HOME ABOUT US KESAKSIAN AGENDA GEREJA LINK CONTACT US


 

Derap Remaja Edisi 41
Bahan Pembinaan Remaja Gereja Kristen Indonesia


Pembayaran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Via Bank:
Tahapan BCA no. 0372999053, an. Wisnu Sapto Nugroho
Segera kirimkan pemberitahuan pengiriman bank.
2. Via Pos Wesel:
dengan cara memakai blangko yang dilampirkan dalam surat pengantar.
Pdt. Wisnu Sapto Nugroho, Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Alamat Sekretariat & Distribusi DERAP REMAJA:
Samirono Baru 71 Kompleks LPPS Yogyakarta 55281

Harga per eksemplar Rp. 40.000,-

 

Juni 2017    
1. MOVE ON BERSAMA ROH KUDUS
Kisah Para Rasul 2:1-13
 
  1
2. PARAKLETOS
Yohanes 16:4b-15
 
  2
3. CHARIS DAN CHARISMA
1 Korintus 12:1-11
 
  3
4. MANUSIA BARU
2 Korintus 5:16-21
 
  4

 

2017

Juni
Minggu 3
 



 

  CHARIS DAN CHARISMA

 Bacaan: 1 Korintus 12:1-11
 Bahan yang diperlukan:
 - Kertas manila berwarna-warni ukuran setengah folio,
   sebanyak remaja yang hadir
 - Spidol atau pen sebanyak remaja yang hadir
 - Selotip kertas

 

 

FOKUS



Karya Roh Kudus dalam kehidupan pribadi dan gereja antara lain diwujudkan dalam karunia-karunia Roh, yang dalam bahasa Yunani disebut charisma (dalam bentuk tunggal) dan charismata (dalam bentuk jamak). Jemaat di kota Korintus mempermasalahkan tentang charismata, sehingga Paulus pun menuliskannya dalam surat 1 Korintus. Pengunggulan charisma tertentu juga masih terjadi hingga saat ini. Padahal charisma bukanlah sesuatu yang paling mendasar dalam iman. Yang paling mendasar adalah anugerah keselamatan atau charis dalam bahasa Yunani. Charis diberikan kepada semua orang, sedang charisma hanya pada orang-orang tertentu, dengan maksud tertentu. Jangan sampai orang Kristen justru lebih mengunggulkan charisma dari pada charis. Melalui pelajaran ini remaja mengerti beda anugerah (charis) dan karunia Roh (charisma), sehinga ia dapat mensyukuri pemberian Allah, baik dalam bentuk charis maupun charisma.
 

PENJELASAN TEKS


Surat 1 Korintus berisi antara lain jawaban Paulus terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan jemaat Korintus. Dalam 1 Korintus 7:1 Paulus menulis: "Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku." Setelah beberapa hal dijelaskan pada pasal 7-11, pada pasal 12:1 Paulus beralih pembicaraan: "Sekarang tentang karunia-karunia Roh."

Yang terlebih dahulu dibicarakan Paulus pada ayat 1-3 adalah hal yang mendasar, yakni karya Roh Kudus yang membawa jemaat menjadi percaya bahwa "Yesus adalah Tuhan" (ayat 3). Dahulu mereka percaya kepada berhala-berhala, kini mereka percaya kepada Yesus. Inilah charis atau anugerah Tuhan kepada jemaat. Mengapa sebelum membicarakan tentang karunia-karunia Roh, Paulus menulis lebih dahulu tentang charis? Karena charis lebih mendasar, dan dianugerahkan kepada semua orang. Sedangkan karunia-karunia Roh (dalam bentuk jamak charismata) diberikan kepada orang-orang tertentu pada waktu-waktu tertentu pula, sesuai dengan kebutuhan jemaat.
Maka pada ayat 4-6 Paulus menulis:
• Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh
• Ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan
• Ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang

Pengulangan dan penyejajaran hingga tiga kali ini menunjukkan penekanan bahwa karunia-karunia, termasuk perbuatan ajaib, berasal dari Tuhan sendiri dan dimaksudkan untuk pelayanan — bukan untuk kesombongan pribadi. Kemudian ditekankan kembali pada ayat 7 bahwa tiap orang mendapat penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Dengan demikian jelas bahwa karunia-karunia Roh itu bukan untuk kepentingan pribadi.
Selanjutnya ayat-ayat 8-10 berbicara tentang karunia-karunia Roh (charismata), yaitu:
• Berkata-kata dengan hikmat
• Berkata-kata dengan pengetahuan
• Iman
• Menyembuhkan
• Mujizat
• Bernubuat
• Membeda-bedakan roh
• Berbahasa Roh
• Menafsirkan bahasa Roh

Jika daftar ini dibandingkan dengan daftar pada surat Roma, ternyata karunia-karunia itu tidak selalu sama. Itu berarti tidak ada daftar yang baku. Roh bekerja memberi karunia sesuai dengan yang dibutuhkan jemaat, untuk kepentingan bersama.
 
Roma 12:6-8 1 Korintus 12:8-10 1 Korintus 12:28-30
bernubuat
melayani
mengajar
menasihati
 
berkata-kata dengan hikmat
berkata-kata dengan pengetahuan
iman
menyembuhkan
mengadakan mujizat
bernubuat
membedakan bermacam-macam roh
berkata-kata dalam bahasa roh
menafsirkan bahasa roh
 
mengadakan mujizat
menyembuhkan.
melayani
 memimpin
berkata-kata dengan bahasa roh
menafsirkan bahasa roh
 

Dari daftar karunia-karunia Roh tersebut tampak ada karunia-karunia yang spektakuler, yang menghebohkan dan mengherankan, seperti mengadakan mujizat, berbahasa roh, dan menafsirkan bahasa Roh. Namun ada juga karunia-karunia yang tampak biasa, seperti mengajar, menasihati, melayani, berkata-kata dengan hikmat, dan berkata-kata dengan pengetahuan. Sedangkan menyembuhkan bisa diartikan menyembuhkan secara medis (kedokteran), tidak terbatas menyembuhkan dalam KKR. Bernubuat juga bukan meramal tapi menganalisis situasi dan mendengarkan apa yang Tuhan kehendaki. Karena tidak ada daftar baku, daftar karunia-karunia
Roh dapat berkembang lebih luas lagi, yaitu setiap karunia yang Tuhan berikan untuk kepentingan bersama.

Ayat 11 merupakan kesimpulan dan pengulangan ayat 4-7, untuk menekankan berulang-ulang bahvva semua karunia itu dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
 

PENGENAAN
 


Remaja yang masih bertumbuh pasti berusaha mengenal diri, kemampuan, dan bakatnya. Kemampuan atau bakat bisa disebut karunia Roh jika dipakai untuk melayani, dan ditujukan untuk kepentingan bersama. Maka remaja yang dalam proses mengenal diri dan membentuk identitas perlu diarahkan supaya menggunakan kemampuan dan bakatnya untuk pelayanan bagi sesama dan kemuliaan bagi Tuhan.
 

LANGKAH-LANGKAH PENYAMPAIAN
 


1. Lakukan Kegiatan.
2. Tanyakan kepada remaja untuk apakah kemampuan, kelebihan dan bakat yang mereka miliki. Apakah untuk pelayanan kepada sesama atau hanya untuk diri sendiri.
3. Ajak remaja membaca 1 Korintus 12:1-11. Tunjukkan bagaimana Paulus menekankan anugerah keselamatan dalam Yesus yang diberikan kepada semua orang dalam jemaat sebagai hal yang mendasar. Inilah charis. Sedangkan karunia-karunia Roh (charismata) diberikan kepada orang-orang tertentu untuk kepentingan bersama. Tunjukkan daftar charismata yang bervariasi dalam surat Roma dan 1 Korintus, di dalamnya ada hal-hal yang tampak spektakuler dan ada yang tampak biasa (pakai Penjelasan Teks).
4. Kembali ke kemampuan, kelebihan, dan bakat remaja. Tanyakan bagaimana cara mereka mengubah dari kemampuan, kelebihan, dan bakat diri menjadi kemampuan, kelebihan, dan bakat untuk kepentingan bersama.
5. Minta remaja merencanakan secara konkret apa yang akan mereka lakukan. Rencana ini ditulis di balik kertas masing-masing yang sudah ditempelkan di papan tulis atau dinding.
 

                                                                                                   
KEGIATAN


1. Minta setiap remaja yang hadir menuliskan bakat, kemampuan, dan kelebihan masing-masing di kertas yang sudah disediakan.
2. Tempelkan kertas-kertas tersebut di papan tulis atau dinding.
3. Bacakan daftar dari apa yang sudah ditulis remaja
 

ILUSTRASI


Santa Teresa dari Kolkata memiliki charisma melayani orang-orang miskin dan hampir mati. Tidak semua orang memiliki karunia Roh yang seperti itu.

Atau

Anne Avantie, seorang perancang mode, pada tahun 2000 mendirikan rumah singgah untuk anak-anak dengan hidrocephalus yang sedang menjalani pengobatan, beserta keluarganya. Ia menamai rumah singgah itu Wisma Kasih Bunda. Dengan bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) St. Elisabeth Semarang, Wisma Kasih Bunda sudah membantu operasi lebih dari 800 orang pasien. Apa yang dilakukan Anne Avantie juga dapat disebut sebagai charisma melayani.
                                                  

 


 

Sahabat Surgawi,
 Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright 1999