Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
 
eXTReMe Tracker
  DERAP REMAJA 2008


derap remaja adalah bahan pembinaan untuk remaja. disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan metode penyampaian.
telah terbit edisi 23. tahun XII
para penulis derap remaja 2008 : pdt. addi soselia patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi artanto, pdt. didik tridjatmiko, pdt. wisnu sapto nugroho,
martin sutedja, pdt. tabita kartika christiani, margaritifera lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto, samirono baru 72 komp. lpps, yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592 fax. 0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 20.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan memakai blangko yang dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi Artanto.
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank
.
 

Cara penggunaan Derap Remaja

Anatomi Materi

Desember 2008


Minggu 1:
Tunaikan Tugas Pelayananmu!
2Timotius 4:1-8


Minggu 2:
Harap-harap Cemas: Berdoa dan Berjaga
Lukas 21:25-36

Minggu 3:
Ruang Tunggu atau Medan Pelayanan?
Lukas 13:6-9

Minggu 4:
Natal: Lahir dan Hidup untuk Melayani
Matius 24:45-51



Tunaikan Tugas Pelayananmu!
2 Timotius 4:1-8

Penjelasan Teks
1. Timotius adalah seorang muda yang rajin melayani bersama-sama dengan Paulus. Motivasi, dedikasi, dan semangat pelayanan Timotius telah Paulus saksikan sendiri (II Tim. 3:10-11). Kini akhir hidup Paulus sudah dekat. la meninggalkan pesan agar Timotius tetap melakukan tugas-tugas pelayanan.
2. Sistematika / urut-urutan pesan Paulus adalah sebagai berikut:

Isi pesan :
Pembukaan :



Latar belakang pesan :



Isi pesan :



Penutup (saran) :
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya (ayat 1).
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng (ayat 3-4). Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran (ayat2).
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (ayat5).

*Catatan untuk ayat 3-4: Yang dimaksud dengan dongeng adalah ajaran gnostik yang sedang merebak pada waktu itu. Intinya adalah pengetahuan dualistik terhadap manusia. Manusia terdiri dari tubuh dan roh. Tubuh hina dan roh mulia. Manusia selamat jika rohnya terbebas dari tubuhnya. Oleh karena itu mereka mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung, melarang orang kawin dan makan ini atau itu (II Tim 2:18, 4:3). Mereka iuga menyangkal kenyataan bahwa Kristus mengalami penderitaan.
3. Dari pesan Paulus tersebut terlihat bahwa inti tugas pelayanan Timotius adalah memberitakan Injil. Tantangan terbesar dari pekerjaan pemberitaan Injil adalah orang tak mau mendengarkan. Orang hanya mau mendengar apa yang ingin mereka dengar saja, yang membuat senang, yang sesuai dengan selera (diantaranya ajaran gnostik). Jika tidak menyenangkan hati, tak didengarkan. Kritik, teguran, dan nasihat yang membangun dari berita Injil bisa termasuk yang tak ingin didengarkan. Namun itu tak boleh menghentikan langkah pelayanan Timotius. la harus siap dalam segala kondisi: diterima atau ditolak, didengar atau dicela, didukung atau ditinggalkan. Seberat apapun, pertandingan harus diselesaikan.
4. Untuk lebih menguatkan Timotius, Paulus mencontohkan dirinya sendiri. la telah menderita penganiayaan karena melayani. Darahnya telah tercurah sebagai persembahan bagi Tuhan. Kematiannya mendekat. Artinya ia tidak sedang dalam kondisi baik dan sejahtera, melainkan mengalami penderitaan. Ia tengah berada di penjara sebagai seorang tahanan Romawi dan hukuman mati telah menanti. Namun ia bisa mengakhiri pertandingan dengan baik dan mencapai garis akhir dengan kemenangan iman, sehingga ia akan mendapat hadiah mahkota kebenaran yang telah disediakan Allah baginya. Mahkota dari daun adalah hadiah yang diberikan bagi orang yang telah memenangkan pertandingan olahraga pada waktu itu. Gambaran tersebut diambil alih oleh Paulus untuk menggambarkan bagaimana orang yang merindukan kedatangan-Nya juga akan mendapatkan mahkota kebenaran jika menunaikan tugas pelayanan hingga akhir.

Langkah langkah Penyampaian
1. Baca Alkitab, kemudian lakukan kegiatan kreatif (lihat di bawah).
2. Sampaikan penjelasan teks bahwa sekalipun masih muda, Timotius menggunakan hidupnya untuk melayani. la melayani bersama-sama dengan Paulus. la banyak belajar dari Paulus. Ajak remaja melihat bahwa inilah teladan kehidupan orang muda yang baik dan patut ditiru. Jelaskan bahwa Paulus pun melihat bagaimana motivasi, dedikasi, dan semangat pelayanan Timotius. Maka ia menyampaikan pesan-pesan pada Timotius. Sampaikan inti pesan Paulus dan bagaimana tantangan yang nantinya yang akan dihadapi Timotius, yakni orang tak mau mendengarkan, serta bagai mana saran-saran untuk menghadapinya (lihat penjelasan butir3).
3. Kemudian berilah contoh. Contoh dalam kehidupan di gereja misalnya, saat ini tak banyak remaja mau melayani di gereja, misalnya sebagai pengurus karena takut dicela, tak didengarkan, atau diremehkan. Contoh dalam kehidupan di sekolah misalnya, saat remaja melihat teman sekelasnya mencontek, beranikah menegur atau tidak memberi contekan sekalipun beresiko tidak didengarkan, bahkan dijauhi dan dianggap sok alim? Contoh dalam kehidupan di keluarga misalnya, beranikah remaja memilih tidak pergi bersenang-senang dengan temannya apabila ia harus membantu orang tua menjaga adiknya yang sedang sakit; atau sebaliknya acuh dan memilih bersenang-senang dengan teman-teman?
Contoh dalam kehidupan di masyarakat misalnya, saat bertemu orang yang membutuhkan pertolongan di jalan, misalnya ibu-ibu tua yang mau menyeberang jalan atau anak kecil yang jatuh dari sepeda, apakah mau menolong atau lewat saja?
4. Sampaikan bahwa Paulus tidak cuma berpesan saja, tapi memberi contoh hidupnya sendiri. Sampaikan akhir pesan Paulus sebagai penegasan bahwa siapa setia melayani hingga akhir hayat, akan memperoleh mahkota kebenaran dari Allah.
5. Ajak remaja mengingat sejenak kegiatan kreatif yang telah dilakukan tadi. Sampaikan maknanya. Ini berfungsi untuk memperjelas pesan firman Tuhan hari ini.
6. Minta remaja menuliskan komitmen pelayanan apa yang akan ia lakukan di Komisi Remaja dan dalam kehidupannya sehari-hari. Beri motivasi bahwa melakukan komitmen pelayanan adalah salah satu cara terbaik untuk menjalani masa-masa Adven. Setelah itu semua kertas diletakkan di hadapan pembimbing, dan pembimbing mendoakannya satu persatu (jika tidak memungkinkan karena banyak sekali, dapat diganti dengan saling mendoakan). Setelah berdoa kertas dikembalikan kepada masing-masing pemiliknya.

Kegiatan Kreatif
Permainan "Menangkan Hadiahnya!"

