|
|
*Tahukah Saudara
bahwa berjalan dengan iman berarti
berjalan dalam kasih Tuhan? |
Alkitab
berkata bahwa Allah adalah KASIH. Dan kasih itu lebih
besar daripada iman atau pengharapan. Jadi karena Allah
itu adalah kasih, kita sebagai orang percaya harus
mengenal KASIH --- yaitu kasih jenisnya Allah ---
Kasih Surgawi.
Dalam bahasa Grikanya (Yunani) Kasih ini (Perjanjian Baru
ditulis dalam bahasa Grika semua) adalah "Agapé" artinya
kasihnya Allah. Di dalam Perjanjian Baru, kata
Agapé dipakai dalam 1 Yohanes 4:8, Alkitab berkata
bahwa Allah adalah Agapé dengan kata lain Allah adalah
kasih. Jadi kata "Agapé" artinya kasih jenisnya Allah.
Kembali kepada 1 Korintus 13:13 dijelaskan bahwa kasih itu
lebih besar dari iman mau pun pengharapan, kenapa? Sebab
iman tidak bekerja tanpa kasih Agapé yang ada dalam kita.
Kasih Agapé adalah jenis kasihnya Allah yang sudah ada
dalam hati setiap orang percaya yang mengalami kelahiran
baru murni (Yohanes 3:3-7) karena Alkitab berkata: "Dan
kasih Allah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus"
(Roma 5:5). Setiap orang percaya sudah diberikan ukuran
kasih-Nya Allah yaitu sudah diberikan Agapé dalam hatinya
yang baru sebagaimana semua orang percaya telah menerima
"Ukuran Iman" (Roma 12:3).
Jadi apakah kita bisa mengasihi Allah dengan kasih
Agapé-Nya? Bisa!
Apakah kita bisa mengasihi sesama kita dengan kasih
Agapé-Nya? Bisa kalau mau melepaskannya! Sifat orang yang
mau melepaskan kasih Allah yang ada di dalam dirinya
adalah dia melakukan Lukas 6:27-42 sebab kasih Allah yang
ada dalam kita sifatnya 1 Korintus 13:4-8a
(4) Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak
cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
(5) Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari
keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak
menyimpan kesalahan orang lain.
(6) Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi
karena kebenaran.
(7) Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala
sesuatu.
(8) Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa
roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebelum saya lanjutkan pelajaran IMAN yang bekerja oleh
kasih, kita pelajari dahulu arti dari kata kasih yang
ditulis dalam Kitab Suci kita. Untuk mengerti praktek
hidup dengan iman dan berjalan dalam kasih Agapé Allah.
Mari kita merenungkan kembali ke pengajaran-pengajaran
saya, dalam kaset-kaset khotbah, VCD, VHS mau pun buletin
bulanan yang khusus diberikan kepada pata mitra yang
mempunyai komitmen dengan MMM, berfokus pada:
1. Pembaharuan pikiran
Filipi 2:5 "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama,
menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam
Kristus Yesus,"
Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,
tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu
dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik,
yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."
Efesus 4:23 "supaya kamu dibaharui di dalam roh dan
pikiranmu,"
2. Kuasa perkataan
Amsal 18:21 "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka
menggemakannya, akan memakan buahnya."
Markus 11:22-24
(22) Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!
(23) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa
berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke
dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya,
bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu
akan terjadi baginya.
(24) Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu
minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya,
maka hal itu akan diberikan kepadamu.
3. Hati dan mulut Anda kembar siam
Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
karena dari situlah terpancar kehidupan."
Matius 12:34b "…, Karena yang diucapkan mulut meluap
dari hati."
Kalau Saudara sudah menjadi "ciptaan baru dalam
Kristus" (2 Korintus 5:17). Anda harus hidup baru
(Roma 6:4) dengan cara menanggalkan manusia lama
dan mengenakan manusia baru (Efesus 4:23-24).
|