» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Derek Prince Ministries Indonesia


MENETAPKAN PRIORITAS YANG TEPAT
 


“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” Mazmur 90:12

Apakah yang dimaksud dengan “menghitung hari-hari”? Ijinkan saya menambahkan satu pertanyaan yang lain: Hal apakah dalam kehidupan anda yang anda rasa paling sulit untuk dikelola – bahkan anda sampai seringkali kekurangan hal itu? Banyak orang mungkin cenderung menjawab:Uang. Tetapi menurut pengalaman saya ada hal lain yang jauh lebih sulit untuk diatur, dan saya lebih sering kekurangan hal tersebut daripada hal-hal yang lain. Itulah waktu! Bagi saya, waktu adalah unsur kehidupan yang paling sulit dikelola secara tepat. Oleh karena itu, cara kita memakai waktu merupakan ujian terberat dari disiplin pribadi dan kesungguhan komitmen Kristiani kita.

Sebab itu dengan sepenuh hati saya mengaminkan doa pemazmur ini: Ajarlah aku menghitung hari-hariku dengan baik. Dalam prakteknya hal ini berarti: Ajarlah aku menetapkan prioritasku dengan tepat. Ajarlah aku memberikan cukup waktu bagi perkara-perkara yang lebih penting. Hanya dengan cara demikianlah saya akan beroleh “hati yang bijaksana.”

Pada akhirnya, prioritas waktu yang kita tetapkan menunjukkan nilai-nilai yang mendasari kehidupan kita. Hal-hal yang kita beri prioritas rendah dengan sendirinya akan terhapus karena berada di baris yang paling bawah dalam daftar kita. Jika kita tidak memberikan prioritas yang tinggi kepada hal-hal yang benar-benar penting – seperti doa dan pembacaan Alkitab- seluruh kehidupan kita akan menjadi kacau. Lalu kita akan tergoda untuk selalu memberi dalih: “Saya tidak mempunyai cukup waktu.” Padahal sebenarnya kita harus mengatakan: “Saya tidak memakai waktu saya dengan benar.”

Sebelum terlambat, marilah berdoa bersama saya: “Ajar kami untuk menghitung hari-hari kami dengan benar.”

Tanggapan Iman:
Tuhan, aku menaruh kehidupanku di hadapan-Mu seperti selembar kertas kosong dan kumohon agar Roh-Mu menulisinya dengan hal-hal yang telah Kautetapkan sebagai prioritas dalam kehidupanku.



(Nantikan artikel selanjutnya!)

 

| A R S I P |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi