Beberapa
masukan lisan dari para pemakai DERAP mempertanyakan: "Bagaimana,
sih menggunakan bahan DERAP Remaja?" Dari perbincangan
secara lisan itu, kami berkesimpulan bahwa ada satu harapan
dari beberapa (atau bahkan semua?) Pemakai DERAP Remaja,
yang jawabannya tidak mereka temukan di dalam Bahan DERAP
Remaja. Mungkin cara penggunaannya, mungkin tentang
materinya.
Untuk itu, melalui tulisan ini, kami berupaya untuk sedikit
memberi jawab tentang apa yang menjadi pertanyaan di atas.
PENGGUNAAN BAHAN DERAP REMAJA
> Perlu kami ingatkan kembali, bahwa bahan DERAP Remaja
bukanlah bahan yang sudah jadi dan langsung siap pakai.
Untuk menyajikannya, bahan ini perlu diolah kembali oleh
para pemakai DERAP, disesuaikan dengan situasi remaja di
jemaat setempat. Sekalipun demikian kami berupaya agar bahan
DERAP Remaja tersusun sedemikian rupa sehingga mengalir dari
tahap satu ke tahap berikutnya. Untuk itu diharapkan agar
sebelum disampaikan, bahan ini dibicarakan dan dipersiapkan
terlebih dahulu dengan baik, bahkan dapat melibatkan para
Pengerja Gereja.
> Bahan DERAP Remaja diharapkan memberikan inspirasi bagi
pembina remaja sehingga dapat digunakan baik dalam Kebaktian
maupun dalam Persekutuan Remaja.
> Tema-tema yang diangkat cenderung singkat, lugas dan
dibuat berdasarkan apa yang kira-kira menjadi pergumulan
aktual para remaja,
> Pembagian waktu ditiadakan agar para pemakai Bahan DERAP
Remaja tidak terpancang pada waktu yang sudah ditentukan.
Namun diperkirakan setiap bahan akan menghabiskan waktu
antara 30-45 menit.
ANATOMI MATERI
Secara materi Bahan DERAP Remaja disusun berdasarkan urutan:
Judul/tema-
Sekilas-Penjelasan Teks-Langkah-langkah
Penyampaian-Kegilatan Kreatif.
> Judul/Tema: merupakan pokok persoalan yang akan
dibahas.
> Sekilas: berisi tentang sedikit latar belakang
persoalan dan apa harapan/tujuan
yang ingin dicapai melalui pelajaran ini.
> Penjelasan Teks: berisi tafsiran singkat dari
bacaan Alkitab yang menjadi dasar
bahan pembinaan remaja minggu ini.
> Langkah-langkah Penyampaian: merupakan panduan
untuk membantu pemimpin
dalam pelaksanaan pembinaan (kebaktian atau persekutuan/kelompok
pemahaman
Alkitab remaja). Langkah-langkah yang diusulkan tentu saja
dapat diubah dan
disesuaikan dengan situasi.
> Kegiatan Kreatif: berisi kegiatan yang diharapkan
menampung kesimpulan ide-ide
dan penerapan yang ingin disampaikan, sehingga materi mudah
untuk diingat,
sekaligus merekatkan komunikasi antar remaja.
Sekalipun demikian, anatomi di atas terkadang disajikan
dalam kalimat yang berbeda, tentu dengan maksud sama. Hal
ini terjadi karena kami tetap menghargai kreativitas dan
identitas masing-masing penulis Bahan DERAP Remaja untuk
mengekspresikan dirinya.
Sampai di sini dahulu, penjelasan kami, kiranya bermanfaat
dalam pelayanan kita kepada Tuhan dan sesama. Selamat
melayani.
|