Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
 
eXTReMe Tracker
  DERAP REMAJA 2009


derap remaja adalah bahan pembinaan untuk remaja. disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan metode penyampaian.
telah terbit edisi 25. tahun XIII
para penulis derap remaja 2008 : pdt. addi soselia patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi artanto, pdt. didik tridjatmiko, pdt. wisnu sapto nugroho,
pdt. tabita kartika christiani, margaritifera lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto, samirono baru 72 komp. lpps, yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592 fax. 0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 25.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan memakai blangko yang dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi Artanto.
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank
.
 

Cara penggunaan Derap Remaja

Anatomi Materi

april 2009


Minggu 1: Salib Solusi llahi
Lukas 23:33-43

Minggu 2: Selanjutnya Terserah Anda
Kisah Para Rasul 17:29-34

Minggu 3: Berita Dusta, Integritas, dan Moralitas
Matius 28:11-15 dan Matius 5:37

Minggu 4: Ini Aku, Jangan Takut
Matius 14:22-33




Berita Dusta, Integritas, dan Moralitas


Bacaan: Matius 28:11 -15 dan Matius 5:37
Bahan yang diperlukan: alat tulis dan
kertas telegram atau sms


FOKUS




Dalam era informasi ini, tidak dapat disangkal bahwa lompatan kemajuan media komunikasi dan informasi memberi banyak manfaat positif dalam kehidupan manusia. Namun tidak sedikit pun petaka yang timbul ketika media tersebut disalahgunakan. Salah satu contohnya adalah gosip dan berita tidak benar, yang mudah beredar ke segala penjuru mata angin melalui SMS yang tidak bertanggung jawab. Di tengah kecenderungan tersebut, melalui pelajaran ini remaja belajar arti penting berbicara benar, menggunakan media komunikasi dan informasi secara benar, serta piawai menyikapi kebenaran segala macam berita.

Penjelasan Teks
Satu Fakta Beragam Berita

Satu fakta beragam berita! Demikianlah pro-kontra dalam menyoal hal kebangkitan Yesus dari kubur. Apa faktanya? Pada pagi hari, setelah hari Sabat lewat, mayat Yesus tidak ditemukan berada di dalam kubur-Nya. Apa penjelasan di balik raibnya mayat Yesus dari kubur-Nya? Inilah beritanya;
a. Yesus bangkit dan menang atas kuasa kematian.

Para malaikat memberitakan bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati. Kuasa kematian tidak lagi membelenggu-Nya. Para perempuan yang melihat dengan mata kepala sendiri tentang fakta tersebut, ditugaskan oleh para malaikat untuk memberitakan kebangkitan Yesus dari kematian kepada para murid-Nya (Matius 28: 7).

Kemudian Yesus sendiri (yang sudah bangkit dari kematian), menjumpai para perempuan tersebut dan memerintahkan agar mereka memberitakan bahwa Yesus yang bangkit akan menjumpai para murid-Nya di Galilea (Matius 28:10).

Keduanya, baik malaikat maupun Yesus sendiri, memberi rumusan perintah, "pergilah dan katakanlah," Para perempuan diperintahkan untuk menjadi pembawa berita tentang fakta kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Kesaksian yang diberikan oleh lebih dari satu orang (pihak), dalam hukum Yahudi mempunyai kekuatan yang solid. Kesaksian itu diperhitungkan dalam mekanisme pengambilan keputusan dalam proses peradilan. Kesaksian Yesus dan malaikat tersebut menjadi backup bagi kesaksian para perempuan yang biasanya tidak diperhitungkan. Jadi pembawa berita pertama tentang kebangkitan Yesus adalah Tuhan sendiri, yang hadir dalam diri malaikat dan Yesus. Suara Tuhan tentu memiliki wibawa yang sangat kuat dalam konsepsi orang Yahudi. Para perempuan adalah penerus kebenaran berita dari Tuhan: Yesus bangkit dan menang atas kuasa kematian

b. Mayat Yesus dicuri oleh para murid-Nya.

Saksi mata hilangnya mayat Yesus bukan hanya para perempuan, melainkan juga tentara penjaga. Para penjaga menyaksikan terjadinya gempa, melihat malaikat dengan wajah berkilauan menggulingkan batu penutup kubur yang mereka jaga. Lalu mayat Yesus tidak ada lagi di dalam kubur-Nya,
Mereka pun ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati (Matius 28:4). Mengapa mereka takut? Karena mereka berhadapan muka dengan kuasa Allah yang mahatinggi. Dalam perasaan takut itulah, kemudian mereka membuat laporan jaga kepada imam-imam kepala. Apa isi laporannya? Seharusnya segala fakta tentang Allah yang maha tinggi yang telah membangkitkan Yesus dari mati.

Namun, di tangan para imam kepala, fakta itu dimanipulasi. Imam-imam kepala memerintahkan agar para penjaga menjadi pembawa berita dusta: Yesus tidak bangkit, namun mayat-Nya hilang karena dicuri oleh para murid-Nya. Dibakar semangat permusuhan, para imam sengaja memutarbalikkan fakta, dan membangun opini yang menyesatkan. Para tentara juga sepakat untuk berdusta, dengan imbalan bayaran. Sekalipun isi beritanya cuma rekayasa dusta, namun kesaksian beberapa tentara penjaga, yang di back-up oleh imam-imam, cukup besar dampaknya bagi para pendengarnya. Itu sebabnya efektivitas beritanya juga cukup terasa. Matius mencatat bahwa pengingkaran terhadap kebangkitan Yesus itu tersiar di antara orang Yahudi sampai berpuluh-puluh tahun kemudian, saat Injil Matius ditulis (Matius 28:15).
Manakah yang benar dari dua berita di atas? Tentu berita yang dibawa oleh para perempuan. Berita yang sumbernya berasal dari Tuhan sendiri: Yesus sudah bangkit dan menang atas kuasa kematian.

Moralitas dan Integritas di balik Berita

Sebuah berita mungkin hanya terdiri dari beberapa kata. Tetapi yang pasti berita bukan sekedar rangkaian kata. la memiliki daya pengaruh yang ampuh. Apa yang membuatnya demikian sakti? Motivasi, integritas dan moralitas yang ada di dalamnya. Lihat saja motivasi, moralitas dan integritas para imam kepala dan para tentara. Kacaunya integritas dan moralitas mereka, menafasi berita sesat yang mereka siarkan. Cerita yang mereka siarkan terus bergema sampai pada masa penulisan injil Matius, bahkan sampai masa kini. Tidak mudah menghapus berita salah yang sengaja disiarkan secara luas. Kesalahan itu akan terus menjadi bagian dari sebuah sejarah, yakni sejarah kejahatan yang terus dikenang dan sulit hilang.
Tentang hal integritas dan moralitas dalam berkata-kata, Yesus sendiri pernah berujar, "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat" (Matius 5:37). Bagi Yesus berkata-kata adalah persoalan serius. Jika tidak ingin tersesat dan menyesatkan orang lain, maka setiap orang harus selalu menguji lebih dahulu kebenaran setiap berita yang akan ia katakan. Demikian juga dengan seluruh berita yang didengar dan dilihat. Hal berkata-kata (lisan dan tulisan) bukanlah soal membuka mulut atau memencet huruf semata; melainkan soal motivasi, moralitas dan integritas diri. Orang yang tidak menghargai kata-kata yang ditulis atau diucapkannya, adalah orang yang tidak memiliki integritas dan moralitas. Orang semacam itu tidak pantas menerima respek. Yesus menyebutnya sebagai "yang berasal dari si jahat."

Langkah-langkah Penyampaian
1. Tanyakan kepada remaja, "Mungkinkah dalam hidup sehari-hari kita mensterilkan udara dan lingkungan hidup di sekeliling kita dari segala jenis virus penyakit?" Jawabannya adalah, "Tidak mungkin." Bagaimanapun usaha yang dilakukan, virus itu akan tetap ada. Kalau begitu apa yang harus kita lakukan dalam hidup ini agar tidak sakit? Perkuat kekebalan tubuh.
2. Kaitkanlah isu membangun kekebalan tubuh tersebut dengan hal memperkuat kekebalan terhadap virus informasi. Gosip dan berita bohong yang disebarkan melalui media komunikasi dan informasi adalah "virus" informasi yang merusak kehidupan. Sebagai contoh, paparkan kepada remaja timbulnya keresahan pengguna HP di awal tahun 2008, terkait dengan beredarnya SMS ngaco tentang angka 666 dan SMS santet (usahakan dapat liputannya di koran). Berikut adalah beberapa contoh SMS tersebut:

"jgn pakai jaringan HP bernomor 666! Awas ANTIKRIS!
• Pemilik 666: antikris, teroris! Ayo Lawan!
• SMS layar warna merah, jgn dibuka. Awas santet!

• Ank-ank Tuhan jgn gunakan jaringan merah 666: SETAN!
• Lht lyr mrh di hp, cepat tutup: bisa mati!

3. Ajaklah remaja menyadari pentingnya membaca dan mengkritisi motivasi yang ada di belakang penyebaran sebuah informasi. Biasanya motivasi pembuat dan pengirim berita akan sangat mempengaruhi kadar kebenaran berita itu sendiri. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa dalam motivasi tersebut terkandung unsur moralitas dan integritas dari sang pengirim.
4. Refleksikanlah fakta dan berita seputar peristiwa kebangkitan Yesus (lihat Penjelasan Teks)
a. Fokuskan perhatian pada kualitas berita yang disiarkan oleh para imam kepala dan para tentara penjaga. Moralitas dan integritas diri mereka yang pincang, menghasilkan berita yang sumbang dan membahayakan. Berita mereka menjadi semacam "virus" jahat yang merusak fakta dan sejarah kebangkitan Yesus. Motivasi bermusuhan yang menghancurkan menjadi nafas berita dusta penuh rekayasa.
b. Tekankan juga kepada remaja bahwa di era informasi ini, mereka dipanggil untuk menjadi pemberita-pemberita yang benar. Kutiplah Mat 5:37. jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.
Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Bagi Yesus, berbicara (tulisan dan lisan) adalah persoalan yang sangat serius (lihat Penjelasan Teks bagian moralitas dan integritas di balik berita). Motivasilah remaja untuk menjadi pemberita-pemberita yang membawa berkat, seperti halnya para perempuan yang memberitakan kebangkitan Yesus. Karena berita perempuan itu, banyak orang hidup ber pengharapan kepada Yesus yang bangkit.
5. Sebagai aplikasi, pandulah remaja untuk menyikapi berita dan menjadi pemberita yang kritis dan benar. Caranya? Ada tiga filter yang harus diperhatikan: Setiap berita harus : benar, penting, bermanfaat dan membangun. Sampaikan ilustrasi ini.

Suatu kali seorang sahabat Sokrates sebut saja namanya "Si A" bermaksud menyampaikan berita burung tentang sahabat Sokrates yang lain "Si B".
A: Sokrates, aku ingin menyampaikan kabar orang tentang sahabat kita Si B padamu. Maukah engkau mendengarnya?
Skr: Oh tentu mau, sahabatku. Namun sebelum kamu menceri terakannya kamu harus melewati tiga syaratku.
A: Tiga syarat? Apa itu?
Skr: Apakah kamu yakin bahwa berita yang kamu bawa itu benar? A: Tentang hal itu aku kurang yakin, sebab aku mendengar . kisah ini dari orang lain
Skr: Apakah berita itu sangat penting?
A: Saya kira biasa saja; dibilang penting: tidak! dibilang tidak penting: juga tidak!
Skr: Apakah berita itu bermanfaat dan membangun sahabat kita Si B?
A: Saya kira tidak. Mungkin malah menyakitkan baginya.
Skr: Sebaiknya kamu telan saja berita itu. Aku tidak sudi mendengarnya.
6. Akhiri pelajaran dengan kegiatan kreatif di bawah ini.

Kegiatan Kreatif
Lomba SMS benar, penting dan bermanfaat.
a. Mintalah remaja membuat berita cerdas tentang "Kebangkitan Yesus" dalam format telegram/ SMS dengan kriteria:
• Sefaktual mungkin, sebenar mungkin isi beritanya, sebaik mungkin manfaatnya bagi penerima SMS
• Jumlah huruf maksimal 25 huruf (atau sejumlah tertentu)
b. Bagikan kertas untuk menulis berita "SMS/telegram" kepada remaja,
c. Setelah kertas SMS dikumpulkan kembali,tetapkanlah SMS terbaik sebagai pemenangnya. Jadikan SMS tersebut sebagai The Best SMS untuk dikirim kepada orang lain.

| derap desember 0408 | derap januari 0109 | derap januari 0209 |
| derap januari 0309 | derap
januari 0409 | derap februari 0109 |
| derap februari 0
209|derap februari 0309 | derap februari 0409 |
| derap maret 0109 | derap maret 0209 | derap maret 0309 |

|
derap maret 0409| derap maret 0509 | derap april 0109 | derap april 0209 |



 
 
 
Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi