|
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat
orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan
yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang
kesukaannya ialah taurat TUHAN (hukum Tuhan, versi bhs.
Inggris), dan yang merenungkan taurat (hukum) itu siang dan
malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang
menghasilkan buahnya pada musimnya , dan yang tidak layu
daunnya apa saja yang diperbuatnya berhasil.“ Mazmur 1:1-3
Berbahagialah [“BLESSED” (diberkati) dalam versi bhs.
Inggris]. Itulah kata pembukaan dari seluruh kitab Mazmur yang
sekaligus memuat intisari dari segala sesuatu yang ditulis
dalam kitab tersebut. Berkat-berkat yang tercantum di situ
mengalir dalam dua arah: berkat Tuhan untuk manusia, dan
kemudian manusia mengembalikan berkat itu untuk memuliakan
Tuhan. Di dalam mazmur ini Daud menulis sebuah kalimat yang
singkat namun padat isinya untuk menggambarkan berkat-berkat
yang dijanjikan kepada manusia : “Apa saja yang
diperbuatnya berhasil.”
Bagaimana anda dapat menjadi orang seperti itu, menjadi orang
yang diberkati Tuhan sehingga apapun yang anda lakukan pasti
berhasil? Daud menyampaikan lima buah persyaratan untuk hal
ini. Tiga yang pertama merupakan persyaratan negatif, kemudian
diikuti oleh dua persyaratan yang positif. Apakah persyaratan
negatif yang harus dipenuhi terlebih dahulu? Jangan
Anda berjalan menurut nasihat orang fasik, Jangan
berdiri di jalan orang berdosa, Jangan duduk dalam
kumpulan pencemooh. Intisari dari ketiga persyaratan tersebut
adalah: kepada siapakah Anda pergi untuk mencari nasihat atau
petunjuk? Nasihat yang anda turuti itulah yang menentukan arah
atau perjalanan kehidupan anda.
Apabila anda mengikuti nasihat dari orang-orang yang menolak
prinsip-prinsip Tuhan dan mengabaikan hukum-Nya, tentu saja
Anda tidak berhak atas berkat-berkat-Nya yang membahagiakan
itu. Selanjutnya, dua persyaratan yang pasitif itu adalah:
Anda harus suka (gemar) akan taurat Tuhan (hukum atau
perintah-perintah Tuhan) dan merenungkannya siang & malam.
Sumber utama bagi segala nasihat yang bijaksana dan benar
hanyalah hukum atau peraturan Tuhan. Apabila pikiran dan hati
anda senantiasa diisi dan dipenuhi dengan peraturan Tuhan dan
kehidupan anda selalu jalan dengan peraturan tersebut, tentu
Tuhan akan memberkati Anda sehingga perjalanan hidup Anda
berhasil.
Mungkin Anda selama ini merasa letih karena sering dilanda
oleh kegagalan dan kekecewaan. Bila demikian, cobalah Anda
sekarang benar-benar memperhatikan hukum-hukum Tuhan.
Renungkanlah hukum-hukum itu, terapkanlah dalam hidup Anda
sehari-hari. Hukum-hukum itu pasti akan membuahkan suatu hasil
dalam kehidupan Anda. Tuhan sendiri menjamin bahwa Anda akan
berhasil.
TANGGAPAN IMAN :
YA TUHAN, aku akan meniru sikap dan teladan hidup Daud,
bersama dia aku akan berkata: “Peringatan-peringatan-MU
menjadi kegemaranku, menjadi penasihat-penasihatku” Mazmur
119:24
(Nantikan artikel selanjutnya!) |