|
|
*Tahukah Saudara
bahwa berjalan dengan iman berarti
berjalan dalam kasih Tuhan? |
2. Anda
harus mendisplinkan mulut Anda untuk hanya memperkatakan
firman
Allah.
1 Petrus 4:11 "Jika ada orang yang berbicara, baiklah
ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman
Allah,…"
Alkitab berkata bahwa "Hidup dan mati dikuasai lidah,
siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." Amsal
18:21
Allah berfirman dalam Yosua 1:8 "Janganlah engkau lupa
memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah
itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati
sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab
dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan
beruntung."
Perkataan kita adalah hasil dari apa yang kita pikirkan
dan apa yang kita pikirkan di kepala kita dapat datang
dari:
a) Apa yang kita lihat dengan mata jasmaniah
kita
b) Apa yang kita dengar dari orang lain, TV,
radio dengan telinga jasmani kita.
c) Apa yang kita cium dari penciuman jasmani kita.
d) Apa yang kita raba dengan anggota tubuh
jasmani kita.
e) Apa yang kita rasa dengan emosi kita.
Fakta dan kenyataan jasmaniah datang dari apa yang
"Panca-Indera" kita kirimkan. Kita tidak bisa hidup
dikontrol atau diatur oleh panca indera kita kalau mau
hidup berhasil dan beruntung. Kita harus buat keputusan
untuk hidup karena percaya apa kata Tuhan Yesus dan bukan
apa kata panca indera kita.
Jadi hidup kita setelah menjadi ciptaan baru dalam Kristus
bila tidak diperbaharui dalam Kristus dengan mengenakan
manusia baru akan tetap sama dengan sebelum kita lahir
baru dan bertobat. Bedanya hanya sekarang ke gereja setiap
minggu dan berbahasa roh tetapi kelakuan dan perbuatan
kita tetap sama seperti sebelum bertobat. Kalau dulu
terbelenggu rokok, sekarang masih tetap merokok, kalau
dulu mudah tersinggung, sekarang tetap mudah tersinggung.
Kalau dulu cinta uang, sekarang tetap cinta uang dan
sebagainya.
Yesus menang atas "segala" setan-setan dan telah
mengalahkan dan melumpuhkan kuasa iblis karena Dia tunduk
pada firman Allah seratus persen dan menolak dikontrol
oleh panca indera manusiawi-Nya.
Yakobus 4:7 "Karena itu tunduklah kepada Allah, dan
lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"
Kita harus ikuti "teladan-Yesus" kalau mau menang atas
segala setan dan serangan musuh melalui masalah-masalah
yang kita hadapi.
1 Petrus 2:21-23
(21) Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun
telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan
teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
(22) Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam
mulut-Nya.
(23) Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan
mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam,
tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi
dengan adil.
Semenjak kita lahir baru kita harus berjuang mati-matian
untuk mendisiplinkan pikiran dan perkataan kita agar
sejalan dengan firman Allah. Sebab "mulut kita" bisa
membangun atau membunuh diri sendiri dan orang lain. Mulut
kita bisa menciptakan atmosfir yang mengerikan atau damai
sejahtera. PILIHANNYA ada di tangan kita sendiri!
Percuma hadir di kebaktian, seminar, KKR dan melakukan
saat teduh tetapi tidak mempraktekkannya. Yakobus berkata
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan
bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu
menipu diri sendiri." Yakobus 1:22
Mendengar tetapi tidak dilakukan artinya menipu
diri sendiri.
Mulut kita yang mengucapkan firman Allah menciptakan apa
yang Allah janjikan terjadi dalam kehidupan kita.
Pikiran kita yang merenungkan firman Allah terus menerus
menciptakan citra baru dalam diri kita sesuai dengan
pandangan Allah mengenai diri kita dalam Kristus. Kalau
kita memiliki gambaran yang benar akan diri kita sama
dengan bagaimana Allah melihat kita maka kita akan hidup
dan bergaul dengan Allah:
· Kita bisa memiliki apa yang Allah katakan kita bisa
miliki
· Kita bisa melakukan apa yang Allah katakan bisa kita
lakukan
· Kita bisa berubah menjadi seperti apa yang Allah katakan
mengenai kita.
|