|
Aku datang, supaya mereka
mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
- Yohanes 10:10b
Misi Tuhan Yesus datang ke dunia adalah agar anak-anakNya
hidup dalam kelimpahan. Allah kita adalah Allah Jehovah Jireh,
Allah El-shaddai, Allah yg mencukupi segala kebutuhan kita,
kebutuhan untuk tidur nyenyak, kebutuhan untuk makan enak,
kebutuhan untuk menikmati kekayaan yang Allah sediakan. Tuhan
mau kita bisa menikmati kelimpahan yang Ia berikan. Saya rindu
semua anak Tuhan keluar dari kemelaratan, dari kehidupan yang
pas-pasan. Masih banyak orang Kristen yang melarat, pas-pasan.
Apa penyebabnya? Mari kita pelajari enam penyebab kemelaratan:
1. Egois.
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa
yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi
hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka
akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang
tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
…. (2 Timotius 3:1-2)
Tidak mempedulikan agama di sini artinya tidak mempedulikan
kekudusan. Hanya fokus pada diri sendiri, mementingkan dirimu,
hartamu, keluargamu, hobimu, pekerjaanmu, di atas kepentingan
rumah Tuhan, di atas pekerjaan Tuhan. Hal itu akan membuat
orang Kristen miskin. Mengapa? Karena Tuhan berkata Ia akan
meniup segala yang Anda hasilkan sehingga Anda akan selalu
kekurangan. Hagai 1:9 – Kamu
mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu
membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa?
demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku
yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk
dengan urusan rumahnya sendiri, …
Bagaimana cara mematahkannya? Lakukan 1 Korintus 10:24 –
“Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi
hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.”
Lebih baik melakukan sesuatu agar orang lain sejahtera,
daripada melihat dirimu sendiri sejahtera.
2. Tidak memiliki pengenalan akan Allah
Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; … (Hosea
4:6). Bukan karena Tuhan menutup Diri-Nya, tetapi karena
manusia menolak pengenalan akan Allah, tidak mau belajar
firman, malas belajar firman, malas merenungkan firman.
Akibatnya, ia akan dibuang Tuhan ke neraka. Yesaya 5:11-14,
“Celakalah mereka yang bangun pagi-pagi dan terus mencari
minuman keras, dan duduk-duduk sampai malam hari, sedang
badannya dihangatkan anggur! Kecapi dan gambus, rebana dan
suling, serta anggur terdapat dalam perjamuan-perjamuan mereka,
tetapi perbuatan TUHAN tidak dipandangnya dan pekerjaan TUHAN
tidak dilihatnya. Sebab itu umat-Ku harus pergi ke dalam
pembuangan, oleh sebab mereka tidak mengerti apa-apa;
orang-orang yang mulia akan mati kelaparan, dan khalayak ramai
akan menderita kehausan. Sebab itu dunia orang mati akan
membuka kerongkongannya lapang-lapang dan akan mengangakan
mulutnya lebar-lebar dengan tiada terhingga, sehingga lenyap
ke dalamnya segala kesemarakan dan keramaian Yerusalem, segala
kegaduhannya dan orang-orang yang bersukaria di kota itu.”
Orang yang tidak mengenal Allah akan terikat dan terbelenggu
oleh kuasa kegelapan. Mereka akan hidup kekurangan. Jalan
keluarnya adalah Amsal 24:3-4 Dengan hikmat rumah
didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan
pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam
harta benda yang berharga dan menarik.
Amsal 24:3-4 berkata bahwa yang mendirikan rumah dan
mengisinya dengan barang-barang berharga adalah hikmat.
Raja Salomo kaya karena ia penuh dengan hikmat. Apakah hikmat
itu? Hikmat adalah tahu apa yang harus dilakukan atas
pengertian atau informasi yang Anda dapatkan. Seharusnya orang
Kristen adalah orang terkaya di bumi, karena mempunyai sumber
hikmat yaitu Alkitab – asal sumber hikmat itu dipelajari
sehingga menjadi pengertian. Kejar hikmat Allah, bekerja
dengan rajin, jujur, tulus, nanti Tuhan mendirikan rumah Anda
dan mengisinya dengan barang-barang terbaik.
( Nantikan lanjutannya!)
|