|
|
Sikap apa yang
harus kita miliki terhadap pemimpin
yang di pandangan kita tidak bijaksana
dalam membuat keputusan. |
2 Samuel
13:1-2, 5-7
(1)"Sesudah itu terjadilah yang berikut. Absalom bin Daud
mempunyai seorang adik perempuan yang cantik, namanya
Tamar; dan Amnon bin Daud jatuh cinta kepada nya.
(2) Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit
karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu
masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk
melakukan sesuatu terhadap dia.
(5) Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: "Berbaringlah di
tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu
datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata
kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku
makan. Apabila ia menyediakan makanan di depan mataku,
sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya
dari tangannya."
(6) Sesudah itu berbaringlah Amnon dan berbuat pura-pura
sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon
kepada raja: "Izinkanlah adikku Tamar datang membuat
barang dua kue di depan mataku, supaya aku memakannya dari
tangan nya."
(7) Lalu Daud menyuruh orang kepada Tamar, ke rumahnya,
dengan pesan: "Pergilah ke rumah Amnon, kakakmu dan
sediakanlah makanan baginya."
Suatu hari Amnon anak raja Daud jatuh cinta kepada Tamar
adik Absalom anak raja Daud dari istri yang berbeda.
Dibantu oleh Yonadab sepupunya, Amnon membuat persepakatan
licik untuk menangkap Tamar dengan berpura-pura
sakit. Pada waktu Daud membesuk Amnon yang sedang
sakit, Amnon meminta pada ayahnya agar adiknya Tamar
datang untuk memberinya makan, kalau bukan Tamar yang
melayaninya, ia tidak mau makan.
Tanpa rasa curiga raja Daud memanggil Tamar, untuk
menyuapi Amnon yang sakit. Begitu Tamar
masuk ke biliknya, semua orang diusir keluar. Dan ketika
Tamar mulai memberi makan, Amnon merenggut tangan Tamar
dan diperkosanya. (2 Samuel 13:14)
Setelah selesai memperkosa, Amnon menjadi benci kepada
Tamar dan diusirlah ia sambil diseret keluar oleh bujang
Amnon. Merataplah Tamar dengan suara nyaring, dengan
mempergunakan abu di atas kepalanya dan baju kurung puteri
raja yang masih perawan dikoyakkannya. Absalom, kakaknya,
menebak: "Apakah kakakmu Amnon bersetubuh dengan engkau?"
Ini suatu tragedi keluarga! Raja Daud mendengar hal itu
dan menjadi sangat marah
(2 Samuel 13:21) tetapi ia tidak bertindak
apa-apa untuk memberi hukuman/sanksi terhadap Amnon.
Absalom melihat respon ayahnya seperti itu dan ia tidak
bisa menerimanya, tetapi ia menyimpan semua hal ini di
dalam hatinya dan diam-diam ia membenci Amnon, sebab Amnon
telah memperkosa adiknya. Orang yang diam-diam kecewa dan
memendam kekecewaannya, hatinya akan penuh dengan
kebencian, ini racun yang bisa membawa kehancuran dalam
keluarga, kerajaan, bisnis bahkan gereja Tuhan Yesus.
|