|
Efesus 2:7, “He did this that He might clearly demonstrate
through the ages to come the immeasurable (limitless,
surpassing) riches of His free grace (His unmerited favor) in
His kindness and goodness of heart toward us in Christ Jesus.”
(Amplified Bible)
Efesus 2:7, “…..supaya pada masa yang akan datang Ia
menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang
melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam
Kristus Yesus”
Allah yang kita sembah adalah Allah yang progresif, Allah yang
membawa pertambahan. Dia tidak ingin umat-Nya kekurangan, Dia
ingin kita selalu bertambah. Tetapi pikiran kitalah yang
seringkali membatasi Tuhan sehingga kita tidak bisa bertambah.
Ini saatnya semua aspek kehidupan kita bertambah. Keuangan
kita bertambah, kreatifitas kita juga bertambah. Ini saatnya
kita menerima kemurahan Tuhan yang melimpah dalam kehidupan
kita.
Berani mimpi yang besar!
Buang pikiran kecil yang mengatakan aku tidak bisa! Pikiran
yang negatif, yang merasa diri kecil adalah penghalang untuk
menerima yang terbaik dari Tuhan. Senjata terbesar manusia
terletak pada kehendaknya. Anda bisa hancur atau berhasil
tergantung bagaimana Anda memakai kehendak Anda!
Sediakan ruangan yang besar di pikiran Anda agar visi yang
baru yang lebih besar bisa masuk!
Pastor John Osteen yang adalah guru iman yang luar biasa
menggembalakan 8.000-10.000 jemaat di Houston, Texas. Saat
John Osteen meninggal, keluarganya meminta Joel Osteen yang
masih muda untuk menggantikan ayahnya. Joel Osteen selama itu
adalah soundman di gereja ayahnya. Dengan iman yang
ayahnya telah tanam selama ini dalam diri Joel, ia melangkah
dan menggantikan ayahnya. Sekarang dia memimpin jemaat dua
kali lipat dari yang ayahnya pimpin, 16.000 jemaat.
Mengapa Joel Osteen bisa? Karena dia menyediakan ruangan yang
besar di pikirannya untuk visi yang besar. Setelah mengalami
peperangan gila-gilaan dari musuhnya, Joel berhasil mengambil
alih stadion “The Compaq Centre” yang berkapasitas
16.000 menjadi gedung ibadah terbesar di Amerika Serikat.
Yesaya 54:17 adalah senjata ampuh bagi anak Tuhan yang
berjalan dengan iman bukan dengan apa yang dilihat.
Buang kantong anggur lama.
Visi yang baru bisa masuk ke dalam sikap yang baru, sama
seperti anggur baru masuk ke kantong anggur yang baru. Matius
9:17 – “Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke
dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu
akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun
hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong
yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah
kedua-duanya.”
Apakah ada visi kemenangan dalam pikiran Anda? Pakai sikap
kantong anggur baru yaitu sikap iman. Lihat dari hati yang
percaya dan perkatakan janji Tuhan (Yosua 1:8) maka Anda akan
sukses.
Sebab, ketika Anda mendengarnya Anda akan melihatnya di
pikiran Anda dan di roh Anda. Ketika Anda melihatnya, Anda
akan mempercayainya; dan ketika Anda mempercayainya, Anda akan
mengatakannya, maka terjadilah seperti yang Anda katakan
(Markus 11:23-24).
The Assignment
Yeremia dipanggil dan ditetapkan Tuhan menjadi nabi sebelum
Yeremia dilahirkan bahkan sebelum ia ada dalam rahim ibunya (Yeremia
1:5). Firman ini menjelaskan bahwa tidak ada seorangpun yang
lahir secara kebetulan, tetapi setiap orang lahir ke bumi
dengan tugas tertentu dari Tuhan, suatu “assignment”
yang ditetapkan Tuhan untuk menjadi jawaban bagi problem
seseorang.
