» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Derek Prince Ministries Indonesia


DARI PENDAFTARAN SAMPAI
LULUS UJIAN
 


“Siapakah orang yang takut akan Tuhan? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.” Mazmur 25:12-14


Setiap kali Tuhan membuka pendaftaran bagi murid-murid baru yang akan diajar-Nya, Ia selalu memilih murid-murid tersebut atas dasar watak kepribadian mereka. Ia tidak mendasarkan pilihan-Nya pada kemampuan intelektual, tingkat pendidikan ataupun kedudukan sosial mereka. Yang penting bagi Tuhan adalah sikap batiniah mereka terhadap-Nya: apakah mereka memiliki sikap yang tunduk dan penuh hormat.

Selain itu Tuhan sendiri pula yang menetapkan materi pelajaran yang akan diberikan kepada murid-murid-Nya itu. Ia akan mengajar mereka mengenai “jalan yang harus dipilihnya.” Seringkali jalan itu bukanlah jalan pilihan kita sendiri. Mungkin kita lebih suka mendapat pelajaran mengenai nubuat atau pewahyuan ilahi yang luar biasa, tetapi pengajaran Tuhan ternyata lebih menekankan hal-hal yang sederhana dan berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti: pengabdian, pengorbanan, kesetiaan.

Bagi orang-orang yang benar-benar mau menundukkan diri kepada pengajaran Tuhan tersedia suatu berkat yang istimewa: “Rahasia Tuhan akan diberitahukan-Nya bagi orang yang takut akan Dia”. Dalam hubungan antar sesama manusia pun kita menceritakan rahasia kita hanya kepada orang yang kita percayai. Demikian pula, apabila Tuhan membagikan rahasia-Nya kepada kita, hal itu membuktikan bahwa kita telah memperoleh kepercayaan dari-Nya. Itu dapat diumpamakan sebagai ijazah tanda kelulusan kita.

Hal itu digambarkan dengan indah sekali dalam hubungan Yesus dengan murid-murid-Nya. Setelah tiga tahun lamanya memanggil mereka menjadi murid-Nya, Ia berkata kepada mereka: “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah kudengar dari Bapa-Ku” (Yohanes 15:15). Yesus sendiri harus belajar terlebih dahulu dari Bapa-Nya dengan cara Dia benar-benar tunduk dan taat terhadap Bapa. Selanjutnya Ia pun mengajarkan semua yang Ia dapatkan dari Bapa-Nya kepada orang-orang yang benar-benar mau tunduk dan taat kepada-Nya.

Hingga sekarang pun Tuhan masih memilih murid-murid-Nya atas dasar itu. Dan persyaratan maupun materi pelajaran yang akan digunakan-Nya juga tidak akan berubah.

Tanggapan Iman:
Ya Tuhan, aku rindu menjadi murid yang tunduk dan taat kepada-Mu supaya pada saat yang Engkau tentukan nanti Engkau akan memberitahukan rahasia-rahasiaMu kepadaku.


(Nantikan artikel selanjutnya!)

 

| A R S I P |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi