|
Serba - Serbi
Rohani |
 |
|
|
|
 |
|

|

 |
 |
»
Derek Prince Ministries Indonesia |
 |
|
|

|
 |
|
MEMBERHALAKAN MISI-MISI KE
LUAR NEGERI |
Saya pernah bermitra dengan sebuah gereja yang amat sangat
membanggakan program misi-misi ke luar negerinya.
Jemaatnya sendiri agak kecil, namun komitmen nya untuk
misi-misi ke luar negeri sedemikian amat besar sehingga
tidak proposional. Seorang pengkhotbah yang spesialis di
bidang promosi permisian diundang untuk berkampanye selama
dua minggu dengan pengertian bahwa honornya akan diambil
kan dari persembahan untuk misi lewat janji iman selama
dua minggu itu. Akhirnya terkumpul angka sebesar $50,000
sebagai persembahan yang akan diterima. Namun, beberapa
persembahan yang dijanjikan itu dipenuhi pada waktu yang
sudah sangat terlambat; sisanya, bahkan, tidak pernah
dipenuhi sama sekali. Meskipun demikian, pengkhotbah
terkait tidak punya alasan untuk mengeluhkan honor
pelayanan selama dua minggu yang sudah dijanjikan, yaitu
$5,000!
Pada saat persembahan yang terkumpul lewat janji iman itu
digunakan untuk kepentingan misi-misi keluar negeri,
gereja dengan perasaan sedih harus menunggak pembayaran
yang berkaitan dengan pengeluaran rutin—tagihan telepon,
bensin, dsb.
Realitasnya, dalam situasi khusus seperti itu, misi-misi
ke luar negeri menjadi “berhala” gereja. Anggota-anggota
gereja mengorbankan sesuatu untuk “berhala” mereka, namun
mereka jelas telah gagal untuk memenuhi
kewajiban-kewajiban di gereja mereka sendiri. Adakalanya,
jauh lebih mudah untuk disibukkan dengan sebuah “ladang
asing” ketimbang menerapkan kebenaran iman kita di dalam
jemaat. Mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi.
(Amsal 17:24).
(Silahkan nantikan lanjutannya!) |
|
|
|
| A R S I
P | |
|
Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi
|
|