» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» PENGAJARAN : PDT. INDRI GAUTAMA

Do you know that walking
by faith means walking
in the love of God?

Pdt. Indri Gautama

 

*Tahukah Saudara bahwa berjalan dengan iman berarti
berjalan dalam kasih Tuhan?

2. Anda harus mendisplinkan mulut Anda untuk hanya memperkatakan firman
Allah.

1 Petrus 4:11 "Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah,…"

Alkitab berkata bahwa "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." Amsal 18:21

Allah berfirman dalam Yosua 1:8 "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung."

Perkataan kita adalah hasil dari apa yang kita pikirkan dan apa yang kita pikirkan di kepala kita dapat datang dari:
a) Apa yang kita lihat dengan mata jasmaniah kita
b) Apa yang kita dengar dari orang lain, TV, radio dengan telinga jasmani kita.
c) Apa yang kita cium dari penciuman jasmani kita.
d) Apa yang kita raba dengan anggota tubuh jasmani kita.
e) Apa yang kita rasa dengan emosi kita.

Fakta dan kenyataan jasmaniah datang dari apa yang "Panca-Indera" kita kirimkan. Kita tidak bisa hidup dikontrol atau diatur oleh panca indera kita kalau mau hidup berhasil dan beruntung. Kita harus buat keputusan untuk hidup karena percaya apa kata Tuhan Yesus dan bukan apa kata panca indera kita.

Jadi hidup kita setelah menjadi ciptaan baru dalam Kristus bila tidak diperbaharui dalam Kristus dengan mengenakan manusia baru akan tetap sama dengan sebelum kita lahir baru dan bertobat. Bedanya hanya sekarang ke gereja setiap minggu dan berbahasa roh tetapi kelakuan dan perbuatan kita tetap sama seperti sebelum bertobat. Kalau dulu terbelenggu rokok, sekarang masih tetap merokok, kalau dulu mudah tersinggung, sekarang tetap mudah tersinggung. Kalau dulu cinta uang, sekarang tetap cinta uang dan sebagainya.

Yesus menang atas "segala" setan-setan dan telah mengalahkan dan melumpuhkan kuasa iblis karena Dia tunduk pada firman Allah seratus persen dan menolak dikontrol oleh panca indera manusiawi-Nya.
Yakobus 4:7 "Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"

Kita harus ikuti "teladan-Yesus" kalau mau menang atas segala setan dan serangan musuh melalui masalah-masalah yang kita hadapi.
1 Petrus 2:21-23
(21) Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
(22) Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
(23) Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

Semenjak kita lahir baru kita harus berjuang mati-matian untuk mendisiplinkan pikiran dan perkataan kita agar sejalan dengan firman Allah. Sebab "mulut kita" bisa membangun atau membunuh diri sendiri dan orang lain. Mulut kita bisa menciptakan atmosfir yang mengerikan atau damai sejahtera. PILIHANNYA ada di tangan kita sendiri!

Percuma hadir di kebaktian, seminar, KKR dan melakukan saat teduh tetapi tidak mempraktekkannya. Yakobus berkata "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." Yakobus 1:22

Mendengar tetapi tidak dilakukan artinya menipu diri sendiri.

Mulut kita yang mengucapkan firman Allah menciptakan apa yang Allah janjikan terjadi dalam kehidupan kita.

Pikiran kita yang merenungkan firman Allah terus menerus menciptakan citra baru dalam diri kita sesuai dengan pandangan Allah mengenai diri kita dalam Kristus. Kalau kita memiliki gambaran yang benar akan diri kita sama dengan bagaimana Allah melihat kita maka kita akan hidup dan bergaul dengan Allah:
· Kita bisa memiliki apa yang Allah katakan kita bisa miliki
· Kita bisa melakukan apa yang Allah katakan bisa kita lakukan
· Kita bisa berubah menjadi seperti apa yang Allah katakan mengenai kita.


 

(Nantikan topik selanjutnya!)


 
 

ARSIP

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi