Selamat datang di Sahabat Surgawi 
» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
  Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 













 











 
» Fitur Rohani - ALKITAB DAN ILMU PENGETAHUAN

ALKITAB DAN ILMU PENGETAHUAN
 Ir. Stanley I. Sethiadi
 


"Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung diudara dan atas segala binatang yang merayap dibumi".
(Kejadian 1:28b).
 

 "SCIENCE AND THE MODERN WORLD".


Menurut seorang filsuf Alfred North Whitehead selalu ada pertengkaran antara agama dan ilmu pengetahuan. Ia menulis buku "Science and the modern world" pada tahun 1925 sebagai kumpulan dari "Lowell lectures".

"Science and the modern world" by Alfred North Whitehead, page 181:

"In the first place there has always been a conflict between religion and science,
and in the second place, both religion and science have always been in a state of development."

Ia juga mengamati pada tahun 1925 bahwa pengaruh agama sudah makin menurun
dimasyarakat Eropah.

Halaman187 "But on the whole, During many generations, there had been a gradual decay of religious influence in European civilisation."

Para rohaniwan mengutuk teori heliosentris Copernicus/Galileo, kemudian kompromi. Kemudian mengutuk percobaan bedah tubuh manusia (mayat).
Tetapi justru dari bedah mayat ini timbul ilmu kedokteran. Setelah mengutuk, para rohaniwan kembali kompromi. Mereka mengutuk percobaan penerbangan.
Mereka bilang :"Kalau Allah menghendaki manusia terbang, tentu diberinya sayap."
Tetapi setelah teknik penerbangan berkembang, mereka kompromi lagi.  Mengutuk dan kemudian kompromi seperti itu menghancurkan pengaruh  intelectual para rohaniwan.

Halaman 188 :"The result of the continued repitition of this undignified retreat during many generations, has at last almost entirely destroyed the intelectual authority of religious thinkers."

Whitehead kemudian menganjurkan agar para teolog mengembangkan teologi agar bisa lebih baik diterima didunia. Prinsipnya abadi tetapi cara menyatakannya harus disesuaikan terus dengan perkembangan zaman. Ia menulis: " Religion will not regain its old power until it can face change in the same spirit as does science.
Its principle may be eternal, but the expression of those principles requires continual
development."

Menurut saya (bukan Whitehead) prinsip pertama adalah jangan mengutuk tetapi juga jangan kompromi dengan teori ilmiah yang manapun. Allah serta Firman Allah berada diatas segala teori dan segala kebudayaan manusia.
Jangan pernah lupa hal ini, biarpun kadang-kadang kita sulit mengerti. Harus diakui bahwa ada banyak "Difficulties of the Bible." Kalau kita tidak selalu dapat terangkan sesuatu jangan terlalu cepat mengatakan Alkitab salah.
Suatu konflik tidak selalu berarti suatu malapetaka. Suatu konflik menunjukan bahwa dibelakang konflik itu ada atau akan ada suatu penyelesaian yang lebih dalam, lebih tinggi, lebih luas, yang akan menghapuskan konflik itu.

Salam dalam kasih Kristus. Stanley Sethiadi.

Revisi I : Jakarta, 30 April 2004.

                                                
                                                                



Kalau Anda punya pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel-artikel diruang "Alkitab dan ilmu pengetahuan" ini atau ada pertanyaan di luar artikel-artikel diruang ini yang ada hubungannya dengan Alkitab dan ilmu pengetahuan, silahkan kirim email ke-saya.
Alamat email saya adalah
sethiadi@cbn.net.id
Saya akan berusaha menjawab sebaik mungkin, bahkan mungkin pertanyaan Anda dapat menjadi bahan untuk artikel berikutnya.
 


Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi