» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Derek Prince Ministries Indonesia


IKUTLAH AKU
 

Tiga Ketetapan Allah


Untuk membebaskan kita sepenuhnya dari perbudakan dosa, Allah sudah menetap kan tiga hal. Pertama, Dia harus berhadapan dengan dosa yang sudah kita lakukan. Karena Yesus telah membayar lunas dosa kita diatas kayu salib, maka Tuhan Allah dapat mengampuni kita tanpa meragukan keadilan-Nya. Oleh karena itu, ketetapan-Nya yang pertama adalah pengampunan.
Tetapi kemudian Tuhan juga harus berhadapan dengan alam yang sudah rusak yang ada disekitar kita yang menyebabkan kita terus-menerus melakukan dosa-dosa itu. Ketetapan-Nya adalah penghukuman, untuk mematikan semua dosa-dosa itu. Tetapi, kabar baiknya adalah bahwa penghukuman itu telah berlangsung lebih dari 19 abad yang lalu ketika Yesus mati diatas kayu salib.
Meskipun begitu, ini belumlah selesai. Tujuan Allah adalah untuk menggantikan manusia lama yang berdosa dengan manusia baru ciptaan-Nya sendiri. Ketetapan ini dijelaskan di Efesus 4:22-24:

“yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menang galkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesat kan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan keku dusan yang sesungguhnya.”

Meskipun begitu, kita tidak boleh menyangka bahwa manusia lama kita akan mene rima hukumannya begitu saja. Sebaliknya, dia akan terus-menerus berjuang untuk mendapatkan kembali kendalinya atas kita. Ini menjelaskan kata-kata peringatan Paulus dalam kitab Kolose pasal 3.

Dalam ayat 3 dia mengatakan, “Sebab kamu telah mati…. Tetapi kemudian di ayat 5 dia mengatakan,”Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,….” Kita harus berdiri dengan iman bahwa manusia lama kita sudah ditanggalkan dan kita harus terus-menerus menolak usahanya untuk mengambil-alih kembali kendalinya atas diri kita.


(Nantikan artikel lanjutannya!)

 

| A R S I P |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi