Selamat datang di Sahabat Surgawi 
» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
  Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 













 











 
» Fitur Rohani - ALKITAB DAN ILMU PENGETAHUAN

ALKITAB DAN ILMU PENGETAHUAN
 Ir. Stanley I. Sethiadi
 


"Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung diudara dan atas segala binatang yang merayap dibumi".
(Kejadian 1:28b).
 

TUHAN PENCIPTA.


                                                PENGANTAR.

Pada tahun 1987 saya menyatakan diri saya kreasionis Kristen, artinya saya percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta termasuk umat manusia langsung jadi dalam waktu 6 hari menurut perencanaan khusus seperti dikatakan Alkitab. Sejak itu pandangan saya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dan Alkitab sebagai Firman Allah menjadi sangat sungguh-sungguh. Sebelumnya, iman saya masih
"ngambang". Bagi mereka yang dapat dan mau ikuti pertimbangan teologis, filosofis dan ilmiah saya mengapa saya jadi kreasionis, silahkan baca artikel saya yang berjudul "KEMBALI KEKITAB KEJADIAN  (Back to Genesis), di-Media misi-visi Kristiani di-Sahabat Surgawi ini.

ALAM SEMESTA:
Oh alangkah indahnya ciptaan Tuhan yang dapat dilihat dialam semesta ini. Dirumah saya kini ada kira-kira 60 varitas kaktus. Setiap varitas diciptakan Tuhan menurut perencanaan yang sangat matang, sangat kompleks dan sangat indah. Semua ini Tuhan ciptakan untuk dinikmati dan dikagumi umat manusia. Disebuah buku saya baca ada seorang kolektor di-Indonesia ini yang mempunyai lebih dari 3.500 varitas.
Didunia mungkin ada puluhan ribu varitas kaktus. Tuhan kita suka kali menciptakan berbagai varitas. Tumbuhan yang tergolong kaktus saja, diciptakan Tuhan begitu beraneka ragam dari yang merambat ditanah sampai yang tingginya 20 m lebih.
Kaktus hanya satu dari begitu banyak macam tumbuh-tumbuhan yang diciptakan Tuhan.
Disamping kaktus saya juga pelihara ikan. Dirumah saya ada beberapa varitas ikan. Didunia ada ribuan varitas yang memenuhi sungai-sungai, danau-danau dan laut. Ikan hanyalah satu dari begitu banyak binatang -binatang yang Tuhan ciptakan.
Semua ini Tuhan ciptakan menurut perencanaan yang khusus (special design).
Semua pohon dan binatang Tuhan ciptakan untuk dimanfaatkan, dinikmati dan dikagumi manusia.  Oh sunguh-sungguh berbahagialah manusia yang dapat mengagumi semua ciptaan Tuhan ini.
Tuhan juga menciptakan planet-planet, bintang-bintang, galaxy-galaxy yang sungguh mengagumkan jumlahnya dan varitas-varitasnya. Lihatlah bintang-bintang dilangit waktu malam tak berawan. Baru-baru ini saya melihat kelangit yang cerah ditengah malam diatas bukit yang menghadap danau Maninjau di-Sumatra Barat. Saya begitu terkesan. Pengetahuan saya mengenai astronomi terbayang dalam benak saya. Oh sungguh besar Allahku, sungguh Agung Kemuliaannya. Saya mendapat kesadaran yang mendalam akan kehadiran Allah. Roh, jiwa dan tubuh saya menyanyikan ke-Agungan dan Kemuliaan Allah Pencipta Alam Semesta.   Saya merasa begitu dekat dengan Tuhanku.
Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling tinggi. Manusia mempunyai roh, jiwa dan tubuh. Manusia adalah satu-satunya ciptaan Allah yang mempunyai roh. Manusia diciptakan menurut peta dan teladan Allah. Manusia diciptakan Tuhan untuk kemuliaan.
Dimata seorang kreasionis Alam Semesta ini sangat indah dan mengagumkan. Ia dapat melihat dibelakang Alam Semesta ini Kemuliaan dan Kebesaran Tuhan Pencipta Alam Semesta, yang Mahatinggi.
Beberapa tahun yang lalu saya baca sebuah artikel dimajalah "Scientific American" yang dikarang seorang ilmuwan ateis dan evolusionis. Ia melukiskan kekejaman didunia insekta. Seekor lalat menanamkan telurnya ditubuh seekor ulat. Ulat itu menderita tetapi tidak mati. Setelah telur lalat itu menetas ia makan tubuh ulat itu perlahan-lahan. Ia makan bagian yang tidak mematikan. Sang ulat sangat menderita tetapi tidak mati. Baru terakhir anak lalat itu makan bagian vital ulat itu samapi ulat itu mati. Anak lalat sudah cukup besar untuk menjadi lalat yang dapat terbang. Ilmuwan ateis itu menyimpulkan bahwa alam tidak punya perasaan.
Tidak ada kebencian, tidak ada kasih, hanya ketidak perdulian alam terhadap penderitaan makhluk-makhluk hidup termasuk manusia. Ia katakan bahwa ini adalah bukti bahwa Tuhan tidak ada. Dimata seorang evolusionis alam semesta ini penuh kekejaman, tidak ada kemuliaan apalagi kasih, dan alam tidak perduli akan segala hal itu.
Alangkah bedanya pandangan seorang kreasionis Kristen yang melihat kasih dan kebesaran Allah dimana-mana  dengan seorang evolusionis yang melihat kekejaman dan ketidak perdulian alam dimana-mana. Tentu saja seorang kreasionis tidak buta terhadap kekejaman yang terjadi dimana-mana. Ia melihat ini sebagai akibat dari kejatuhan manusia dalam dosa. Tetapi ia juga tidak buta melihat kasih Allah walaupun manusia berdosa. Allah sangat perduli dan sangat mengasihi manusia.
Ada pengampunan, ada karunia ada kasih dari Allah yang mengatasi segala akal manusia. Seorang ilmuwan kreasionis (Creation Scientist) dapat melihat dan meyadari hal ini dengan sangat mendalam. Saya sangat terbeban untuk berbagi (sharing) dengan Anda dan semua manusia dibumi. Saya ingin semua manusia dapat melihat kemuliaan, karunia dan kasih Tuhan Pencipta Alam Semesta ini. Renungan singkat ini saya persembahkan bagi Anda dan semua manusia dimuka bumi ini.

Jakarta, 22 Maret 2001.
                                                

 



Kalau Anda punya pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel-artikel diruang "Alkitab dan ilmu pengetahuan" ini atau ada pertanyaan di luar artikel-artikel diruang ini yang ada hubungannya dengan Alkitab dan ilmu pengetahuan, silahkan kirim email ke-saya.
Alamat email saya adalah
sethiadi@cbn.net.id
Saya akan berusaha menjawab sebaik mungkin, bahkan mungkin pertanyaan Anda dapat menjadi bahan untuk artikel berikutnya.

 


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi