|
Aku berkata kepadamu: “Sesungguhnya barangsiapa percaya
kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku
lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari
pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang
kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa
dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku
dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” (Yohanes 14:12)
Yohanes 14:12 adalah nubuatan Yesus bagi kita. Kapan hal itu
digenapi? Yaitu pada waktu kegerakan Roh Kudus dilahirkan.
Kegerakan di akhir jaman ini akan lebih dahsyat dibanding
kegerakan sebelumnya.
Di Kisah Para Rasul 2:39, Petrus bernubuat demikian: “Sebab
bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang
yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan
Allah kita.”
Curahan Roh Kudus tidak berhenti pada rasul Petrus dan 120
murid Yesus di Yerusalem, tetapi tersedia bagi kita semua
sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan. Kuasa dan lawatan Roh
Kudus di akhir jaman ini akan sedahsyat gelombang ombak yang
menderu dan yang menggulung tinggi.
Tangkap Gelombang Seperti Seorang Peselancar
Allah kita adalah Allah yang profetik. Dia sudah punya rencana
bagi kita bahkan sebelum kita ada. Tetapi rencana Allah tidak
otomatis terjadi, karena ada proses yang harus kita lalui.
Kalau kita mengerti hal ini, kita tidak frustrasi menantikan
janji-Nya digenapi. Mari kita belajar dari peselancar
bagaimana masuk ombak Tuhan supaya Anda bisa menangkap
ombak-Nya dan tidak terseret di dalamnya.
Setiap peselancar hidup akrab dengan ombak. Ia tahu
memposisikan diri dengan tepat untuk bisa menangkap ombak yang
tepat – bukan sembarang ombak – supaya ombak itu bisa
mengangkatnya dari tempat tinggi yang satu ke tempat tinggi
yang lain dan akhirnya mendorongnya ke pantai.
Bagaimana proses seorang peselancar naik di atas ombak?
Mula-mula ia hanya tiduran di papan selancar sambil mendayung.
Kelihatannya tidak ada apa-apa yang terjadi, tetapi sebenarnya
ia sedang mencari posisi yang tepat dan menunggu ombak cocok
yang bisa mengangkatnya tinggi.
Karena ia akrab dengan ombak, ia tahu mana ombak yang tepat.
Pada saat itu, ia masuk dalam lekukan ombak dan membiarkan
ombak mendorongnya ke pantai. Waktu “splash” mendarat di
pantai, lahirlah kegerakan Tuhan.
Lekuk Gelombang Hadirat Tuhan
Lekukan gelombang yang melingkupi peselancar itu sama seperti
hadirat Tuhan yang membungkus kita. Waktu itu, Anda begitu
dekat dan menyatu dengan Dia. Itu yang dikatakan Daud dalam
Mazmur 42:7: “Samudera raya berpanggil-panggilan dengan
deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung
melingkupi aku”.
Satu-satunya kunci untuk masuk dalam lingkup gelombang Tuhan
adalah kerinduan yang besar seperti rusa merindukan air. Rusa
merindukan air bukan sekedar untuk melepas dahaga. Rusa
mempunyai bau badan yang kuat yang membuat musuhnya bisa
mengejar dia dengan mengikuti baunya. Ketika rusa menemukan
air dan masuk ke dalamnya, baunya hilang terhapus air. Ia
lepas dari kejaran musuh.
Pada waktu kita dikejar musuh, cari hadirat Tuhan, lompat
masuk dan berdiam dalam hadirat-Nya, maka kita akan mendapat
kelepasan.
Generasi apostolik
Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu!
Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku
mengutus kamu.” (Yohanes 20:21).
Tuhan menginginkan suatu generasi yang mau diutus, suatu
generasi apostolik. Generasi yang mempunyai ketetapan di dalam
hatinya bahwa mereka harus mencapai garis akhir. Mereka akan
menjadi apa yang Tuhan mau mereka menjadi, tidak peduli
bagaimana asal usul mereka, berapa pun harganya dan bagaimana
pun setan menghalangi mereka. Inilah generasi apostolik.
Hanya generasi apostolik yang akan menjadi mempelai Kristus
yang sempurna, yang tidak bercacat, sebab generasi ini akan
menggenapi janji Allah dan nubuat Yesus Kristus untuk
melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari apa yang
dilakukan Yesus ketika di bumi.
Nubuatan Yesus akan digenapi dengan dicurahkannya gelombang
hadirat Tuhan yang kedua kali. Gelombang pencurahan Roh Kudus
yang terbesar akan terjadi, terlepas dari gereja-Nya siap atau
tidak. Rasul-rasul akan muncul, penginjilan akan merata secara
global. Kegerakan apostolik ini akan melibatkan seluruh
anggota tubuh Kristus, bukan hanya pendetanya. Apakah Anda
merindukannya? Apakah Anda siap?
7 Tahap Kelahiran Kegerakan Allah yang Baru
Tuhan memakai yang alamiah untuk menjelaskan yang rohaniah.
Tuhan memakai hubungan perkawinan dalam menggambarkan
kelahiran sesuatu. Ada 7 tahap yang mesti Anda lalui untuk
bisa masuk dalam kegerakan Roh Kudus untuk melahirkan
kegerakan Allah yang baru.
1. Tahap Berpacaran
Sebelum seorang laki-laki menikah dengan isterinya, ada tahap
di mana ia mengejar calon isterinya yang kita sebut masa
berpacaran. Kedua belah pihak saling mengenal lebih dalam.
Di Yohanes 15:16 Yesus mengatakan bahwa Dia yang memilih kita,
bukan sebaliknya. Dia yang mengejar kita sebagai calon
mempelai wanita-Nya.
2. Tahap Perkawinan
Setelah cukup mengenal, kedua orang ini akan sepakat
meningkatkan hubungan ke dalam ikatan perkawinan. Apakah
perkawinan itu? Yaitu suatu ikatan janji kasih, covenant
love.
Sama seperti mempelai Kristus – yaitu orang-orang percaya –
masuk ke dalam suatu covenant love dengan Yesus pada
waktu ia lahir baru. Tuhan Yesus melihat kita sebagai mempelai
perempuan, dan Dia sebagai mempelai pria.
Baca Efesus 5:23-32, Wahyu 21: 2 & 9, Wahyu 22:17.
3. Tahap Keintiman
Kemudian Anda masuk dalam suatu keintiman yang sangat akrab,
atau union; suatu kesatuan yang hanya dapat dimiliki
oleh mereka yang terikat dalam perkawinan. Di luar perkawinan
tidak bisa terjadi keintiman. Keintiman ini mutlak kalau Anda
mau melahirkan sesuatu. Tanpa keintiman, tidak ada apa pun
yang akan lahir sekali pun Anda sudah menikah.
Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, --sebab aku
berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum--bahwa hukum
berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup? Sebab seorang
isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu
hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari
hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu. Jadi selama
suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi isteri
laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari
hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi isteri
laki-laki lain. Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah
mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi
milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan
dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. Sebab
waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang
dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota
tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut. Tetapi sekarang kita
telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi
dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani
dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama
menurut huruf hukum Taurat. (Roma 7:1-6).
Rasul Paulus berkata, untuk Anda pindah dari manusia daging
yang dikontrol oleh emosi dan hawa nafsu menjadi manusia roh
yang dipimpin roh, Anda mesti masuk dalam hubungan intim
dengan Tuhan seperti hubungan intim antara suami dan isteri di
mana Yesus sebagai mempelai laki-laki dan gereja-Nya sebagai
mempelai wanita.
Saat ini Tuhan sedang membawa gereja-Nya masuk dalam suatu
kesatuan yang sangat intim dan akrab dengan Dia. Tidak ada
jalan lain untuk bisa sukses bersama Tuhan karena Tuhan Yesus
adalah dasar dari kehidupan Anda dan pelayanan Anda.
Tanpa keintiman Anda tidak akan tahan menghadapi aniaya sebab
di mana ada kegerakan Tuhan pasti ada aniaya. Setan tidak suka
rencana Allah digenapi. Ia berusaha membutakan pikiran Anda
supaya tidak mengerti rencana Tuhan bagi Anda. Kalau pun Anda
mengerti, setan akan berusaha sekuat tenaga untuk mengaborsi
rencana itu.
4. Tahap Pembuahan
Pada waktu roh Anda bersatu dalam keintiman dengan Tuhan Yesus,
terjadilah pembuahan atau conception. Tuhan melepaskan
benih-Nya yaitu kata-kata nubuatan-Nya. Firman Tuhan selalu
berupa benih, tidak pernah langsung termanisfestasi sepenuhnya.
Kata-kata nubuatan dilepaskan sama seperti sperma dilepaskan.
Suatu kehidupan baru masuk dalam hidup Anda. Tetapi pada saat
itu belum terlihat manifestasinya.
5. Tahap Mengandung / Masa Kehamilan
Tahap berikutnya yaitu gestation atau masa mengandung.
Ini adalah masa yang paling lama, masa yang paling tidak
dimengerti tetapi merupakan masa yang penting di mana terjadi
perkembangan dan pembentukan (development stage).
Semua wanita hamil tahu bahwa masa mengandung adalah masa yang
tidak nyaman. Suatu masa di mana kesabaran diuji. Ada sesuatu
yang bertumbuh di dalam tetapi tidak kelihatan. Demikian juga
dengan masa ketika Anda mengandung janji Tuhan. Itu adalah
masa yang paling tidak enak. Sepertinya tidak terjadi apa-apa
karena tidak kelihatan, Anda frustrasi dan merasa sangat tidak
nyaman. Mayoritas orang Kristen gagal dalam masa mengandung.
Mereka mengarborsi visi Allah, sebab mereka tidak tahan dengan
perasaan tidak nyaman, mereka tidak sabar ingin segera
melahirkan.
Para nabi di dunia sudah mengandung ini. Mereka mendengar
denyut jantung Tuhan yang berkata: “Bangkitkan rasul-rasul-Ku!”
Bila rasul-rasul Tuhan tidak diterima oleh gereja lokal dan
dimasukkan dalam posisi yang tepat, maka kegerakan ini bisa
abortus.
6. Tahap Sakit Bersalin
Anda tidak bisa membuat visi Allah terjadi pada waktu yang
Anda tentukan. Anda harus menunggu waktu Tuhan. Bila tidak,
maka Anda akan melahirkan prematur atau abortus.
Bila Anda terus sabar menanti, kehamilan akhirnya memasuki
bulan ke 9. Penampilan semakin jelek, hidung bengkak, kaki
bengkak. Semakin dekat janji Allah digenapi, kelihatannya
segala sesuatu semakin berantakan. Janji-janji Tuhan yang
indah ketika nabi-nabi bernubuat, sepertinya menjauhi Anda.
Inilah masa yang paling penting dan kristis. Jika anda
menunggu sampai masa ini matang, maka akan tiba sakit bersalin.
Roma 8:26 – Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan
kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa;
tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan
keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
Dalam bahasa Indonesia dikatakan “dengan keluhan-keluhan”
tetapi di bahasa Inggris dikatakan mengenai suatu keadaan
sakit bersalin dan kontraksi, di mana Anda tidak bisa
mengatakan apa-apa. Anda hanya bisa mengeluh. Dalam bahasa
Yunani dipakai kata stenagamus, artinya curahan keluhan
yang tidak bisa berhenti, yang tak dapat diungkapkan dengan
kata-kata manusia. Hanya bisa mengerang.
Saat itu, Anda mungkin tidak mengerti secara logika apa yang
sedang terjadi. Tapi Anda harus belajar bertahan supaya
rencana Allah yang akan Ia lahirkan dan lakukan dalam hidup
Anda tidak Anda bunuh. Ini lah saat kelahiran yang
dinanti-nantikan.
7. Tahap Kelahiran
Bayi sudah “matang”, rencana Tuhan siap dilahirkan. Sakit
bersalin kuat sekali, ibu harus bekerjasama dengan dokter. Si
ibu harus mendorong (push) bayi agar keluar. Anda harus
aktif bekerjasama dengan Tuhan untuk mendorong supaya terjadi.
Anda tidak bisa pasif dan berkata: “Terserah Tuhan!” Mengapa
harus mendorong? Karena tantangan setan kuat dan Anda harus
mendorong setan mundur.
Pada waktu kelahiran terjadi, segala sesuatu yang menyiksa
selama masa kehamilan, yang membuat Anda tidak menentu,
tiba-tiba terlupakan diganti dengan sukacita yang luar biasa.
Kelahiran kegerakan Tuhan selalu membawa sukacita yang
melampaui segala penderitaan selama masa mengandung.
Belajar lebih
banyak mengenai Firman Tuhan melalui kaset dan CD / VCD
khotbah yang diajarkan dengan praktis dan jelas. Hubungi
bagian media MMM di (021) 631 7875. Dengan senang hati kami
membantu Anda untuk memilih topik yang Anda perlukan. Tuhan
tidak pernah kehabisan ide untuk menolong Anda.
Untuk menjadi mitra kerja dari Maria Magdalena Ministries,
hubungi bagian MITRA KERJA di (021) 631 7875 dengan Yoan atau
Linda. Kami rindu Anda menerima impartasi berkat dan urapan
yang ibu Indri terima dari Tuhan
(Nantikan artikel lainnya minggu depan!)
|