.
Sekali pun saya sangat membutuhkan pemain musik untuk
menciptakan atmosfir surgawi, tetapi nomor satu pemain musik
saya adalah tentara Allah, utusan Kristus. Karunia dan talenta
yang berbeda-beda yang diberikan kepada kita adalah dengan
satu tujuan yaitu untuk kepentingan bersama.
1 Korintus 12:18-20 – Tetapi Allah telah memberikan kepada
anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh,
seperti yang dikehendaki-Nya. Andaikata semuanya adalah satu
anggota, di manakah tubuh? Memang ada banyak anggota, tetapi
hanya satu tubuh.
Ketika Anda masuk ke gereja lokal, Anda harus tahu tempat dan
fungsi Anda di tubuh Kristus. Bila tidak, maka tubuh tidak
berfungsi secara maksimal. Sebaliknya orang Kristen yang tahu
tempatnya di dalam tubuh Kristus, ia akan selalu diberkati
Tuhan secara luar biasa.
Detik Anda lahir baru, Anda adalah tentara Allah. Kita
bayangkan sebentar tentara yang sebenarnya. Sebagai tentara
ada yang punya keahlian memasak, main musik, keahlian komputer,
keahlian menjahit dan sebagainya. Pada saat si tentara memasak
atau mengatur komputer dia pada dasarnya tetap seorang tentara
yang melayani rekan-rekan tentara lain dengan talentanya.
Apakah si koki itu melepaskan ketentaraannya? Ia tetap tentara.
Keahlian memasaknya dipakai untuk mendukung kehidupan di
markas. Demikian juga dengan Anda sebagai tentara Allah. Anda
bisa mempunyai talenta bermain musik, menyanyi dan lain-lain,
tetapi pada dasarnya Anda tetap tentara Allah, utusan Kristus
untuk melakukan pelayanan pendamaian.
Gereja Sesuai Ilustrasi Tuhan
Bayangkan kembali tentara di dalam barak. Tentara belajar
memakai dan membersihkan senjata, meledakkan bom, membuat
strategi menyerang. Mereka dilatih tubuhnya, push-up, latihan
otot, lari. Mereka mempunyai pengetahuan dan tenaga. Kemudian
mereka diutus ke medan perang, mereka pergi dalam kelompok
kecil. Dalam kelompok kecil itu ada yang berfungsi sebagai
pemimpin, ada wakil pemimpin. Di medan perang, mereka berusaha
mengalahkan musuh dan mengambil tawanan. Tawanan akan dibawa
masuk kembali ke markas, dicuci otaknya atau diindoktrinasi
terlebih dahulu, kemudian diperlengkapi dengan pengetahuan
supaya menjadi tentara dan diutus untuk berperang lagi. Bila
mereka tidak diutus, tetapi terus tinggal di dalam barak, apa
yang akan terjadi? Pasti akan terjadi peperangan dengan sesama
tentara.
Ketika tentara menang perang dan kembali ke barak dari medan
perang membawa tawanan, mereka merayakan kemenangan bersama
komandan dan tentara-tentara lainnya. Ketika komandannya
berulangtahuan, ada pesta juga di barak.
Gambaran ini sejajar dengan gereja Tuhan. Sebagai jemaat dari
suatu gereja lokal, Anda diperlengkapi (Efesus 4:11-12). Di
mana Anda diajar memakai Alkitab, bagaimana mengobarkan
karunia roh, bagaimana memakai Firman, bagaimana melayani,
bagaimana menginjil. Anda diberi seminar, retreat, KKR.
Sesudah memakan semua “makanan” itu, Anda bergairah tetapi
tetap tinggal di dalam empat tembok, tidak pernah diutus,
akibatnya akan terjadi perang saudara di dalam. Musuh yang
sebenarnya ditinggalkan, dan sesama saudara seiman malah
ditembak.
Setelah tentara Allah menang dan membawa jiwa baru, kita
merayakan kemenangan itu bersama-sama di hari Minggu dalam
ibadah raya. Jadi sel di gereja mula-mula sama sekali bukan
program, tetapi merupakan kehidupan gereja. Sebagaimana tubuh
kita tersusun oleh banyak sel, demikian juga tubuh Kristus.
Sel sebetulnya adalah gereja yang ada di komunitas untuk
menggarami dan menerangi komunitas, setelah digarami dan
diterangi, ditarik dan dimasukkan ke gereja lokal, dirawat,
dimuridkan, diutus lagi.
Jadi, apakah gereja itu? Gereja adalah sekelompok orang yang
dipanggil keluar, dipisahkan bagi Allah melalui pertobatan dan
iman dalam Yesus Kristus; diberi tugas oleh Tuhan untuk pergi
keluar menjadi agen perubahan dengan menjadikan semua bangsa
murid Yesus. Inilah komunitas Allah yang apostolik: Gereja-Nya.
Karena itu, garami keluargamu, garami lingkunganmu, garami
tetanggamu, garami kantormu, garami kampusmu, ubah tempat itu
agar Kerajaan Allah ditegakkan di situ. Inilah transformasi
gereja, yaitu kembali ke prinsip gereja mula-mula.
Belajar lebih
banyak mengenai Firman Tuhan melalui kaset dan CD / VCD
khotbah yang diajarkan dengan praktis dan jelas. Hubungi
bagian media MMM di (021) 631 7875. Dengan senang hati kami
membantu Anda untuk memilih topik yang Anda perlukan. Tuhan
tidak pernah kehabisan ide untuk menolong Anda.
Untuk menjadi mitra kerja dari Maria Magdalena Ministries,
hubungi bagian MITRA KERJA di (021) 631 7875 dengan Yoan atau
Linda. Kami rindu Anda menerima impartasi berkat dan urapan
yang ibu Indri terima dari Tuhan.
(Nantikan artikel lainnya minggu depan!)
|