|
|
SIAPA YANG DIKENAL
TUHAN? |
Mentaati
kehendak Tuhan merupakan suatu proses yang harus dibayar
oleh semua orang percaya yang mau hidup berkemenangan dan
ini merupakan karakteristik Kristen Rajawali. Dalam Matius
7:23 Yesus berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat
kejahatan!, jadi sebenarnya siapa yang dikenal-Nya?
Dikatakan-Nya dalam Yesaya 66:2
…"Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang
yang tertindas, dan patah semangatnya, dan yang gentar
kepada firman-Ku."…
Arti dari kata Aku memandang adalah kepada orang
inilah Allah memberi perhatiannya seratus persen yaitu
kepada Orang yang tertindas adalah orang yang
menyadari bahwa ia miskin di hadapan Tuhan yang berarti ia
tidak bisa melakukan apapun tanpa Yesus.
Patah semangatnya, orang yang mudah remuk hatinya
dan cepat bertobat, orang yang tunduk pada otoritas ilahi.
Yang gentar adalah orang yang mentaati firman Tuhan
tanpa melihat adanya keuntung an untuk dirinya sendiri.
Sikap hati seperti ini dimiliki Ratu Ester, apa keuntungan
baginya mentaati perintah pamannya Mordekhai, untuk
menghadap Raja agar rencana memusnahkan bangsa Yahudi
dibatalkan Ester 4:14 …"Sebab sekalipun engkau pada
saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul
juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau
dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin
justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh
kedudukan sebagai ratu."…
Bagi Ester yang sudah nyaman hidupnya sebagai ratu dan
wanita terkaya di dunia, kenapa ia mau mengambil resiko
untuk menghadap Raja yang akan memenggal kepalanya karena
melanggar hukum Raja yang melarang menghadap kecuali
tongkat Raja diangkat. Dia memilih melakukan kehendak
Tuhan dan mementingkan umat Tuhan daripada mementingkan
dirinya sendiri.
Demikian juga dengan Abraham, ia mentaati perintah Tuhan,
dari hati yang gentar kepada firman Allah dengan segera
tanpa bimbang dan ragu pergi mengorbankan Ishak sebagai
korban bakaran. Dalam Kejadian 22:11-12 malaikat
Allah menyatakan dengan jelas bahwa Abraham takut akan
Allah! Tidak ada ilah-ilah lain di hatinya.
Setiap dari kita akan mengalami ujian di mana hati kita
akan diuji oleh Tuhan apakah takut akan Allah ada di hati
saya dan saudara atau tidak?
Keluaran 20:20 …."Tetapi Musa berkata kepada bangsa
itu: "Janganlah takut, sebab Allah telah datang dengan
maksud untuk mencoba kamu dan dengan maksud supaya takut
akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa."
|