Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
  DERAP REMAJA 2008


derap remaja adalah bahan pembinaan untuk remaja. disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan metode penyampaian.
telah terbit edisi 23. tahun XII
para penulis derap remaja 2008 : pdt. addi soselia patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi artanto, pdt. didik tridjatmiko, pdt. wisnu sapto nugroho,
martin sutedja, pdt. tabita kartika christiani, margaritifera lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto, samirono baru 72 komp. lpps, yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592 fax. 0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 20.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan memakai blangko yang dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi Artanto.
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank
.
 

Cara penggunaan Derap Remaja

Anatomi Materi

Mei 2008


Minggu 1: Apa Ukurannya: Iman atau Kasih?
Matius 25:31-46

Minggu 2: Yesus Naik ke Sorga, Bagaimana Kita?
Kisah Para Rasul 1:6-11

Minggu 3: Jasmani atau Rohani?
Galatia 5:16-26

Minggu 4: Majemuk Tetapi Tetap Satu
Yesaya 45:1-8

Yesus Naik ke Sorga, Bagaimana Kita?
Kisah Para Rasul 1:6-11


Penjelasan Teks
Pergi untuk Memberi Kesempatan

Philip Yancey, dalam bukunya Bukan Yesus yang Saya Kenal (diterjemahkan dari The Jesus I Never Knew), mencoba menjawab pertanyaan apa yang dilakukan Yesus setelah naik ke sorga. Apakah seperti prajurit yang memenangi pertempuran dan pulang dengan gempira? Atau seperti seorang astronot, yang kembali ke bumi dengan sukses setelah melewati berbagai rintangan di antariksa?
Salah satu jawaban yang kemungkinan besar kita berikan adalah bahwa Yesus naik ke surga untuk menerima kemuliaan, duduk kembali di tahta suci-Nya. Tentu saja benar. Tetapi, menurut Yancey, tidak semata-mata itu. Lalu apa? Menurutnya, kenaikan Yesus adalah sebuah pemberian kesempatan bagi manusia untuk menjadi saksi-Nya. Hal ini tampak dalam kisah kenaikan Yesus menurut Kisah Para Rasul. Perintah untuk menjadi saksi Tuhan disampaikan sesaat sebelum Yesus naik ke sorga.

Mengingatkan pada Elia
Cerita kenaikan Yesus mengingatkan para pendengar/pembaca Alkitab saat itu pada cerita nabi Elia (2 Raja 2:4-15). Di sana terdapat kesejajaran yang menarik untuk diperhatikan.
Kenaikan Elia adalah media pendele¬gasian tugas dari Elia kepada Elisa. Untuk tugas itu, Elisa meminta "kuasa" agar mampu menjalankan tugas Elia. Hal itu diterimanya saat melihat kenaikan Elia, Elisa mendapatkan dua bagian dari roh sang guru.
Kenaikan Yesus adalah juga pendelegasian tugas dari Yesus kepada murid-murid-Nya. Pendelegasian itu ditandai dengan perintah Yesus kepada mereka, "Kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea, dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi." Tugas menjadi saksi tidaklah mudah. Untuk tugas itu, la juga memberikan "kuasa" (Yunani: dunamis, yang berarti kekuatan/power) dalam bentuk Roh Kudus. Roh diberikan karena para murid melihal Yesus yang naik.
Setelah Elia pergi, Elisa menggantikan perannya sebagai nabi. Setelah Yesus naik ke surga, para murid yang telah dikuasai Roh itu berperan mengabarkan Injil sebagaimana yang diamanatkan Yesus.

Terbengong-bengong
Kenaikan Yesus menciptakan keterkejutan di kalangan para murid. Itulah sebabnya, setelah melihat Yesus yang naik, dan akhirnya tertutup awan, mereka terus menatap langit biru yang kosong. Sampai kemudian dua malaikat (digambarkan dengan dua orang berpakaian putih) mengingatkan mereka agar segera melaksanakan perintah Yesus.
Memandang ke langit tidak hanya menunjukkan sikap tubuh mereka, tetapi juga sikap hati dan pikiran mereka, Mereka memandang ke langit dalam paradigma "Yesus akan segera datang," Pikiran mereka melulu diarahkan "ke atas" sehingga bisa terjadi melupakan tugas di bumi ini.

Pergi untuk Datang Kembali
Berita yang disampaikan malaikat berIanjut, bahwa Yesus akan datang kem¬bali dengan cara yang sama. "Cara yang sama" tidak serta merta Yesus turun lagi dari surga sana, tetapi lebih menunjuk pada cara yang tidak terpikirkan oleh manusia. Justru karena itu, berkarya terus, jangan terus-terusan menatap langit, karena Yesus akan datang dalam cara yang tidak terpikirkan.

Langkah-langkah Penyampaian
1. Ajak remaja mengamati kegiatan gerejawi saat merayakan hari Kenaikan Yesus. Apakah ada panitia khusus? Kegiatannya apa saja? Sejauh mana mereka mengingat/menghayati peristiwa kenaikan Yesus? Tanyakan juga apakah mereka merasa bahwa kenaikan Yesus adalah hal penting dalam kehidupan orang Kristen? Jika ya, apa makna kenaikan Yesus buat mereka?
2. Kenaikan Yesus tentulah menciptakan keterkejutan dalam diri para murid. Itulah sebabnya dikatakan dalam Alkitab kalau mereka terbengong-bengong sambil menatap ke langit kosong. Sikap itu membuat mereka melupakan tugas dan tanggung jawab mereka. Padahal kenaikan adalah upacara pendelegasian tugas dari Yesus kepada murid-murid. Karena sikap mereka, 2 malaikat mengingatkan mereka untuk berkarya sesuai dengan tugas (lihat Penjelasan Teks).
3. Tanyakan kepada remaja, apakah mereka pernah melihat upacara pendelegasian tugas (misalnya pelantikan seseorang untuk jabatan tertentu)? Itulah makna kenaikan Yesus memberikan wewenang, dan karenanya Roh Kudus dianugerahkan sebagai simbol kuasa Tuhan yang ada pada mereka. Oleh para murid, persekutuan umat Tuhan semakin meluas, hingga terbentuklah gereja. Gereja pada masa kini adalah gereja yang juga mendapat tugas yang sama dengan para rasul, Itu berarti orang Kristen - termasuk remaja - juga punya tugas yang sama.
4. Tekankan kepada remaja, merayakan kenaikan Tuhan adalah perayaan yang mengingatkan tugas kita pada masa kini, yaitu tugas menjadi saksi Yesus.

Bahan yang diperlukan:
Disesuaikan dengan kegiatan yang akan dirancang (bisa balon gas berisi kata-kata yang menguatkan, atau kegiatan-kegiatan lain sesuai kreativitas remaja).

Fokus:
Kenaikan Yesus seringkali dilalui sebagai hari raya gerejawi yang tidak terlalu kuat gaungnya. Biasa-biasa saja. Padahal, kenaikan Yesus adalah juga peristiwa pen ting. Peristiwa ini dapat dilihat sebagai pendelegasian tugas dan tanggungjawab, dari Yesus kepada murid-murid-Nya. Tentu saja pendelegasian itu diteruskan kepada diri kita, murid-murid Yesus pada zaman sekarang. Melalui pelajaran ini remaja semakin mengerti makna kenaikan Yesus, sehingga mau berkarya terus melanjutkan tugas yang Tuhan perintahkan.



Ilustrasi
Seandainya Anda berjalan masuk ke sebuah kota untuk mencari rumah seseorang, Anda bertemu dengan seseorang dan Anda bertanya kapadanya di mana letak rumah tersebut, Dan ia mengatakan sebagai berikut, "Oh, ya, jkuti saja jalan utama ini sampai ketemu gereja. Kemudian berbeloklah ke kanan dan ikutilah dua jalan berikutnya, kemudian berbeloklah ke kiri... Rumah yang Anda cari adalah rumah ke lima di sisi kanan jalan itu."
Seandainya Anda mendengar semua itu, mungkin Anda akan mudah lupa. Melihat Anda bingung, orang itu berkata kepada Anda, "Baiklah, saya akan pergi bersama Anda dan memperlihatkan jalan ke sana. Ikutlah saya."
Itulah yang dimaksud Yesus dengan menjadi saksi...
(disadur dari Frank Mihalic, 1500 cerita bermakna).
Tanyakan kepada remaja, "Tahukah Anda di mana ujung bumi, sebagai yang Yesus katakan kepada murid-muridNya?" Ujung bumi pada waktu itu dipahami sebagai Roma. Sebab Roma adalah wilayah yang teramat luas. Namun, di manakah ujung bumi saat ini? Ujung bumi adalah tempat tepat di mana Anda berdiri. Bersaksi dengan demikian dimulai dari diri Anda sendiri.

Kegiatan
Merancang kegiatan Kenaikan Yesus secara kreatif. Selama ini banyak kegiatan berkaitan dengan Natal atau Paskah, sepertri kunjungan Natal (Christmas carol), akti sosial, dll. Sekarang ajaklah remaja membuat kegiatan berkait dengan kenaikan Tuhan secara kreatif. Misalnya melepaskan balon gas yang di dalamnya telah dimasukkan kata-kata yang menguatkan (tapi jangan eksplisit menyebutkan ayat-ayat seperti upaya kristenisasi yang dilakukan beberapa kelompok kekristenan). Dengan anggapan, begitu banyak orang yang perlu dikuatkan. Atau carilah kegiatan yang lain sesuai kreativitas remaja.





|derap des 0507|derap jan 0108 |derap jan 0208 | derap jan 0308 |
| derap jan 0408 | derap feb 0108 | derap feb 0208 | derap feb 0308 |
| derap feb 0408 | derap maret 0108 | derap maret 0208 | derap maret 0308 |
| derap maret 0408 | derap maret 0508 | derap april 0108 | derap april0208 |
| derap april0308 | derap april0408 | derap mei 0108 |

 
 
Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi