Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
 
eXTReMe Tracker
  DERAP REMAJA 2008


derap remaja adalah bahan pembinaan untuk remaja. disusun secara tematis.
setiap tema didasarkan satu bacaan alkitab.
dilengkapi pula dengan metode penyampaian.
telah terbit edisi 23. tahun XII
para penulis derap remaja 2008 : pdt. addi soselia patriabara,
pdt. tri santoso, pdt. widi artanto, pdt. didik tridjatmiko, pdt. wisnu sapto nugroho,
martin sutedja, pdt. tabita kartika christiani, margaritifera lystiakusumadewi
tata letak: abiya wyanto
kontak: widi artanto, samirono baru 72 komp. lpps, yogyakarta, 55281.
telp.(0274) 514721-551592 fax. 0274) 543001

Harga per eksemplar Rp. 20.000,-
Cara pengiriman ongkos cetak:
1. Lewat POS WESEL dengan memakai blangko yang dilampirkan
dalam surat pengantar
2. Lewat Bank ke TAHAPAN BCA cab. Sudirman Yogyakarta
No. 0371994881 a.n. Widi Artanto.
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank
.
 

Cara penggunaan Derap Remaja

Anatomi Materi

Agustus 2008


Minggu 1:
Kekuasaan: Menguasai atau Mengabdi?
Markus 10:35-45

Minggu 2:
KKN
Markus 11:15-19

Minggu 3:
Kemiskinan
Ulangan 24:6-22

Minggu 4:
Narkoba? No Way!
Efesus 5:15-18

Minggu 5:
Merayakan Perbedaan
Lukas 7:1-10


Merayakan Perbedaan
Lukas 7:1-10

Penjelasan Teks
1. Yesus saat itu muncul di tengah masyarakat Israel sebagai seorang rabbi (guru) sekaligus tabib (penyembuh). la makin naik daun setelah beberapa kali penyembuhan terjadi. la dianggap seorang yang memiliki kuasa ilahi. Orang banyak mencariNya. Hanya dengan menjamah jubahnya saja, ada orang sakit disembuhkan (6:19). Mujijat-mujijat ini sering terlalu ditekankan sehingga misi Yesus sendiri menjadi tergeser. Seolah-olah Yesus datang terutama untuk melakukan penyembuhan ilahi. Pandangan masyarakat terhadap Yesus juga sangat dipengaruhi oleh keinginan untuk mendapatkan penyembuhan ketimbang mencari tahu apa sebenarnya misi Yesus di dunia ini. Padahal sebenarnya mujijat-mujijat (termasuk penyembuhan) hanyalah tanda dari Kerajaan Allah. Suatu kehidupan baru dan pemulihan yang bersifat utuh dan menyeluruh untuk individu tetapi juga untuk masyarakat atau dunia; melampaui batas-batas suku bangsa/ etnis, golongan/kedudukan dan bahkan agama. Perhatian, pelayanan dan pertolongan Yesus kepada perwira Romawi ini adalah contoh yang jelas dari sikap keterbukaan Yesus terhadap orang-orang yang berbeda dan di luar lingkungan Israel.
2. Tokoh kita, seorang perwira Romawi, tinggal di Kapernaum. Saat itu Israel sedang dijajah oleh bangsa Romawi dan pemerintah penjajah menempatkan tentara-tentara di seluruh wilayah Israel. Perwira Kapernaum ini adalah salah seorang tentara yang memiliki anak buah dengan tugas menjaga keamanan atau stabilitas di daerahnya. Itu berarti ia punya pangkat yang lumayan tinggi. Jelas orang ini berbeda dengan masyarakat di daerah itu. la berbeda secara etnis dan golongan sosial. Lebih lagi, sudah pasti ia berbeda agamanya dengan masyarakat disitu yang beragama Yahudi (agama orang Yahudi). Orang Israel menyebutnya sebagai 'orang kafir', yaitu orang yang tidak mengenal Allah. Sebenarnya perwira itu pasti memiliki agama (yaitu agama orang-orang Romawi) yang menyembah dewa-dewa tertentu. Namun yang menarik, perwira ini memiliki sikap terbuka dan sangat menghargai orang-orang disekitarnya yang berbeda agama. a. la mencintai dan menghargai budak atau hambanya yang sangat mungkin adalah orang Yahudi. Jarang seorang dari etnis penjajah menjadi seorang hamba, sebaliknya etnis yang terjajah seringkali menjadi seorang hamba (ay. 2).
b. la juga bersikap baik terhadap orang-orang Israel, para tetangganya. Ada kesaksian yang berkata, "la mencintai bangsa kita!"(ay. 5)
c. la juga menghargai agama Yahudi dengan ikut serta menanggung pembangunan rumah ibadat di tempat tinggalnya (ay. 5)
3. Mengapa sikap terbuka dan penuh penghargaan itu dapat muncul dari seorang perwira Kapernaum? Lukas menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan bahwa perwira ini adalah seorang yang rendah hati. Kerendahan hati (tidak merasa diri lebih baik daripada orang yang berbeda dengannya) adalah sumber dari sikap terbuka dan penuh penghargaan. Ada tiga hal yang
menunjukkan sifat rendah hati sang perwira:
a. la merasa tidak layak di kunjungi oleh Yesus, tokoh terkenal yang sebenarnya tidak lebih tinggi kedudukannya. la merasa tidak layak menerima Yesus di rumahnya (ay. 4).
b. la memiliki sikap menghargai bawahannya, seperti dalam tradisi militer dimana , ketaatan terhadap perintah pimpinan adalah pengakuan dan penghargaan terhadap orang lain. Pengalaman ketaatan itulah yang dijadikan dasar untuk mengakui kewibawaan Yesus yang dapat memerintahkan sesuatu dan pasti akan terlaksana seperti apa yang diucapkan (ay. 6-8).
c. la minta pertolongan Yesus bukan untuk dirinya sendiri melainkan untuk orang lain, budaknya. Sekali lagi penghargaan terhadap orang lain pengorbanan ini menunjukkan sikap rendah hati sang perwira.
4. Mengapa sikap terbuka dan penuh penghargaan itu dapat muncul dari seorang perwira Kapernaum? Lukas menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan bahwa perwira ini adalah seorang yang rendah hati. Kerendahan hati (tidak merasa diri lebih baik daripada orang yang berbeda dengannya) adalah sumber dari sikap terbuka dan penuh penghargaan. Ada tiga hal yang menunjukkan sifat rendah hati sang perwira: Akibat kerendahan hatinya, masyarakat, tokoh dan para tetangga sangat menghargai perwira Romawi itu. Muncullah rekomendasi agar Yesus mau menolong atau memenuhi permintaan perwira itu. Tanggapan Yesus sendiri mengejutkan! la tidak hanya bersedia menolong tetapi juga menunjukkan penghargaan yang sangat tinggi. "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai sekali pun di antara orang Israel" (ay. 9). Yang dimaksudkan di sini bukanlah iman seperti yang kita pahami saat ini yaitu beriman kepada Yesus dengan menjadi orang Kristen atau menjadi anggota gereja. Perwira itu memang percaya atas kuasa Kristus (seorang tokoh atau nabi dari agama yang berbeda dengan dirinya) yang akan dapat menyembuhkan budaknya, tetapi ia tetap beragama Romawi. Yesus sendiri melihat iman perwira itu lebih utuh dan menyeluruh karena iman perwira itu kepada Allah yang di percayainya diwujudkan dalam seluruh sikap dan tindakan dalam kehidupannya di tengah masyarakat yang berbeda dengan dirinya. Iman yang diwujudkan dalam kata dan perbuatan. Iman yang terbuka dan penuh penghargaan terhadap orang lain yang berbeda itu ikut menyumbangkan terwujudkan damai dan cinta di dunia ini.

