 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
|
|
|
|
derap remaja adalah bahan
pembinaan untuk remaja.
disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu
bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan
metode penyampaian.
telah terbit edisi 25. tahun
XIII
para penulis derap remaja
2008 : pdt. addi soselia
patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi
artanto, pdt. didik
tridjatmiko, pdt. wisnu
sapto nugroho,
pdt. tabita
kartika christiani,
margaritifera
lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto,
samirono baru 72 komp. lpps,
yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592
fax. 0274) 543001
Harga per eksemplar Rp.
25.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan
memakai blangko yang
dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA
cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi
Artanto.
Segera kirimkan
pemberitahuan pengiriman
bank.
|
|
|
|
|
Januari 2010 |
1 - Tambah Usia? Siapa Takut?
Mazmur 90
2 - New Earth: New Hope?
Yesaya 65:17-25
3 - Keabadian: Kini dan Di Sini
Matius 19:16-30
4 - Tujuan Hidup
Matius 2:34-40
5 - Tua Pasti, Dewasa Pilihan
Mazmur 119:9-27
|
Tambah Usia? Siapa Takut?
|
Bacaan: Mazmur 90
Bahan yang diperlukan: Fotokopi artikel "Nola Ochs,
Sarjana Tertua di Dunia"
|
FOKUS |
|
Semua Orang mengalami pertambahan usia. Bagi remaja, pertambahan usia merupakan sesuatu yang dinanti-nanti karena ia akan menjadi orang dewasa. Remaja suka membayangkan bagaimana keadaannya saat dewasa nanti, malah ada yang ingin cepat dewasa. Namun menjadi orang dewasa tidak semudah yang dibayangkan. Dunia anak yang sedang ditinggalkan sangat berbeda dengan dunia orang dewasa yang mulai dimasuki. Dunia anak adalah bermain, ditolong, dilindungi; sedangkan dunia orang dewasa berarti harus mampu bertanggung jawab atas diri sendiri. Anak-anak bertindak sesuai keinginannya sendiri, sementara orang dewasa harus bertindak bijaksana. Jadi, usia bertambah, tanggung jawab pun bertambah. Membayangkan tanggung jawab menjadi orang dewasa bisa jadi merupakan haI menakutkan bagi remaja. Namun sebenarnya ketakutan tidak memberi solusi apa-apa dan tidak dapat menghentikan pertambahan usia. Pelajaran ini dirancang supaya remaja mensyukuri waktu pemberian Tuhan dan mempergunakannya dengan bertanggung jawab sehingga hidup menjadi bermakna.
|
Penjelasan Teks
1. Teks Mazmur 90 merupakan, sebuah doa yang berasal dari perenungan akan hidup. Doa ini diawali dengan pengakuan bahwa Allah adalah kekal. Dialah sang pencipta dan sumber kehidupan bagi segala yang hidup, termasuk manusia (ayat 1-2). Di hadapan Allah yang kekal, manusia dan segala ciptaan hanyalah seumpama debu yang fana dan seumpama tumbuhan yang mudah layu (ayat 3-6). Di hadapan Allah yang sempurna, manusia penuh dengan kekurangan. Di dalam kekurangannya manusia masih berbuat dosa yang menimbulkan murka Allah (ayat 7-11). Namun Allah penuh dengan belas kasihan. la rela menerima manusia apa adanya dengan jalan mengampuni dosa-dosanya. Itulah sebabnya pemazmur berani memohon, "Kembalilah ya Tuhan" (ayat 13). Pemazmur menyadari bahwa hanya Allah yang mampu dan mau memulihkan hidup manusia yang berdosa, hanya Allah yang dengan kasih setia-Nya mampu membuat manusia bersukacita kembali (ayat 14-15).
2. Allah memberikan pengampunan supaya manusia dapat semakin mengenal kekurangan/kelemahan dirinya dan mau belajar hidup dari hikmat Tuhan. Proses untuk mengenali ketidaksempurnaan diri serta bertindak untuk mau belajar dari hikmat Tuhan inilah yang disebut sebagai proses pendewasaan diri; kedewasaan pribadi/karakter yang didapatkan dari proses pembeIajaran untuk tegar menjalani kesukaran hidup dan kedewasaan rohani yang semakin terasah tatkala manusia menyadari keterbatasan diri dan kemahakuasaan Allah yang sanggup menjadi penolongnya. Jadi, kedewasaan pribadi/ karakter bertumbuh dari kedewasaan rohani; dan kedewasaan rohani semakin nampak nyata melalui pertumbuhan pribadi/ karakter.
3. Permohonan "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana" (ayat 12) mengungkapkan kesadaran pemazmur bahwa pengampunan dari Tuhan sekaligus adalah kesempatan yang harus disyukuri dan dipergunakan sebaik-baiknya untuk menjalani proses pendewasaan diri. Setiap proses yang dilalui akan membuat hidup menjadi ber-makna dan manusia menjadi bijaksana dalam menyikapi hidup.
Langkah-langkah Penyampaian
1. Awali dengan membagikan fotokopi artikel "Nola Ochs, Sarjana Tertua di Dunia." Mintalah remaja membacanya, kemudian tanyakanlah kepada remaja pertanyaan-pertanyaan berikut:
• Menurutmu, orang seperti apakah Nola Ochs dalam hidupnya sehari-hari?
• Mengapa Nola Ochs tetap bersekolah meski telah tua?
• Bagaimanakah Nola Ochs memandang masa tuanya?
(Dapat dikembangkan dengan pertanyaan-pertanyaan lain yang bertujuan supaya remaja melihat sikap positif Nola dalam menjalani masa tuanya).
2. Sampaikanlah bahwa semua manusia pasti mengalami pertambahan usia, termasuk remaja yang suatu saat nanti akan menjadi orang dewasa. Mintalah remaja menutup mata sejenak untuk membayangkan keadaan mereka ketika dewasa nanti. Setelah itu tanyakanlah apa perasaan mereka. Kemudian jelaskanlah bahwa saat usia bertambah, tanggungjawabpun bertambah (lihat Fokus).
3. Sampaikanlah bahwa hidup yang kita miliki sekarang ini sudah sepantasnya kita syukuri sebab hidup adalah anugerah. Meski manusia penuh kekurangan dan dosa, Tuhan selalu mengampuni dan memberi kesempatan lagi supaya manusia belajar dari hikmat Tuhan. jelaskan bahwa pengampuan juga merupakan kesempatan untuk manusia dapat belajar menjadi dewasa (lihat Penjelasan Teks no. 1 dan 2). Sampaikan bahwa dalam proses menuju kedewasaan remaja dapat meneladan pemazmur yang memohon pada Tuhan agar diajarkan menghargai waktu yang diberikan sehingga hidup jadi bermakna (lihat Penjelasan Teks no. 3).
4. Beri penegasan bahwa bertambah usia bukanlah hal yang menakutkan jika hidup disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Masalah bertambah tua tidak perlu ditakutkan karena tidak dapat memberikan solusi apa-apa dan tidak dapat menghentikan pertambahan usia. Lagipula, setiap masa ada tanggung jawabnya masing-masing. Yang penting sekarang remaja mau mempergunakan setiap waktu dan kesem-patan yang ada sebaik-baiknya dengan me-lakukan hal-hal yang berguna bagi dirinya dan orang lain (berikan contoh-contoh seperti belajar hidup mandiri, tidak bertingkah laku kekanak-kanakan, belajar tanpa disuruh, melayani di gereja dengan bekerja sama dan bertanggung jawab, dll).
5. Akhiri dengan melakukan Kegiatan di bawah ini.
|
Kegiatan
Talk Show
Persiapan
Pembimbing mengundang seseorang yang dianggap cukup dewasa dan bijaksana untuk menjadi tamu di persekutuan/kebaktian remaja. Tugas dari sang tamu adalah menceritakan kepada remaja pengalaman hidupnya sebagai orang dewasa. Sang tamu boleh menceritakan tentang keluarga, pekerjaan, dan hal-hal lain yang dapat memotivasi remaja untuk menyongsong rnasa dewasanya dengan bersemangat. Sebelumnya ceritakanlah kepada sang tamu latar belakang dan tujuan dari penyampaian pelajaran ini. |
Pelaksanaan
1. Perkenalkanlah sang tamu kepada remaja kemudian persilakanlah beliau bercerita (akan lebih baik jika sang tamu sudah dikenal oleh remaja sebelumnya, misalnya aktivis gereja, sehingga suasana tidak tegang).
2. Persilakan remaja bertanya jawab dengan sang tamu tentang berbagai hal tentang pengalaman menjadi orang dewasa (pembimbing dapat menjadi pemandu tanya jawab).
3. Setelah selesai bertanya jawab bagikanlah kepada remaja "Formulir Target Hidup" dan mintalah remaja mengisinya.
FORMULIR TARGET HIDUP |
| Akan menjadi apakah aku 10 tahun lagi? |
|
| Pada saat itu apa yang dapat kulakukan bagi Tuhan, sesama, dan diriku sendiri? |
|
| Akan menjadi apakah aku 20 tahun lagi? |
|
| Pada saat itu apa yang dapat kulakukan bagi Tuhan, sesama, dan diriku sendiri? |
|
| Akan menjadi apakah aku 30 tahun lagi? |
|
| Pada saat itu apa yang dapat kulakukan bagi Tuhan, sesama,dan diriku sendiri? |
|
Ilustrasi
Nola Ochs, Sarjana Tertua di Dunia
Nola Ochs adalah seorang nenek berumur 95 tahun yang berasal dari Kansas, la lahir pada bulan November 1911. Pada awalnya, Nola Ochs ingin belajar sejarah, namun akhirnya ia justru membuat sejarah dengan menjadi orang tertua di dunia yang meraih gelar sarjana.
Pada hari Sabtu, 14 Mei 2007, Ochs mendapat sambutan tepuk tangan dari rekan-rekan kuliahnya di Universitas Negeri Fort Hays saat menerima ijazah sarjana bidang sejarah dari gubernur Kansas.
"Menyenangkan sekali. Semua orang berdiri dan bersorak-sorai," katanya.
Ketika ditanya tentang alasannya belajar sejarah, Ochs menjawab, "Saya menyaksikan banyak sejarah dan saya jadi tertarik."
Ochs menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga di peternakan di Jetmore, Kansas, dan memulai kuliah di universitas terbuka pada usia 67 setelah suaminya meninggal.
"Saya istri peternak. Suami saya sudah meninggal dan anak-anak sudah dewasa. Saya hanya mencari kegiatan dengan mengerjakan yang saya sukai, sebagai pengisi waktu senggang," katanya.
Setelah beberapa lama, belajar lewat surat ternyata dia anggap tidak memuaskan.
Dia kemudian kuliah di kampus berisi 4.500 mahasiswa, tinggal bersama mahasiswa seumur cucu-cicitnya.
"Saya sangat senang. Para mahasiswa menganggap saya seperti mahasiswa lain. Mereka memanggil saya dengan nama kecil," kata Ochs, yang masih menyetir sendiri mobilnya.
Selain masuk dalam Guinness Book of the Records, diwisuda bersama cucunya Alexandra Ochs, 21 tahun, menurut Nola merupakan peristiwa penting dalam hidupnya. Baginya, sebutan pemegang rekor dunia sebagai orang tertua lulus sarjana semakin menambah manis suasana.
"Saya senang sekali. Itu benar-benar tidak saya sangka dan saya berterimakasih atas tanggapan umum kepada saya," katanya.
"Beberapa tahun yang lalu saya berhenti menghitung usia saya," kata Ochs. "Keluarga saya merayakan ulang tahun saya, tapi saya tidak ingin mengatakan berapa usia saya. "Saya tidak pernah memikirkan usia saya. Usia hanya sekedar angka belaka. Bagi saya yang terpenting masih memiliki kesehatan dan mampu berpikir."
"Saya berharap itu menjadi ilham agar orang belajar lebih jauh lagi. Teruslah belajar. Kita tidak akan pernah selesai belajar," katanya.
Nola Ochs tidak hanya belajar sejarah, tapi juga belajar ilmu berbicara di depan umum, komposisi, dan komputer. Dia juga berencana mengambil kuliah lagi, tentang internet dan bertutur cerita.
"Saya berencana mencari pekerjaan di sebuah kapal penjelajah, berkeliling dunia sebagai pencerita," katanya.
Sumber:http://www.KapanLagi.com, http://www.ABCNEWS.com,
http://asia.groups.yahoo.com/group/pemudazebaoth/message/493, http://www.wikimediafoundation.org/, http://www.engageasyouage.com
A R S I P
| derap desember 0409 |
|
 |
 |
|
|
|
|