 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
derap remaja adalah bahan
pembinaan untuk remaja.
disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu
bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan
metode penyampaian.
telah terbit edisi 25. tahun
XIII
para penulis derap remaja
2008 : pdt. addi soselia
patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi
artanto, pdt. didik
tridjatmiko, pdt. wisnu
sapto nugroho,
pdt. tabita
kartika christiani,
margaritifera
lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto,
samirono baru 72 komp. lpps,
yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592
fax. 0274) 543001
Harga per eksemplar Rp.
25.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan
memakai blangko yang
dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA
cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi
Artanto.
Segera kirimkan
pemberitahuan pengiriman
bank.
|
|
|
|
|
februari 2009 |
Minggu 1: Made in Heaven
Kejadian 2:4b-7
Minggu 2: Dia Memeliharaku dengan Sefia
I Petrus 5:7-11
Minggu 3: Dia Mengenalku Seutuhnya
Mazmur 139:1-18
Minggu 4: Aku Berharga
Yesaya 43:1-7
|
Made in Heaven
|
Bacaan: Kejadian 2:4b-7
Bahan yang diperlukan: debu, kertas dan alat gambar atau tanah liat
atau malam mainan (was)
|
FOKUS |
|
Sebagai ciptaan Tuhan, manusia adalah makhluk yang istimewa. la dicip-takan sebagai yang per-tama sekaligus permata ciptaan yang lain. Sekali-pun demikian, hakikat manusia adalah debu tanah. Keistimewaannya adalah karena Allah yang menciptakan manusia dan menghembuskan nafas kehidupan. Pelajaran ini dirancang agar remaja menyadari hakikatnya se¬bagai ciptaan istimewa. Justru karena itu remaja juga diundang untuk menjaga keistimewaan dalam dirinya.
|
Penjelasan Teks
Kitab Kejadian adalah kitab asal-usul, yang mau menjawab dari mana asalnya kehidupan ini. Dalam keyakinan iman dinyatakan oleh kitab Kejadian, bahwa penyebab pertama dan utama atas segala sesuatu adalah Tuhan sendiri, Itulah yang terlihat dalam cerita penciptaan. Di dalamnya termuat format litani atas ciptaan Tuhan yang baik adanya. Urutan dan hari bukanlah fokus utama. Yang menjadi fokus adalah Tuhan Sang Pencipta.
Dua Cerita Penciptaan
Jika diperhatikan dengan cermat, kitab Kejadian memuat; (dua) kisah penciptaan. Keduanya berbeda. Agaknya kedua kisah berasal dari tradisi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, lihat lampiran.
Sekalipun demikian, keduanya memuat hakikat yang sama. Manusia adalah ciptaan yang istimewa, permata ciptaan yang lain.
Dalam cerita penciptaan pertama, manusia diperintahkan untuk memelihara ciptaan yang lain. Dalam cerita penciptaan kedua, manusia justru sedari awal turut berkarya bersama dengan Allah, dalam mengadakan ciptaan yang lain. Kedua cerita ini menyiratkan satu pokok yang sama. Yaitu manusia bukanlah raja atas ciptaan, melainkan penjaga atau pemelihara ciptaan.
Hanya Debu tanah
Dalam Kej 2:4b-7 - yang menjadi fokus kita - hakikat manusia (Ibrani: adam) adalah debu tanah (Ibrani: adamah). Bumi masih berbentuk hamparan tanah kosong, karena "belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu" (ay 5b).
Lalu, bersamaan dengan mulainya hujan turun, Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah. Kehadiran manusia menjadi mitra penting Allah dalam melanjutkan karya-Nya atas tanah itu.
Sekalipun mitra penting, hakikat manusia tetaplah hanya debu tanah. Kekuatan manusia adalah pada nafas hidup yang diberikan Tuhan kepadanya. Kenyataan akan hakikat ini, membuat manusia lemah, rapuh. Namun, kuasa Tuhan yang dihembuskan membuat manusia memiliki "unsur ilahi" dalam dirinya. Salah satu "unsur ilahi" dalam diri manusia berkarya melanjutkan ciptaan Allah dengan mengusahakan dan memelihara ciptaan Tuhan (Kej 2:15) serta juga kebebasan (Kej 2:16-17).
Langkah-langkah Penyampaian
1. Ajak remaja melihat bahwa tubuhnya rapuh. Hanya melawan nyamuk kecil pun kita bisa terkapar terkena penyakit malaria atau demam berdarah, Atau bakteri yang tak mampu kita lihatpun bisa membuat kita sakit. Tanyakan kepada remaja penyakit apakah yang pernah mereka derita. Kerapuhan itu juga terlihat dengan makin menuanya usia manusia. Tanyakan kepada remaja bagaimana fisik orang lanjut usia. Kulit tak lagi kencang, mata mulai rabun, tubuh membungkuk, jalan mulai tertatih-tatih dan sebagainya.
2. Ajukan pertanyaan: mengapa tubuh kita rapuh? Karena kita memang ciptaan. Segala sesuatu diciptakan oleh Allah. Itulah yang mau dikatakan dalam kitab Kejadian. Jika kita membaca kitab Kejadian dengan cermat, memang terlihat ada 2 kisah penciptaan (lihat Penjelasan Teks pada bagian Dua Cerita Penciptaan). Namun, keduanya mau mengatakan hal yang sama: yaitu segala se-suatunya berasal dari Tuhan saja (masuk pada ilustrasi di bawah).
3. Tekankan bahwa dalam Alkitab dikatakan manusia diciptakan dari debu tanah. Sebagai ilustrasi bawalah debu dan sebarkanlah. Katakan kepada remaja, betapa rapuhnya debu; ditiuppun ia akan bergoyang dari tempatnya. Dengan demikian ingatlah, sebagai makhluk ciptaan kita bukanlah makhluk yang sempurna. Itu berarti jangan pernah sombong. Beri contoh: Superman yang luar biasa pun punya kelemahan, langsung lemas kalau ketemu dengan batu krypton
4. Tanyakan: jadi apa yang membanggakan da¬lam diri kita? Karena ada "unsur ilahi" dalam diri kita! Dalam Kejadian 1:26 disebutkan kita adalah "gambar dan rupa Allah." Unsur itu ditandai dengan nafas kehidupan yang dihembuskan Allah. Dengan nafas kehidupan ini manusia diberi hak istimewa: mengusahakan dan memelihara ciptaan lain serta kebebasan untuk memilih (lihat PENJELASAN TEKS pada bagian Hanya Debu Tanah). Bandingkanlah dengan mahluk yang lain. Sapi hanya mampu makan, tidak bisa merawat dan memelihara tanaman. Ketika makanan di satu tempat habis ia berpindah ke tempat lain. Sapi juga tidak punya kebebasan memilih. Dari dulu sampai saat ini, tidak pernah sapi meminta menu makanan yang berbeda.
5. Tekankan kepada remaja, bahwa hidup pemberian Tuhan yang istimewa harus dijaga dan dihargai dengan sungguh-sungguh. Cara menghargainya adalah dengan menjaga kesehatan dan melakukan tugas memelihara ciptaan Tuhan yang lain. Beri contoh sederhana: makan makanan yang sehat; ti¬dak merokok; hidup secara seimbang antara kerja (sekolah), istirahat, dan doa; menjaga kebersihan dan kelestarian alam; tidak membuang sampah sembarangan.
Kegiatan Kreatif
Membuat potret diri. Bagikan remaja kertas kosong (atau tanah liat). Minta mereka menggambar (atau membuat patung), yang menggambarkan diri mereka. Lihat seberapa cocok gambaran itu dengan diri mereka. Tekankan tidak mudah membuat gambar diri yang seindah aslinya. Jika Tuhan telah membuat kita seperti ini bersyukurlah!
Ilustrasi
Sebuah komputer canggih ditemukan. Menurut informasi, komputer ini bisa menjawab segala pertanyaan dengan tepat. Seorang remaja menuliskan pertanyaan dengan mengetik pada keyboard: "Siapakah yang menciptakan segala sesuatu?" Segera muncul jawaban di layar komputer: "LIHAT KITAB KEJADIAN." Ternyata, asal muasalnya adalah Tuhan.
Lampiran
Tabel 1: Keterangan Ayat
Ayat |
Kalimat/kata khas |
Keterangan |
| 1:1 |
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi |
Kalimat pembuka |
| 1:1,3,6,9,11,... |
Allah |
Penyebutan nama Allah |
| 1:3,6,9,11,... |
Firman |
Kata khas berkaitan dengan ibadah |
| 1:5,8,13,... |
Hari |
|
| 2:2,3 |
Hari ketujuh |
Hari perhentian untuk ibadah |
| 2:3 |
Memberkati, menguduskan |
Dikenakan untuk hari ketujuh: kata khas berkaitan dengan ibadah |
| 2:4a |
Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan |
Kalimat penutup |
| |
|
|
| 2:4b |
Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit |
Kalimat pembuka (lagi) |
| 2:4b,5,7 |
Tuhan Allah |
Penyebutan nama Allah |
| 2:5 |
Hujan |
Berkaitan dengan cuaca |
| 2:5 |
Orang mengusahakan tanah |
Berkaitan dengan cuaca |
| 2:6 |
Kabut |
Berkaitan dengan peristiwa alam |
| 2:7 |
Membentuk |
Berkaitan dengan kerja |
| 2:5,7 |
Tanah, debu tanah |
Berkaitan dengan alam |
Tabel 2: Perbandingan Dua Kisah
| |
(A) Kejadian 1:1-2:4a |
(B) Kejadian 2:4b-7 |
| Bentuk kisah penciptaan |
Ajaran |
Cerita |
| Nama pencipta |
Allah |
Tuhan Allah |
| Lingkup Penciptaan |
Alam semesta/seluruh dunia: benda-benda langit, laut, dll |
Sempit: ladang, manusia, binatang |
| Keadaan pra penciptaan |
Bumi belum berbentuk, kosong, gelap gulita, samudera raya |
Padang gurun |
| Urutan penciptaan |
Bertahap. Manusia diciptakan terakhir. Laki-laki dan perempu an diciptakan bersamaan |
Manusia diciptakan perta ma, Perempuan diciptakan setelah laki-laki |
| Waktu penciptaan |
Enam hari |
Tidak disebutkan |
| Cara mencipta |
Dengan perantaraan firman |
Dengan membentuk langsung |
| Bahan Penciptaan |
Tanpa bahan |
Debu tanah |
| derap desember 0408 | derap januari 0109 | derap januari 0209 |
| derap januari 0309 |
derap januari 0409 |
|
|
|
 |
 |
|
|
|
|