|
“Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada
waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku
menunggu-nunggu.” Mazmur 5:4
Bagaimana anda memulai setiap hari yang baru? Apakah begitu
bangun anda segera mulai dengan berbagai kesibukan sambil
mencoba menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus? Apakah
karena begitu terburu-buru, anda seringkali kehabisan napas,
dan kehabisan kesabaran lalu menjadi jengkel terhadap istri
atau suami anda, marah-marah kepada anak-anak, dan bingung
menghadapi masalah yang timbul? Apakah anda memulai hari yang
baru dalam keadaan kurang siap, kurang sigap dan khawatir
mengenai apa yang akan anda hadapi?
Penyebab dari semua itu sebenarnya sederhana saja. Anda
tidak memulai hari anda secara benar. Cobalah belajar dari
Daud: “TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku.”
Setiap hari hal yang pertama dilakukan oleh Daud adalah
berseru kepada Tuhan, yaitu memperdengarkan suaranya kepada
Dia. Kata-katanya yang pertama pada setiap hari yang baru
ditujukannya untuk Tuhan, bukan untuk manusia.
Selanjutnya Daud berkata: “Pada waktu pagi aku mengatur
persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.” Sungguh
suatu cara yang amat bijak untuk memulai hari yang baru!
Perdengarkanlah suara anda kepada Tuhan dalam doa. Lalu
ajukanlah semua permohonan anda kepada-Nya. Kemukakan
kepada-Nya hal-hal yang harus anda lakukan pada hari itu.
Serahkanlah kepada-Nya masalah-masalah serta kesulitan yang
kemungkinan akan anda hadapi. Serahkan keputusan-keputusan
anda kepada-Nya pula.
Kemudian, seperti halnya Daud, anda akan dapat menunggu dengan
penuh harap. Anda akan mampu menyongsong hari itu dengan penuh
semangat karena yakin akan mendapat jawaban Tuhan atas doa-doa
yang telah anda ajukan kepada-Nya di pagi hari itu.
Ada sebuah pepatah dalam bahasa Yunani yang mengatakan:
“Permulaan yang baik merupakan separuh dari seluruh pekerjaan
itu sendiri.” Demikian pula halnya dengan cara kita menjalani
kehidupan ini setiap hari. Cara kita memulai suatu hari yang
baru menentukan hampir segala yang akan terjadi di sepanjang
hari itu. Jarang sekali akhir dari suatu hari akan lebih
diberkati daripada permulaannya sendiri. Oleh karena itu,
mulailah setiap hari yang baru dengan memperdengarkan suara
anda kepada Tuhan.
Tanggapan Iman:
Ya Tuhan, tolonglah aku untuk memulai setiap hari yang baru
dengan benar, yaitu dengan selalu berseru kepada-Mu dan
mengajukan segala permohonanku setiap pagi.
(Nantikan artikel selanjutnya!) |