» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» PENGAJARAN : PDT. INDRI GAUTAMA

Sikap terhadap pemimpin yang tidak bijaksana

Pdt. Indri Gautama

 

Sikap apa yang harus kita miliki terhadap pemimpin
yang di pandangan kita tidak bijaksana
dalam membuat keputusan.

Tempat di mana kita semua tersandung dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen adalah pada waktu kita kecewa pada figur pemimpin yang karakternya tidak menjadi contoh atau panutan menurut ukuran mata kita. Kalau Saudara ingat pelajaran bulan lalu pada edisi Mei 2002, kami jelaskan bahwa kita harus tunduk pada otoritas di gereja karena semua lima jawatan pelayanan tersebut di bawah otoritas Tuhan Yesus. 1 Korintus 12:5 "Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan." Jadi kita harus tunduk kepada lima jawatan di gereja karena Tuhan Yesus adalah atasan dari kelima pelayanan tersebut. Jadi barangsiapa melawan pemimpin/otoritas gereja, keluarga atau Pemerintah, sebetulnya melawan Tuhan Yesus langsung sebab yang memilih mereka adalah Dia. Efesus 5:22-23 "Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, (23) karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh." dan Efesus 6:1-3 "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. (2) Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: (3) supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi." Disamping itu ada perintah untuk tidak mengusik orang yang diurapi. Mazmur 105:15 "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!" Cara yang paling cepat dan tidak disadari bahwa kita sudah mengusik orang yang diurapi yaitu dengan mulut kita.

Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita dalam Matius 5:25-26; Matius 5:29-30 ayat-ayat ini keras sekali tegurannya. Jangan sampai salah memakai anggota tubuh kita yang adalah bait Allah tempat di mana Roh Allah berdiam. Hukumannya kita bisa kehilangan keselamatan!

Kunci dari hidup sebagai orang benar yaitu dengan menaati Tuhan di hadapan segala situasi hanyalah satu: TAKUT AKAN ALLAH!
1 Petrus 2:17 "Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!"

Sebab Amsal 8:13a berkata "Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan;…"

Jangan membuka pintu bagi roh Absalom, kita harus mengoreksi sikap hati kita setiap hari dan kalau berdosa di hadapan Allah, cepat bertobat dan berbalik ke jalan Tuhan. Ini demi kebahagiaan kita sendiri.

Setiap kali kita merenungkan firman Allah pakai firman Allah sebagai cermin hati kita, dan buat keputusan yang sejalan dengan firman di hadapan segala situasi maka kasih karunia Allah akan dilimpahkan kepada kita untuk memampukan kita melakukan firman-Nya.

Kasih karunia Allah adalah kemampuan ilahi yang memampukan kita untuk melakukan kebenaran di tengah cobaan dan ujian.

 

(Nantikan topik lainnya!)


 
 

ARSIP

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi