 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
|
|
|
|
derap remaja adalah bahan
pembinaan untuk remaja.
disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu
bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan
metode penyampaian.
telah terbit edisi 25. tahun
XIII
para penulis derap remaja
2008 : pdt. addi soselia
patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi
artanto, pdt. didik
tridjatmiko, pdt. wisnu
sapto nugroho,
pdt. tabita
kartika christiani,
margaritifera
lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto,
samirono baru 72 komp. lpps,
yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592
fax. 0274) 543001
Harga per eksemplar Rp.
25.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan
memakai blangko yang
dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA
cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi
Artanto.
Segera kirimkan
pemberitahuan pengiriman
bank.
|
|
|
|
|
Desember 2009 |
Minggu 7: Allah Menjadi Manusia
Yohanes 1:14-18
Minggu 2: Allah Beserta Kita
Matius 1:18-25
Minggu 3: Peace Be With You
Lukas 2:8-20
Minggu 4: Masa Depan Sungguh Ada
Mazmur 33
|
Masa Depan Sungguh Ada
|
Bacaan: Mazmur 33 (nas ayat 5, 11,22)
Bahan yang diperlukan: kertas, alat tulis, dan alat menggambar untuk membuat poster sederhana
|
FOKUS |
|
Pada akhir tahun biasanya orang memandang ke masa depan, baik masa depan secara pribadi maupun seluruh dunia ini. Apa yang bakal terjadi pada tahun ini? Berbagai kalangan berlomba untuk meramal masa depan. Tidak hanya paranormal, kaum ilmuwan pun menunjukkan bagaimana masa depan dunia ini. Di antaranya, ada pertanyaan yang sering muncul: apa yang bakal terjadi dengan bumi akibat pemanasan global yang terus terjadi? Apakah dunia akan segera hancur? Melalui pelajaran ini remaja belajar menyerahkan masa de¬pan dunia ke dalam tangan Tuhan, agar mereka tidak takut oleh pengaruh berbagai macam ramalan masa depan dunia.
|
Penjelasan Teks
Mazmur 33 merupakan mazmur pujian kepada Allah yang kepada-Nya orang-orang benar menaruh percaya dan harap.
Pembagiannya adalah sebagai berikut:
Ayat 1-3: Pembukaan: seruan memuji Tuhan
Ayat 4-19: Pokok puji-pujian;
Ay. 4-9: firman Tuhan menjadikan segala sesuatu
Ay. 10-12: rancangan Tuhan menentukan sejarah umat-Nya
Ay. 13-15: perhatian Tuhan kepada manusia seluruhnya
Ay. 16-19: penyelamatan orang yang takut akan Tuhan
Ayat 20-22: Penutup: pengakuan percaya
Allah adalah pencipta alam semesta dan la memiliki rancangan terhadap ciptaan-Nya itu. Keyakinan ini penting dalam rangka menghadapi berbagai ajaran dan ilmu yang menafsirkan bahwa alam semesta akan segera berakhir akibat pemanasan global. Kita tidak perlu takut, jika kita menaruh percaya dan harap kepada Tuhan.
Terkait dengan isu pemanasan global, seringkali ilmu pengetahuan bertujuan menyelamatkan dunia ini demi masa depan manusia. Jadi ada sikap pementingan diri dan berpusat pada kepentingan manusia sendiri. Padahal yang lebih penting dari segi iman Kristen adalah bagaimana manusia berubah dari sifatnya yang rakus dan mementingkan diri sendiri - yang ikut menyebabkan terjadinya pemanasan global (misalnya penggunaan BBM dan listrik yang berlebihan) - dan ikut serta dalam karya dan rancangan Allah terhadap dunia.
Berikut ini penjelasan beberapa ayat yang diambil dari paper Pdt. MW Wyanto yang berjudul "Peningkatan Suhu Bumi (Global Warming)" tertanggal 17 November 2008, yang dibawakan dalam diskusi di LPP Sinode GKJ-GKI SW Jateng.
Ayat 5: la senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.
Keadilan dan hukum, yaitu keadilan distributive (‘pemerataan' -yang bertentangan dengan 'kerakusan') dan 'hukuman' (atau 'ancaman hukuman' - bagi mereka yang cuma mementingan diri), merupakan cara TUHAN melimpahkan kasih setia-Nya di bumi. Apakah 'hukuman' (yang kadang-kadang berbentuk 'bencana' dalam kehidupan manusia) perlu kita cegah? Apakah 'bencana' itu tidak berguna untuk kebaikan/pertobatan manusia - yang akan diikuti dengan limpahan kasih setia Allah di bumi?
Ayat 11: rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
Rencana bangsa-bangsa untuk 'menyelamatkan bumi', yang berorientasi pada pementingan diri, demi keselamatan diri, yang hanya bersifat antroposentris (band, ayat 16-17), akan gagal. Tetapi di samping kegagalan bangsa-bangsa, ada kepastian rencana Allah yang tidak akan gagal, yaitu pemberian kasih setia-Nya di bumi, bagi mereka yang takut dan berharap akan ka¬sih setia-Nya. Kerusakan alam (sebagai bentuk hukuman Allah) perlu direspon dengan 'takut akan Tuhan dan berharap akan kasih setia-Nya'. Salah satu bentuk 'takut akan Tuhan' adalah peranserta kita untuk menghadirkan kasih setia-Nya di bumi (baik untuk sesama - lewat ajakan untuk mengubah cara hidup yang tak mengenal 'keadilan', maupun untuk alam ini - dengan tidak merusaknya demi kerakusan/pementingan diri). Peranserta kita memang tidak akan berarti banyak, tetapi yang penting bukanlah keberhasilan kita untuk 'menyelamatkan bumi', melainkan respon iman kita yang benar kepada Allah. (Keselamatan bumi adalah hasil karya Allah dalam kasih setia-Nya, yang pasti tak akan gagal).
Ayat 22: Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami
Kasih setia Tuhan tidak dipahami sebagai sesuatu yang statis saja, seperti 'kondisi jauh dari bencana' (band, ayat 19), atau 'kondisi bahagia', tetapi juga sebagai suatu yang dinamis. Kasih setia Allah juga adalah kekuatan yang menyertai dan memampukan kita untuk hidup dalam 'takut akan Tuhan', memampukan kita untuk meninggalkan kerakusan dan pementingan diri, serta berperanserta dalam karya Allah. Penyertaan kasih setia Allah itu dimohonkan untuk 'kami' (bukan 'saya'), dan tentu saja permohonan ini akan disertai tindakan 'keadilan' di tengah kehidupan bersama.
Langkah-langkah Penyampaian
1. Bacakan ilustrasi di bawah ini. Kemudian tanyakan reaksi remaja: percaya, setengah percaya, atau tidak percaya? Mintalah mereka memberikan alasan atas jawaban itu.
2. Bicarakan tentang pemanasan global yang selalu menjadi topik menarik akhir-akhir ini, yang dapat menyebabkan orang menjadi kuatir dan takut menghadapi masa depan dunia. Bahaya pemanasan global yang terus menerus didengungkan memang mengerikan. Bagaimana jika semua es di kutub utara dan selatan mencair? Bukankah bumi akan tenggelam? Betapa mengerikannya jika hal itu terjadi ketika kita masih hidup, sehingga kita harus mati tenggelam!
3. Tetapi apakah ketakutan itu perlu? Ajak remaja membaca Mazmur 33. Tekankan bahwa alam semesta ini ciptaan Tuhan, dan Tuhan mengatur semuanya; Tuhan punya rancangan atas ciptaan-Nya itu. Tekankan ayat 5, 11, 22 (lihat Penjelasan Teks). Yang dibutuhkan adalah sikap iman, yaitu membuang sifat rakus dan pementingan diri, lalu menggantinya dengan kesediaan untuk bertindak secara bertanggung jawab sebagai peran serta dalam karya Allah.
4. Ajak remaja melanjutkan kehidupan dan masa depan di dunia dengan tetap percaya dan berharap kepada Tuhan, serta berperan serta dalam karya Allah. Minta remaja men-diskusikan apa yang dapat mereka lakukan secara kongkret, dengan menuliskan atau menggambarkan sebagai poster (lihat Kegiatan berikut).
Kegiatan Kreatif
Apa yang dapat kulakukan?
• Bagi remaja dalam kelompok-kelompok kecil (4-5 orang). Minta remaja berdiskusi dan mengambil keputusan: Bagaimana sikap mereka terhadap masa depan dunia, sesuai dengan Firman Tuhan - bukan sekedar ikut-ikutan dunia ilmu pengetahuan. "Biarin orang lain begitu, aku lain!" Minta remaja membayangkan apa jadinya kalau semua orang punya pikiran yang sama. Ilustrasi ini dapat menolong:
ANGGUR MENJADI AIR
Sebuah desa akan mengadakan pesta besar dan setiap penduduk diminta untuk menyumbangkan sebotol anggur dan memasukkannya ke dalam sebuah drum besar. Ketika perjamuan mulai dan drum itu dibuka, yang keluar adalah air. Salah seorang penduduk dulu berpikir begini, "Seandainya saya memasukkan sebotol air ke dalam drum raksasa itu, tidak ada seorang pun yang akan merasakannya!" Namun ia tidak sampai berpikir bahwa semua orang di desa itu mempunyai pikiran yang sama. (Anthony de Mello, Doa Sang Katak 2, h. 212)
• Tuangkan keputusan dan komitmen itu dalam poster - dengan tulisan maupun gambar.
• Poster-poster dipajang sebagai pameran sekaligus pengingat akan komitmen mereka.
Ilustrasi
Ada sebuah buku berjudul "Kiamat 2012: Investigasi Akhir Zaman," karangan Lawrence E. Joseph (Edisi bahasa Indonesia diterbitkan Gramedia, 2008). Buku ini tergolong buku ilmiah populer (bukan fiksi). Intinya berkenaan dengan ramalan akhir zaman yang diulas secara ilmiah. Para ilmuwan itu menyatakan:
- Medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi berbahaya telah retak di berbagai tempat tanpa diketahui sebabnya. Rekahan terbesar terletak di atas lautan antara Brazil dan Afrika Selatan, terbentang sepanjang 160.000 kilometer yang dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan.
- Supervulkan Yellowstone, yang meletus dahsyat setiap 600.000 hingga 700.000 tahun, sedang bersiap-siap untuk meletus lagi. Erupsi terakhir dengan kekuatan setara terjadi di Danau Toba, Indonesia, 74.000 tahun yang lalu, menewaskan lebih dari 90% populasi dunia saat itu.
Lalu bagaimana cara menemukan angka tahun 2012? Ternyata mereka memakai mitos/legenda dari berbagai suku bangsa di dunia (misalnya suku Maya di Guatemala, berbagai suku di Asia), jadi tidak ilmiah lagi! Ketika membaca buku seperti ini, bisa jadi remaja menjadi bingung dan takut. Padahal semuanya masih bersifat spekulatif. Tidak ada yang dapat memastikan kapan persisnya akhir zaman itu tiba. Jadi lebih baik berserah kepadaTuhan.
| derap desember 0408 | derap januari 0109 | derap januari 0209 |
| derap januari 0309 |
derap januari 0409 | derap februari 0109 |
|
derap februari 0209|derap februari 0309 | derap februari 0409 |
| derap maret 0109 |
derap maret 0209 | derap maret 0309 |
| derap maret 0409| derap maret 0509 | derap april 0109 | derap april 0209 |
| derap april 0309 | derap april 0409 | derap april 0509 |
|
derap juni 0109 | derap juni 0209 | derap juni 0309 | derap juni 0409 |
| derap juli 0109 |
derap juli 0209 | derap juli 0309 | derap juli 0409 |
| derap agustus 0109 | derap agustus 0209 | derap agustus 0309 |
| derap agustus 0409 | derap agustus 0509 | derap september 0109 |
| derap september 0209 |
derap september 0309 | derap september 0409 |
| derap oktober 0109 | derap oktober 0209 |derap oktober 0309 |
| derap oktober 0409 | derap november 0109 |derap november 0209 |
| derap november 0309 |
derap november 0409 |
| derap november 0509 |
derap desember 0109 | derap desember 0209 |
| derap desember 0309 |
|
|
|
 |
 |
|
|
|
|