Seperti nabi Yeremia dipanggil dan ditetapkan menjadi solusi
bagi Israel yang berontak, kelahiran Anda pun spesial karena
Anda adalah solusi bagi seseorang di suatu tempat pada waktu
tertentu. Anda adalah seperti “hadiah” bagi seseorang.
Penugasan Tuhan bagi Anda bukan pilihan atau keputusan Anda,
tetapi Tuhan yang menentukannya bagi Anda.
Jika Anda tidak bisa menjadi jawaban bagi problem seseorang,
jangan merasa tertolak dan menganggap diri tidak memiliki
urapan. Itu berarti, Anda bukan jawaban buat orang tersebut
dan Anda bisa memberitahu kepadanya bahwa ada seseorang lain
yang bisa menolongnya. Dengan cara inipun Anda telah menjadi
jawaban bagi orang tersebut.
Anda harus peluk bahwa Anda unik. Anda harus tahu bahwa Anda
berharga dan spesial bagi Tuhan karena Anda adalah jawaban
bagi seseorang. Anda bukan jawaban dari semua problem tetapi
Anda adalah jawaban dari problem seseorang.
Mungkin penugasan Allah bagi Anda sulit dan banyak tantangan,
tetapi ketika Anda melakukannya dengan setia, Tuhan akan
membawa keselamatan bagi Anda. Jangan pernah berpikir bahwa
Anda bersusah payah seorang diri melakukannya. Tidak! Dia
tidak pernah meninggalkan atau membiarkan Anda sendirian.
Ketika Anda menjadi jawaban bagi problem seseorang, Anda
sedang melakukan Amsal 3:27 – “Janganlah menahan kebaikan
daripada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau
mampu melakukannya.” Jadi Anda tidak boleh menahan
kebaikan kepada orang yang membutuhkan.
Anda akan menerima “favor” dari seseorang mengamati
Anda
Ketika Anda melakukan kebaikan dengan tekun dan rajin sebagai
jawaban bagi seseorang, Tuhan akan mengirim orang yang akan
membuat Anda lebih besar lagi. Tanpa Anda sadari ada orang
lain yang mengamati perbuatan Anda. Orang tersebut akan
melemparkan berkat dan favornya kepada Anda. Anda tidak bisa
menjadi besar dengan kekuatan sendiri, tetapi Tuhan akan kirim
orang lain ke dalam kehidupan Anda. Orang yang mengamati Anda
itu bisa menjadi jembatan emas yang mengantar Anda masuk ke
musim yang baru.
Seorang wanita dari bangsa yang terkutuk Moab, bernama Rut
tahu bahwa dia adalah jawaban bagi Naomi, mertuanya. Rut rajin
dan setia melayani mertuanya. Sebagai orang miskin yang tidak
mempunyai pekerjaan, suatu hari Rut masuk ke ladang yang tidak
ia ketahui pemiliknya untuk memungut sisa gandum. Saat itu
Boas, tuan tanah terkaya di Betlehem berjalan di ladangnya dan
matanya tertuju pada Rut. Dia bertanya pada bujangnya mengenai
Rut. Dan bujang Boas memberitahukan kepada Boas tentang Rut.
Boas mendatangi Rut, meminta Rut bekerja di ladangnya. Boas
juga memerintahkan seluruh pegawai laki-lakinya untuk
menyediakan makanan yang lebih untuk Rut. Rut tidak pernah
kekurangan, inilah yang disebut kemurahan Tuhan atau
“favor”. Boas mengamati kerajinan Rut dan akhirnya Boas
menebus dan mengawini Rut.
Satu contoh lagi yaitu Ribka, seorang wanita sangat cantik
yang menjadi isteri Ishak, putra Abraham, pewaris seluruh
kekayaan Abraham. Abraham adalah seorang yang sangat kaya. Ia
memerintahkan Eliezer, hamba kepercayaan Abraham untuk
mencarikan isteri bagi Ishak.
Eliezer berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh sebab tugas
yang diberikan Abraham tidak main-main. Dia tidak boleh salah
mencari isteri, sebab kekayaan Israel ada di tangan Abraham,
bapak segala bangsa dan Ishak akan mewarisinya kelak. Eliezer
pergi dengan sepuluh unta dan berbagai-bagai barang berharga.
Dia minta tanda pada Tuhan, yaitu calon isteri Ishak adalah
perempuan yang akan memberi minum kepadanya dan kepada seluruh
unta-untanya. Eliezer minta tanda yang sukar sebab ia tahu
Abraham tuannya adalah seorang yang sangat berhasil: “Great
Achiever”. Ishak sebagai generasi penerus harus
mendapatkan isteri yang rajin bekerja sehingga bersama-sama
mereka juga menjadi “achievers”, mencapai tujuan Allah.
Pada saat Eliezer beristirahat, ia bertemu dengan seorang
hamba luar biasa lainnya yaitu Ribka. Melihat Eliezer dan
unta-untanya begitu lelah, Ribka datang mendekat, memberi
minum kepada Eliezer dan unta-untanya. Bukan itu saja, Ribka
juga menawarkan Eliezer menginap di rumahnya bersama dengan
keluarganya karena hari sudah malam. Ribka sangat murah hati
dan mudah menolong. Kerajinan Ribka membuat dia menjadi isteri
seseorang yang sangat kaya di negerinya.
“Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu
meninggalkan lemak” – Mazmur 65:12
Run to your excellence
Orang-orang yang luar biasa, melakukan hal-hal yang luar biasa.
Mereka mengutamakan agenda orang lain di atas agendanya
sendiri. Mereka melayani, tidak dilayani. Mereka tidak mau
orang lain membuat hidupnya lebih mudah, sebaliknya mereka
yang membuat hidup orang lain jadi lebih mudah. Mereka tidak
mau menunggu dimintai tolong, tetapi mereka bahkan meminta
untuk bisa membantu.
Orang-orang yang luar biasa melakukan yang terbaik dan selalu
berbicara tentang kemenangan.
“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang
mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan
dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun
dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” – Ibrani
12:1.
Mimpi besar untuk suatu “assignment”
Ibu Indri mempunyai visi yang besar bersama Maria Magdalena
Ministries supaya kerajaan Allah ditegakkan di Indonesia
melalui para pemimpin yang mengerti hati Tuhan. Pemimpin yang
efektif karena terlatih dan diperlengkapi adalah solusi bagi
bangsa dan negara Indonesia tercinta. Untuk itu diperlukan
sarana yang mendukung visi itu.
MMM akan segera membangun sarana pelatihan kepemimpinan di
Gedung Global Business Network (GBN) Center di daerah Kuningan,
Jakarta. Ibu Indri menantang semua mitra kerja MMM untuk
melakukan investasi membangun sarana pelatihan untuk
melahirkan pemimpin-pemimpin potensial yang akan memuridkan
calon-calon pemimpin masa depan bangsa kita. Dunia butuh
pengharapan, gereja Tuhan butuh pemimpin. Mari menggenapi visi
Allah agar Indonesia penuh kemuliaan-Nya.
Anda pasti akan
diberkati dengan pengajaran firman Tuhan yang menuntun langkah
Anda mellaui kaset dan VCD oleh ibu Indri Gautama.
Bagaimana kita menerima sesuatu yang besar yang Tuhan janjikan
kepada kita? Beranilah bermimpi yang besar! Dengarkan kaset
Berani Bermimpi Besar
Bagaimana mengenali “assignment” Tuhan bagi Anda? Kapan
Anda melakukannya? Apa akibatnya bila Anda tidak taat pada
tugas itu? Segera pelajari pengajaran melalui kaset-kaset
berikut:
a. 14 Musim Persiapan
b. Akibat berontak pada tugas yang Tuhan berikan
c. Tugas kita membutuhkan waktu
Untuk memesan kaset-kaset di atas, hubungi Maria Magdalena
Ministries dengan sdri Jolly, (021) 631 7875, hari Senin s/d
Sabtu, jam 11:00 – 17:00.
(Nantikan artikel Pengajaran
selanjutnya!) |