Langkah-langkah Penyampaian
1. Tanyakanlah kepada remaja, "Kemajemukan a pa saja yang dirasakan oleh remaja di tengah masyarakat Indonesia saat ini?" Ajaklah remaja melihat perbedaan yang ada: perbedaan etnis, golongan/ kedudukan dan agama.
2. Tanyakan lagi kepada mereka, "Apakah terbuka dan menghargai orang lain yang beragama lain dan agama yang berbeda adalah sikap yang kristiani?" Menghargai orang dan agama yang berbeda bukan berarti melupakan adanya perbedaan. Menghargai iman atau agama orang lain juga tidak berarti kehilangan identitas atau keyakinan iman Kristen. Iman kita tetap utuh dan sepenuh hati di dalam Kristus. Dan justru kita bersyukur karena dalam iman kepada Kristus itulah kita mengenal ajaran agar kita bersikap rendah hati dan berani menghargai keyakinan orang lain.
3. Sampaikan pokok-pokok pesan dari perikop hari ini dengan memanfaatkan penjelasan teks.
4. Tegaskan kepada remaja untuk yakin bahwa justru bila ingin bersaksi tentang Kristus, jadilah orang yang terbuka dan menghargai orang lain yang berbeda. Sikap ini tidak berarti menghapus identitas iman atau agama kita sendiri, melainkan justru menunjukkan ciri ajaran Kristus yang cinta damai dan adil. Kesaksian ini diwujudkan pertama-tama dengan tidak melecehkan keyakinan orang lain. Kaidah emas (Matius 7:12) menjadi prinsip utama dalam kehidupan bersama di tengah masyakat majemuk. "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah (terlebih dahulu) demikian juga kepada mereka.". Secara pro aktif, bukan reaktif, orang Kristen terlebih dahulu melakukan apa yang kita harap orang lain perbuat. Jika kita ingin orang beragama lain menghargai agama kita, terlebih dahulu orang Kristen harus melakukan hal itu. Sikap terbuka, menghargai orang yang berbeda adalah sikap rendah hati yang tulus. Kerendahan hati inilah yang dapat disumbangkan orang Kristen dalam kehidupan masyarakat majemuk Indonesia, demi tercapainya perdamaian bersama yang juga dikehendaki oleh Kristus, Tuhan kita.

Ilustrasi
SMS = SEMANGAT MEMBANGUN SOLIDARITAS

Natal tahun lalu, seorang pendeta menerima salam via SMS dari sahabat Muslim, 'IJINKAN KAMI MENEMANI BERHENING KUDUS DAN BERDENDANG GITA SORGAWI MENYAMBUT LAHIRNYA RAJA TANPA TAKHTA. KAMI TURUT BAHAGIA DENGAN KASIH-NYA YANG MEMBUAT KAMI IKUT TERJAGA'. Sangat mengharukan! Inilah contoh kecil dari persahabatan indah di tengah pluralitas agama yang menjadi ciri masyarakat kita, Indonesia. Kemudian, pada hari raya Idul Fitri, pendeta itu balik mengirimkan SMS kepada sahabat Muslimnya, "IJINKAN KAMI IKUT MENJADI FITRI, BUKAN HANYA HARI INI TETAPI SEPANJANG JALAN KEHIDUPAN YANG MASIH PANJANG BERSAMA SAHABAT YANG MELEBIHI SAUDARA" Pendeta dan keluarganya itu mulai memberi arti baru. SMS bukan hanya berarti short message service tetapi juga berarti Semangat Membangun Solidaritas!

Kegiatan Kreatif
LOMBA SMS KREATIF

1. Sekarang ini, hampir setiap remaja punya hand phone (HP) dan banyak yang sangat canggih dalam berkirim-kiriman SMS, dengan bahasa gaul khas SMS. Apalagi biaya SMS memang sangat murah bahkan ada yang gratis. Memang ada segi negatif dari hobby baru ini, misalnya terlalu asyik sampai mengabaikan komunikasi dengan manusia di dekatnya atau menyalah-gunakan SMS untuk gosip atau mengancam orang lain.
2. Nah, tugas remaja sekarang, mengem-bangkan kreatifitas untuk membuat SMS yang ditujukan kepada teman beragama lain:
a) Kepada teman yang beragama Islam, ucapan selamat merayakan Idul Fitri yang kreatif
b) Kepada teman yang beragama Budha, ucapan selamat merayakan hari raya Waisak yang kreatif
c) Kepada teman yang beragama Hindu, ucapan selamat merayakan Hari Raya Nyepi yang kreatif
d) Kepada teman suku Tionghoa atau yang beragama Khong Hucu, ucapan selamat merayakan hari raya Imlek yang kreatif.
3. Setelah semua mencoba di atas secarik kertas atau langsung di HP-nya, umumkan bahwa dalam lomba ini tidak ada yang kalah dan memang. Lalu, mintalah beberapa dari mereka membacakan SMS kreatif mereka.
4. Mintalah kepada yang punya HP agar SMS kreatif itu disimpan dan kemudian dikirimkan kepada teman yang berbeda agama pada saatnya.
5. Beritahukan kepada mereka, lomba atau kegiatan ini hanyalah wujud kecil dari sikap iman yang dewasa dan terbuka di tengah masyarakat majemuk serta kesediaan kita memenuhi tugas panggilan Tuhan untuk bersaksi.

ALERNATIF KEGIATAN:
(Untuk konteks di mana tidak ada atau sedikit sekali remaja yang punya hp) Anjurkan remaja untuk merencanakan dan kemudian mengirimkan kartu lebaran atau ucapan selamat Idul Fitri kepada teman-teman mereka yang beragama Muslim. Atau ucapan selamat yang berhubungan dengan agama tertentu (Hindu, Budha, Kong Hu Cu) kepada teman yang menganut agama tersebut. Beritahukan kepada mereka, tindakan ini hanyalah wujud kecil dari sikap iman yang dewasa dan terbuka di tengah masyarakat majemuk serta kesediaan kita memenuhi tugas panggilan Tuhan untuk bersaksi.

Musuh kita bukanlah orang yang beragama lain melainkan ketidakadilan.



Bahan yang diperlukan:

Lembar kertas dan alat tulis untuk lomba sms kreatif atau contoh ucapan selamat hari raya.

Fokus:
Di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk (terdiri dari pelbagai etnis dan agama), sikap terbuka dan saling menghargai menjadi syarat untuk hidup bersama. Kemajemukan menimbulkan perbedaan. Sebuah perbedaan jika dipandang secara negatif bisa menimbul-kan sikap saling merendahkan, namun bila dipandang positif bisa mendorong kita untuk saling menghargai perbedaan yang ada di antara kita. Sikap dan tindakan inilah yang dihendaki Tuhan.


|derap des 0507|derap jan 0108 |derap jan 0208 | derap jan 0308 |
| derap jan 0408 | derap feb 0108 | derap feb 0208 | derap feb 0308 |
| derap feb 0408 | derap maret 0108 | derap maret 0208 | derap maret 0308 |
| derap maret 0408 | derap maret 0508 | derap april 0108 | derap april0208 |
| derap april0308 | derap april0408 | derap mei 0108 | derap mei 0208 |
| derap mei0308 | derap mei0408 | derap juni 0108 | derap juni 0208 |
| derap juni 0308 | derap juni 0408 | derap juni 0508 | derap juli 0108 |
| derap juli 0208 | derap juli 0308 | derap juli 0408 | derap agustus 0108 |
| derap agustus 0208 | derap agustus 0308 | derap agustus 0408 |

 
 
Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi