» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Rubrik Kesaksian


YESUS TIDAK BERUBAH
Kesaksian : Dr. Joh Loudin - Selangor Malaysia
 


Ibu saya meninggal akibat sakit kanker.Waktu itu saya barusia 14 Tahun (Tahun 1978) Lebih dari setahun dia terlantar di atas katil kerana kanker itu telah memakan tubuhnya sehingga dia lumpuh, kurus kering dan luka-luka yang amat dalam dan dimakan ulat isinya. Ibu saya disaat-saat akhir hayatnya berkata: "Nak kalau saya mati, tolong jangan bunyikan gong'dunsai' (Bunyi alunan gong di kampung kami yang menandakan seseorang telah meninggal). Saya mau kamu bunyikan lagu-lagu rohani kristen".Saya menjawab 'Baiklah Ina (Ibu)'.Saya tahu bahwa ibuku ingin menyatakan pada TUHAN bahwa dia ingin bersamaNya di dalam kematiannya.
Ketika itu saya tak tahu berdoa dengan iman dan sepertinya Yesus Kristus amat jauh di sorga untuk saya bisa mohon bantuan.Kenangan ini membawa kesan yang amat dampak dalam hidupku.
Tiga tahun kemudian (Umur 17) saya bertobat,terima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat peribadiku,saya mengalami 'kelahiran kembali' dalam Roh Kudus dan menerima pengalaman 'Baptisan Roh kudus' 2 tahun kemudian.Saya begitu dipenuhi oleh kasih dan beban yang berkobar-kobar melayani pekerjaan Tuhan.
Saya terpanggil menjadi pemberita Injil dan mulai bersaksi di seluruh pelusuk negere Sabah Malaysia.Saya menyaksikan bahwa Tuhan Yesus bisa mengampuni dosa,melepaskan kita dari ikatan dosa dan membaharui kita dengan kuasa Roh KudusNya. Allah kemudian mengurapi saya dengan karunia-karunia Roh Kudus terutama karunia mujizat kesembuhan.
Satu hari saya mengunjungi rumah Sakit Hospital Queen Elizabeth Kota Kinabalu Sabah Malaysia.Saya tergerak melayani seorang yang berbangsa murut.Dia tengah menggigil kesejukkan,kurus kering dan meraung kesakitan di katilnya.Saya dekati dan perkenalkan diri kepada isterinya.Saya tanyakan penderitaan apa yang sedang dialami oleh suaminya.Isterinya menjawab bahwa dia langsung tak tahu sebab doktor tak beri tahu.Saya lihat kad laporan sakitnya yang tergantung di hujung ranjangnya.Saya terbaca demikian"Kanker hati-peringkat ketiga".Melihat jururawat yang sedang lalu,saya menegur "Puan,saya nak tanya, er...pesakit ini,dalam lapuran kadnya dikatakan kanker hati.Apa benar?"Jururawat itu menjawab secara berbisik"Apakah anda ni, saudara si pesakit?"Saya jawab"Tidak,saya seorang kristen yang suka melayani orang sakit".Dia jawab "Benar,dia menderita sakit kanker parah dan kami akan hantar dia pulang sebab dah tak ada apa-apa yang kami bisa bantu.Cuma kami beri dia ubat penahan sakit ."Saya segera dipenuhi belas kasihan dan perkenalkan diri pada isterinya dan sipesakit ini (Namanya "Clement") Clement terbuka dengan pelayanan saya.Dia ialah seorang Katolik yang berasal dari daerah pendalaman yakni daerah Tenom,Sabah.Saya mula buka Alkitab dan menyampaikan firman Tuhan kepadanya.Saya kutip ayat Alkitab 1 Petrus 2:24 yang mana Yesus telah memikul dosa2 kita di kayu salip dan bahwa oleh bilur-bilurNya sakit-penyakit telah disembuhkan 2000 tahun yang lalu,asalkan kita berseru padaNya dengan iman percaya.Saya bertanya apa sakitnya dan apa perasaannya.Dia jawab"Entah,doktor tak mau bagi tahu,bagian perut saya sakit dan saya menggigil kesejukan dan tak bisa makan"(muntahkan makanan setiap kali makan) Saya berkata"Clement terus terang,anda menderita sakit kanker dan menurut doktor,anda tak ada harapan untuk sembuh dan tinggal tunggu ajal,Tapi saya ada berita baik,Tuhan Yesus Kristus tetap sama kemarin hari ini dan selamanya.Dia dapat selamatkan dan sembuhkanmu"Saya kemudian ceritakan kisah ibu saya dan bahwa saya tahu bagaimana penderitaannya.Dia hanya menggangguk setuju dan percaya."Anda harus bertobat dan sungguh2 berseru mohon Yesus sembuhkan,hanya Dia harapanmu, anda faham?"Saya begitu bersungguh-sungguh berkata.Setelah membawa dia berdoa untuk pertobatan saya berdoa untuk kesembuhan dengan berkata "Clement,Yesus Kristus Sembuhkan engkau" Saya tumpang tangan keatas bagian perut hati dan menengking,mengutuk kanker itu dalam nama Tuhan Yesus.Tak lama kemudian Clement berhenti menggigil kesejukan! Dia mula tenang dan saya berkata pada isteri agar membawa makanan.Buat pertama kalinya dia makan dengan lahap tanpa memuntahkan makanan ! Isterinya menangis penuh kegembiraan.Saya berkata"Clement,Yesus telah sembuhkan engkau,pergilah dengan selamat dan jangan berbuat dosa lagi' Saya kemudian berlalu dengan doa harapan bahwa Clement akan pulang dengan kesembuhan Tuhan,Beberapa bulan kemudian saya bertemu dengan Clement di Penampang daerah kami setelah di Pergi berbakti di gereja kami!.Woow...Clement kini bertenaga,senyum manis dan kulitnya putih segar!.Dia bersaksi bahwa dia telah disembuhkan dan benar seakan-akan saya tak percaya itu ialah Clement sebab memang dah tak ada tanda2 penyakit kanker.Dia kembali ke hospital dan doktor terkejut dan menyatakan bahwa memang kesembuhannya ialah mujizat Tuhan!.Lebih dari sepuluh tahun berlalu,saya secara kebetulan bertembung dengan saudara Clement di stesen Bas Tenom-Kota Kinabalu.Dan dia masih hidup dan berada dalam kesembuhan!.Dia memanggil saya"Saudara"dan bersaksi bahwa dia kini menjadi Pastor sebuah gereja karismatik di Tenom.Beliau bahkan masuk sekolah Alkitab dan baru kembali dari negara Israel kerana mengunjungi Yerusalem.Saya hanya bersyukur dan bangga dengan apa yang telah dikerjakan Yesus dalam hidupnya.Tuhan telah memakai hidupku untuk mendoakan kesembuhan dan kembalikan kehidupan seorang penderita kanker sebagai ganti nyawa ibu saya yang telah diragut kanker.Tuhan seterusnya memakai hidupku mendoakan ratusan orang yang sakit dan telah mengalami mujizat kesembuhan dalam Yesus Kristus.Ini kisah benar dan saya ingin saksikan bahwa Yesus tetap sama,kemarin,hari ini dan selama-lamannya.Hanya bila kita percaya,bertobat dan mohon dengan sungguh padaNya,maka Roh Kristus akan curahkan belas kasihanNya dan menghidupkan diri kita.Kalaulah ibu saya hidup sewaktu Dia panggil saya menjadi hambaNya,sudah pasti ibuku tak akan temui ajal sebab saya tahu Tuhan Yesus Kristus ialah sesungguhnya Tabib yang Agung dan Ajaib!Puji nama Tuhan.
Kesaksian peribadi DR.Joh Loudin,Penatua LAMB MINISTRIES INTENATIONAL
Email:Penatua07@yahoo.com

 

| ARSIP 500 KESAKSIAN | ARSIP KINI |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi