» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Pdt. Indri Gautama

 Pengajaran:

HIDUP KELIMPAHAN ADALAH HIDUP DENGAN PRIORITASNYA TUHAN!! (2)
 


3. Serakah
1 Timotius 6:7-9 “Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.”

Keinginan untuk kaya membuat orang mengejar kekayaan, lalu menghalalkan segala cara supaya cepat kaya. Semua itu hampa dan akan membawa celaka dan kebinasaan pada diri sendiri. Kisah Akhan (Yosua 7) yang mengingini barang-barang jarahan kemudian mencurinya padahal Tuhan telah melarangnya, berakhir dengan kematian Akhan.

Bagaimana mengalahkan keserakahan? Amsal 11:24-25 mengajarkan bahwa “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” Karena itu teruslah memberi, maka Anda akan kelimpahan.

4. Ketidak-taatan.
Ketidak-taatan mengundang kutuk yang mendatangkan kemiskinan. Ulangan 28:15-17 – “Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau: Terkutuklah engkau di kota dan terkutuklah engkau di ladang. Terkutuklah bakulmu dan tempat adonanmu.”

5. Kemalasan.
Kemalasan mengundang kemiskinan karena “Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata.” (Amsal 15:19) dan “Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.” (Amsal 19:15)

Orang yang menderita lapar adalah orang miskin. Bagaimana cara melepaskannya? Bekerjalah dengan rajin, jujur dan tulus. Amsal 10:4 “Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.”

6. Kikir.
Ada orang yang punya uang tetapi berlaku seperti orang miskin, tidak bisa menabur, tidak bisa memberi. Jangan berpikir bila Anda menghemat, maka Anda akan kaya karena firman Tuhan mengajarkan “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.” – Amsal 11:24. Ini hukum tabur dan tuai. Bila Anda mau lepas dari kemiskinan, kelaparan dan kekurangan, mulailah memberi.

Semua taburan Anda adalah benih. Benih hanya akan menghasilkan tuaian bila ditabur, tetapi yang memberikan tuaian adalah Tuhan.

Anda pengurus, Allah pemilik
Bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan (1 Korintus 10:26). Berarti tidak ada satu pun – termasuk uang hasil kerja keras kita – yang menjadi milik kita. Kita hanya pengurus harta kekayaan Allah di bumi. Ketika Anda memandang kekayaan dengan cara pandang Tuhan, Anda akan menyadari bahwa kelimpahan adalah mengenai prioritas. Bila prioritas dalam hidup Anda sejalan dengan prioritas Allah; maka Ia bisa mempercayakan kekayaan-Nya kepada Anda.

Prioritas Yang Benar
Harta benda tidak membuat Anda dan saya kaya. Kelimpahan sesungguhnya adalah keselamatan oleh darah Anak Domba yang membuat Anda bisa berhubungan langsung dengan sumbernya. Karena sumber itu – yaitu Allah – tidak akan pernah berhenti. Sumber itu akan terus mengalirkan aliran-aliran air hidup, yaitu Roh Kudus yang memberi kekuatan kepada kita untuk mengambil kekayaan orang fasik. Kekuatan itu akan terus Tuhan limpahkan, selama prioritas kita sama dengan prioritas Allah. Prioritas Allah adalah untuk menggenapi perjanjianNya dengan Abraham, yaitu agar melalui keturunan Abraham semua bangsa di muka bumi ini diberkati. Diberkati dengan apa? Dengan Injil dan berkat materi.

Hidup kelimpahan bukan hidup bergelimang harta kekayaan, tetapi hidup dengan prioritas Allah. Pertanyaannya sekarang, apa prioritas dalam hidup Anda?


                                                                           ( Nantikan artikel selanjutnya !)

:: A R S I P ::


 

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi