 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
derap remaja adalah bahan
pembinaan untuk remaja.
disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu
bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan
metode penyampaian.
telah terbit edisi 23. tahun
XII
para penulis derap remaja
2008 : pdt. addi soselia
patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi
artanto, pdt. didik
tridjatmiko, pdt. wisnu
sapto nugroho,
martin sutedja, pdt. tabita
kartika christiani,
margaritifera
lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto,
samirono baru 72 komp. lpps,
yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592
fax. 0274) 543001
Harga per eksemplar Rp.
20.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan
memakai blangko yang
dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA
cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi
Artanto.
Segera kirimkan
pemberitahuan pengiriman
bank.
|
|
|
|
|
September 2008 |
|
Minggu 1:
Menyongsong Kemajuan
2Timotius 3:1-9, 14-17
Minggu 2:
Kritis, Realitis, Berpengharapan
Bilangan 13:25-14:4
Minggu 3:
Remaja Harus Nakal?!@#$%^&*
1 Timotius 4:12
Minggu 4:
Top Gen (Bukan Top Gun)
1 Samuel 17: 20-50
|
Top Gen (Bukan Top Gun)
1 Samuel 17:20-50
|
Penjelasan Teks
Berapakah usia Daud? Tidak disebutkan dalam Alkitab. Kita hanya bisa menduganya. Dia adalah anak bungsu dari keluarga Isai. Ketika diurapi wajahnya kemerah-merahan (1 Sam 16:12). Gambaran itu menunjukkan ia belum matang. Mungkin juga belum mencapai usia akil baliq. Kalau dikatakan kakaknya ikut berperang (Eliab yang tertua ikut), kita bisa menduga usianya masih cukup muda hingga dapat ikut berperang. Dengan demikian, kita bisa mengatakan Daud masih remaja.
Namun dalam usia remaja Daud mampu menunjukkan sikap yang luar biasa. Salah satunya adalah dengan mengalahkan Goliath. Musuh yang mustahil - dalam anggapan orang - dikalahkannya. Remaja seperti apakah Daud, hingga ia mampu mengatasi tantangan dan kendala di hadapannya?
Daud adalah remaja yang ingin tahu dan peduli
Dialog Eliab dengan Daud menunjukkan sikap itu. Dengan marah Eliab berujar: "Mengapa engkau datang?... Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran." Dan Daud menjawab: "... Hanya bertanya saja!" (1 Sam 17:28-29) Keingintahuan Daud yang besar itulah yang kerap mendorong ia melongok arena pertempuran. Tidak berhenti sampai ingin tahu, ia juga punya hati yang peduli. Ketika didengarnya kata-kata ejekan Goliat, ia berkata: "Siapakah orang Filistin yang tidak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan daripada Allah yang hidup?"(1 Sam 17;26b).
Daud adalah remaja yang memiliki keyakinan dan rasa percaya diri yang kuat.
Ejekan itu membangkitkan patriotisme Daud. la pun dengan penuh keyakinan siap menantang Goliat. Keyakinan dan rasa percaya diri yang besar bukan sekedar gertak sambal belaka. Pengalaman yang dilaluinya melawan singa atau beruang menjadi kekuatan yang menyatu dengan dirinya. la bukan sekedar berani melawan, nekat. la punya pengalaman bertarung dengan mahluk buas dan menang.
Daud adalah remaja yang tidak mudah putus asa.
Keinginan kuat Daud untuk melawan Goliat ternyata tidak disambut dengan baik. Saul bahkan meragukan kekuatannya (ay 33).
Ketika pun diberi kepercayaan persoalan lain datang. Pakaian perang yang dikenakan terlalu berat untuk tubuh kecilnya, hingga ia tidak mampu berjalan (ay 39). Berperang tanpa pakaian perang? Sulit untuk dipercaya. Namun, ia tetap yakin mampu mengalah Goliat tanpa perlengkapan dan senjata perang sekalipun.
Daud adalah remaja yang pandai mengatur strategi.
Daud siap berperang bukan tanpa persiapan. Kemahirannya menembak dengan semacam ketapel telah cukup teruji. Tidak itu saja, ia juga memilih batu-batu terbaik yang licin untuk perlengkapan senjatanya. la mengambil lima batu. Bukan hanya satu, untuk berjaga-jaga siapa tahu tembakannya meleset. la menyiapkan strategi perang dengan baik.
Daud adalah remaja yang percaya pada penyertaan Tuhan.
Keyakinan, keberanian dan tekad Daud tak semata didukung oleh pengalamannya. la yakin akan penyertaan Tuhan. Perkataan Daud menunjukkan imannya: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam..." (ay 45).
Langkah-langkah Penyampaian
* Ajak remaja berteriak: "saya bisa!" Ajak mereka merenung benarkah mereka bisa? Tanyakan apakah mereka sering putus asa? Tanyakan juga, apakah mereka punya tokoh idola? Sejauh mana tokoh idola itu mempengaruhi mereka? Tahukah mereka kelemahan tokoh idolanya? Kebanyakan orang menutup mata terhadap kelemahan tokoh idolanya!
* Perkenalkan mereka dengan tokoh remaja yang luar biasa, yaitu Daud (jika perlu diperagakan oleh remaja yang tubuhnya kecil, atau menggunakan boneka). Banyak orang meragukan kemampuannya. Apalagi saat melawan Goliat (peragakan juga dengan remaja yang berbadan besar), prajurit bertubuh besar dan mahir berperang dari Filistin. Namun Daud menunjukkan sikap-sikap generasi muda yang unggul. Jelaskan sikap-sikap Daud berdasarkan Penjelasan Teks di atas.
* Tantang remaja memiliki sikap seperti itu. Persoalan, kendala senantiasa ada dalam hidup kita. Seringkali kita menyelesaikan ala TOP GUN, dalam arti menggunakan senjata (Inggris: gun) atau kekerasan. Sikap itu tidak akan membawa pada penyelesaian. Sebaliknya remaja perlu mengembangkan sikap seperti generasi unggul (TOP GEN). Menyelesaikan persoalan dengan taktis, seperti Daud. Untuk itu remaja perlu membekali diri dengan pengenalan diri, sehingga tahu kelebihan dan kekurangannya.
* Masuklah dalam kegiatan. Simpulkan, bahwa ternyata pada setiap kita telah tersimpan sikap-sikap manusia unggul. Asahlah senantiasa agar makin terlihat dalam kehidupan remaja.
Kegiatan Kreatif
SHARING
Bagi remaja dalam kelompok kecil (5 orang). Minta mereka menceritakan tantangan atau rintangan yang pernah mereka hadapi. Dan bagaimana mereka mengatasinya.
Ilustrasi
SAMPAH = ‘EMAS'?
Pernah melihat sampah? Tentu saja. Pada umumnya orang jijik dengan sampah, menjauhi sampah. Namun, bagi para pemulung, sampah adalah "emas" yang memberikan mereka kehidupan. Sampah, benda yang sama, ditatap dengan cara yang berbeda menghasilkan hal yang berbeda. Generasi unggul senantiasa mampu melihat dari sudut yang berbeda !
|
Bahan yang diperlukan :
--
Fokus :
Tantangan dan kendala senantiasa ada dalam hidup kita. Di masa remaja kerap kali tantangan dan kendala yang dihadapi tidaklah ringan. Namun, dengan semangat juang yang tinggi, dalam pengharapan pada Tuhan dan strategi jitu, semua tantangan dan kendala menjadi peluang untuk maju. Pelajaran ini dirancang agar remaja memiliki sikap dan semangat pantang menyerah. Suatu sikap top generation (disingkat TOP GEN). Generasi unggul yang siap menaklukkan tantangan, kendala dan kesulitan yang menghadang.
|
|
|
|derap des 0507|derap
jan 0108 |derap jan 0208 | derap jan 0308 |
|
derap jan 0408 | derap feb 0108 | derap feb 0208 | derap feb 0308 |
| derap feb 0408 |
derap maret 0108 | derap maret 0208 | derap maret 0308 |
| derap maret 0408 |
derap maret 0508 | derap april 0108 | derap april0208 |
| derap april0308 | derap april0408 | derap mei 0108 | derap mei 0208 |
| derap mei0308 | derap mei0408 | derap juni 0108 | derap juni 0208 |
| derap juni 0308 |
derap juni 0408 | derap juni 0508 | derap juli 0108 |
| derap juli 0208 |
derap juli 0308 | derap juli 0408 | derap agustus 0108 |
| derap agustus 0208 |
derap agustus 0308 | derap agustus 0408 |
| derap agustus 0508 |
derap September 0108 | derap September 0208|
| derap September 0308 |
|
|
|
 |
 |
|
|
|
|