Penjelasan Teks
1. Ay. 22: Ishak dan Ribka mengetahui bahwa mereka akan melahirkan bayi kembar yang saling bertolak belakang dalam banyak hal, Hal ini membuat mereka berduka. Mereka sadar bahwa ketika kedua anak mereka "bertolak-tolakan" maka keduanya akan memiliki perbedaan yang menyebabkan terjadinya konflik di masa depan bagi keluarga mereka, Perkataan Ribka, "Jika demikian halnya, mengapa aku hidup," menunjukkan betapa dia menyesali keadaan kedua anak kembarnya. Perkataan Ribka memperlihatkan bahwa perbedaan yang bertolak belakang diyakini akan mendatangkan konflik dalam keluarganya.
2. Ay. 25-27: Esau dan Yakub lahir sebagai saudara kembar yang berbeda. Perbedaan mereka menyangkut perbedaan fisik, kebiasaan, dan karakter. Esau memiliki tubuh berbulu dan merah warna kulitnya, serta memiliki kebiasaan berburu dan lebih suka tinggal di padang. Yakub lebih tenang dari Esau dan lebih suka tinggal di kemah. Sebenarnya keadaan Esau dan Yakub menunjukkan bahwa sekalipun berasal dari rahim yang sama, bahkan saudara kembar sekalipun, manusia dapat berbeda satu sama lain. Perbedaan selalu ada bahkan menjadi bagian dalam kehidupan manusia.
3. Ay. 28: Ishak lebih sayang Esau daripada Yakub, sebaliknya Ribka lebih sayang Yakub daripada Esau. Sikap Ishak dan Ribka terhadap kedua anak mereka merupakan salah satu sumber konflik antara Esau dan Yakub. Walaupun tidak diceritakan secara detail bagaimana perlakuan mereka terhadap Esau dan Yakub, namun sudah dapat dipastikan bahwa perlakuan Ishak kepada Esau sangat berbeda terhadap Yakub, begitu juga Ribka. Sikap Ishak dan Ribka yang tidak netral menyikapi perbedaan, malah berpihak pada salah satu anak, menjadi sumber pemicu konflik di masa depan keluarga mereka.
Langkah-langkah Penyampaian
1. Kegiatan diawali dengan permainan melihat perbedaan (penjelasan permainan ada di bagian Kegiatan). Tujuan permainan ini adalah mengajak para remaja menyadari bahwa perbedaan selalu ada dalam kehidupan mereka.
2. Selanjutnya ajak remaja untuk membahas teks Alkitab, Ajaklah mereka untuk berpikir kritis mengenai faktor penyebab konflik di tengah keluarga Ishak. Penyebab konflik keluarga Ishak bukan terletak pada perbedaan karakter Esau dan Yakub, melainkan sikap Ishak dan Ribka terhadap perbedaan kedua anaknya. Misalnya Ribka yang melihat anak kembarnya yang berbeda bersikap menyesali dan memahami perbedaan ini sebagai sumber konflik. Demikian pula sikap Ishak dan Ribka yang tidak netral, berpihak dan memberikan perlakukan yang berbeda kepada salah satu anak mereka. Berilah contoh hidup sehari-hari remaja, dimana kadangkala orangtua pun memperlakukan hal yang sama seperti Ishak dan Ribkah terhadap anak-anak mereka. Misalnya, orangtua yang membedakan anak-anaknya karena prestasi belajar anak; atau anak-anak yang dibedakan karena karakter atau penampilan fisik oleh keluarga besarnya. Gunakan cerita ITIK BURUK RUPA sebagai ilustrasi (lihat dibawah).
3. Tunjukkanlah kenyataan hidup di Indonesia yang sulit untuk bersatu. Sulitnya bersatu disebabkan oleh penghayatan tentang perbedaan itu sendiri. Perbedaan dihayati sebagai sumber konflik sehingga perbedaan tidak boleh diberi tempat dan segala hal yang berbeda harus diseragamkan atau ditiadakan. Misalnya pemerintahan orde baru, kita dilarang untuk membicarakan secara terbuka segala hal yang terkait dengan isu SARA (suku, agama, ras dan antar golongan). Selain itu perbedaan pun disikapi dengan keberpihakan pemerintah atau masyarakat terhadap kelompok tertentu, sehingga melahirkan diskriminasi dalam masyarakat. Mintalah remaja untuk menceritakan pengalaman-pengalaman diskriminasi yang pernah mereka alami di tengah keluarga, sekolah, gereja atau masyarakat. Contoh: remaja-remaja dari etnis China "dipalak" oleh remaja/orang dewasa pribumi karena dianggap orang kaya. Remaja Kristen diejek oleh remaja-remaja dari agama yang berbeda.
4. Berikanlah contoh-contoh konflik yang terjadi di Indonesia akibat kesalahan pemahaman tentang perbedaan. Contoh-contoh tersebut yaitu:
a. Tragedi Mei 1998. Sebenarnya tragedi ini bukanlah konflik antar etnis semata, melainkan konflik politik yang memanfaatkan perbedaan etnis. Ketika Indonesia berada dalam krisis ekonomi yang parah pada tahun 1997, ada tuduhan-tuduhan yang berasal dari persepsi bahwa etnis Cina adalah "binatang ekonomi" yang menyebabkan kekacauan ekonomi di Indonesia. Maka pada kerusuhan 13-15 Mei 1998 banyak korban kekerasan ada-lah etnis Cina yang dilakukan oleh pribumi. Sebagian besar toko-toko dan rumah yang dibakar dan dijarah milik orang Cina. Bahkan perempuan-perempuan Cina menjadi korban perkosaan masal dalam tragedi tersebut. Sebenarnya ketegangan etnis antara Cina dan pribumi sudah berlangsung sejak zaman pemerintah Belanda. Pada masa pemerintahan orde baru, perbedaan etnis ini semakin diperparah dengan beberapa peraturan diskriminatif terhadap etnis Cina, misalnya semua budaya Cina (seperti tahun baru Imlek, bahasa Mandarin, dll.) tidak boleh dipergunakan secara terbuka.
b. Konflik antara etnis Madura dan Dayak di Kalimantan. Beberapa kali di Kalimantan terjadi "perang terbuka" antara etnis Madura dan Dayak. Sumber konflik yang menahun ini bukanlah karena perbedaan etnis melainkan karena persoalan lahan di Kalimantan. Persoalan lahan ini sebenarnya bersumber dari perbedaan budaya antara Dayak dan Madura tentang tanah. Bagi orang Dayak, tanah/lahan adalah bumi/rumah mereka sehingga pantang bagi mereka untuk menjual tanah/lahan mereka kepada orang lain.
Oleh karena itu orang-orang Dayak meminjamkan tanah mereka kepada pendatang termasuk kepada kelompok orang Madura. Namun orang Madura rupanya mempunyai pemahaman yang berbeda tentang tanah/lahan yang dipin jamkan kepada mereka. Masalah inilah yang menyebabkan permusuhan antara
Madura dan Dayak berlangsung turun temurun dan berlangsung sampai sekarang.
c. Konflik antara orang Muslim dan Kristen di Ambon tahun 1999. Sebenarnya sejak dulu hubungan antara orang Kristen dan Muslim di Ambon tidak bermasalah.
Namun situasi pergolakan reformasi dipakai oleh kelompok tertentu untuk tujuan memecah belah persatuan di Indonesia. Persoalan pribadi antara dua orang penduduk Ambon yang kebetulan berbeda agama dipakai oleh kelompok ini untuk mengobarkan peperangan antar penduduk Ambon. Isu agama akhirnya menjadi alasan kuat untuk menyebut konflik di Ambon sebagai konflik agama. Kedua belah pihak, orang Muslim dan Kristen, saling menyerang.
Banyak mesjid maupun gereja dihancurkan, demikian pula dengan rumah-rumah rakyat. Selain itu korban jiwa dari kedua pihak tak terhitung jumlahnya ketika mereka saling menyerang siapa saja yang berbeda keyakinan dengan mereka.
5. Akhirilah kegiatan dengan menaikkan Doa Bapa Kami dalam bahasa daerah (terlampir). Tujuan dari kegiatan ini adalah menghayati bahwa perbedaan bukanlah penyebab perpecahan. Perbedaan malahan menjadi kekayaan dan kekuatan untuk bersatu.
Kegiatan Kreatif
Permainan "Melihat Perbedaan"
Mintalah remaja untuk berpasangan berdua dengan remaja lainnya. Setetah mereka berpasangan berilah masing-masing pasangan sebuah cermin. Mintalah seluruh pasangan untuk mengamati diri mereka secara bersamaan, hal-hal apa saja yang berbeda antara diri mereka dengan pasangannya. Misalnya bentuk alis atau bibir, dll; begitu juga jika ada perbedaan etnis.
Doa Bapa Kami dalam bahasa daerah:
Kanjeng Rama ing swargi mugi asma Dalem kaluhurna (Jawa)
Karajaan Anna mugi rawuh. Pangersa Ama mugi (Sunda)
Di banua tonga on songon nadi banua ginjang. Lehon ma tu hami sadari on hangoluan siapari (Batak Toba)
AlemiNdu salah kami bagi ni alemi kami salah kalak si lit man kami (Batak Karo)
ba boi fa'amoi ndra'aga ba wanandraigo,efa 'oga moroi bazilo sokhi (Nias)
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya
Amin.
(disadur dari Wikipedia Indonesia: http://id.wikipedia.org/wiki/Doa Bapa Kami dalam berbagai bahasa)
Ilustrasi
ITIK BURUK RUPA - H.C Anderson
Pada suatu musim panas yang indah di pedesaan, seekor Ibu Itik sedang menunggu telur-telurnya menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik kecil dari telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar si Ibu Itik mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak itik kecil yang keluar sangatlah buruk rupa.
"Aku tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!" Si ibu Itik berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepala saat ia melihat anak bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang buruk rupa, dan karena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia.
Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu menertawakannya. la merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik mencoba menghiburnya.
"Ah Itik Buruk Rupa yang malang!" la berkata. "Mengapa kau sangat berbeda dengan yang lain?" Dan si Itik Buruk Rupa merasa lebih sedih lagi. Dia diam-diam menangis pada saat malam, la merasa tidak ada yang menyukainya. "Tidak ada yang menyayangi aku, semua meledekku! Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?"
Lalu pada suatu hari, saat matahari terbit, ia melarikan diri dari pedesaan. la berhenti di tepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, "Tahukah kalian itik lain yang punya bulu abu-abu seperti aku?" Tetapi semuanya menggelengkan kepala sambil mencibir.
"Kami tidak kenal satupun yang sejelek kamu." Si Itik tidak kehilangan semangat, dan terus bertanya-tanya. la pergi ke kolam yang lain dan bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama. la terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang penglihatannya sudah kabur menangkapnya karena menyangka ia seekor angsa betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya.
"Tunggu saja! Kalau kau tidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan memasakmu!" Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan diri. Sekali lagi, ia sendirian. la berlari sejauh mungkin, dan pada pagi hari ia pun bersembunyi dibalik alang-alang. "Jika tidak ada yang suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya." Disana banyak makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terbang ke selatan.
"Seandainya aku bisa seperti mereka, sehari saja!" Kata si Itik dengan penuh kekaguman. Musim dingin datang dan air di atas alang-alang membeku. Si Itik meninggalkan tempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. la jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku jaketnya yang besar. la membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya mereka bisa merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik di rumah petani sehingga ia bisa bertahan pada musim dingin yang menggigit.
Pada musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan untuk melepasnya di kolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya sendiri terpantul di air yang jernih. "Astaga! Aku sudah berubah sekali! Aku hampir tidak mengenali diriku!" Kumpulan angsa kembali ke utara dan turun ke kolam. Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan mereka.
"Kami juga angsa seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?" tanya mereka dengan hangat. "Ceritanya panjang," kata si Angsa Muda ini, masih terkejut dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya bersama angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil di tepi sungai berkata, "Lihatlah angsa muda itu! la yang terbagus dari semuanya!"Dan ia pun menjadi bahagia sejak saat itu.
Disadur dari
http://www.nutrisibalitacerdas.com/home.php?act=article&mode=read&category lD=4&articlelD=43
| derap desember 0408 | derap januari 0109 | derap januari 0209 |
| derap januari 0309 |
derap januari 0409 | derap februari 0109 |
|
derap februari 0209|derap februari 0309 | derap februari 0409 |
| derap maret 0109 |
derap maret 0209 | derap maret 0309 |
|
derap maret 0409| derap maret 0509 | derap april 0109 | derap april 0209 |
| derap april 0309 | derap april 0409 | derap april 0509 |
|
derap juni 0109 | derap juni 0209 | derap juni 0309 | derap juni 0409 |
| derap juli 0109 |
derap juli 0209 | derap juli 0309 | derap juli 0409 |
| derap agustus 0109 | derap agustus 0209 |