1. Siapkan botol kecap/sirup, batu, kerikil, kulit pisang, pecahan batok kelapa, kursi, jeruk, permen dan dapat ditambahkan sesuai kreativitas, yang penting aman.
2. Bagi remaja dalam beberapa kelompok sesuai kondisi remaja setempat.
3. Letakkanlah mahkota (dari karton berwarna emas) berjajar dengan jarak tertentu dengan jumlah sesuai jumlah kelompok.
4. Minta kelompok memilih seorang wakilnya. la harus berdiri kira-kira 4 meter (dapat diatur sesuai luas ruangan yang dipergunakan) di depan mahkota. Letakkan benda-benda di atas secara tak beraturan di sepanjang jalan sepanjang 4 meter tersebut. Tutup mata wakil kelompok dengan kain. Tugasnya adalah berjalan menuju ke arah mahkota dengan melewati berbagai barang yang ada.
5. Tugas anggota kelompok yang lain adalah berjalan mengiringi wakilnya di sebetah kiri atau kanannya, sambil mengucapkan petunjuk, misalkan, "Kiri satu langkah, terus maju!" Semua anggota kelompok harus kompak menyebutkan perkataan yang sama. Demikian pula dengan kelompok yang lain, ini dilakukan semua kelompok secara bersamaan. Wakil kelompok akan mendengar suara teman-teman kelompoknya dan teman-teman dari kelompok lain. Namun ia harus mendengarkan suara kelompoknya, jika tidak pasti ia salah arah dan akan menginjak atau menabrak rintangan yang ada. Ada sedikit kesenangan di dalamnya, yakni apabila di tengah jalan ia mendapatkan jeruk atau permen (boleh langsung dimakan).
6. Pemenangnya adalah kelompok yang pertama kali berhasil memperoleh mahkota.
7. Makna permainan: wakil kelompok simbol dari pelayan Tuhan. Jalan yang dipenuhi rintangan adalah simbol perjalanan pelayan Tuhan yang banyak tantangannya. Suara teman-teman sekelompok adalah simbol perintah Tuhan yang harus selalu didengarkan jika mau sampai tempat tujuan dengan selamat. Suara teman-teman kelompok lain adalah simbol dari godaan-godaan dari dunia ini yang dapat membuat jalan sang pelayan menyimpang, bahkan dapat menimbulkan kerugian (menginjak atau menabrak rintangan). Mungkin sudah patuh dan dapat berjalan dengan baik, namun saat di tengah jalan menemukan hal-hal enak (simbol mendapatkan jeruk atau permen) juga dapat menguji apakah mereka akan melanjutkan perjalanan hingga akhir atau berhenti karena telah menikmati hal-hal enak dan akhirnya tidak sampai ke tujuan. Atau sebaliknya, tetap berjalan sesekali mengalami hal-hal enak, bertemu kembali dengan berbagai rintangan, dan setia hingga akhir perjalanan. Jika yang terakhir ini yang dipilih, maka mahkota kebenaran yang disimbolkan oleh mahkota emas dari karton akan diperoleh sebagai anugerah dari Tuhan.


Bahan yang diperlukan:
Mahkota dari karton diwarnai emas, kursi, botol kecap/ sirup, batu, kerikil, kulit pisang, pecahan batok kelapa, kursi, jeruk, permen, kain untuk penutup mata.

Fokus:
Menghayati hidup kristen sebagai hidup yang melayani bukanlah hal yang mudah. Jika mau jujur, mungkin tak ada orang yang senang menjadi pelayan, sebab pelayan selalu harus mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingannya sendiri. Namun Firman Tuhan mengajarkan "tunaikanlah tugas pelayananmu!" Ini berarti, sekalipun beresiko, pelayanan harus tetap dilakukan dan diselesaikan hingga akhir hayat. Memasuki masa Adven atau penantian ini remaja diingatkan bahwa hidup kristen adalah hidup yang melayani. Jadi kita tidak bisa bersikap acuh atau tak mau tahu jika ada yang harus dilayani, sekalipun kepentingan diri sendiri harus dikesampingkan. Pada saatrtya, siapa yang setia melayani hingga akhir, akan mendapatkan mahkota kebenaran dari Tuhan.



|derap des 0507|derap jan 0108 |derap jan 0208 | derap jan 0308 |
| derap jan 0408 | derap feb 0108 | derap feb 0208 | derap feb 0308 |
| derap feb 0408 | derap maret 0108 | derap maret 0208 | derap maret 0308 |
| derap maret 0408 | derap maret 0508 | derap april 0108 | derap april0208 |
| derap april0308 | derap april0408 | derap mei 0108 | derap mei 0208 |
| derap mei0308 | derap mei0408 | derap juni 0108 | derap juni 0208 |
| derap juni 0308 | derap juni 0408 | derap juni 0508 | derap juli 0108 |
| derap juli 0208 | derap juli 0308 | derap juli 0408 | derap agustus 0108 |
| derap agustus 0208 | derap agustus 0308 | derap agustus 0408 |
| derap agustus 0508 | derap September 0108 | derap September 0208|
| derap September 0308 | derap September 0408 | derap oktober 0108 |
| derap oktober 0208 | derap oktober 0308 | derap oktober 0408 |
| derap nopember 0108 | derap nopember 0208 | derap nopember 0308 |
|
derap nopember 0408 | derap nopember 0508 |


 
 
Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi