|
Pertama-tama saya bersyukur karena kasih Tuhan yang begitu
besar kepada saya, sehingga saya bisa berbagi kesaksian
kepada saudara-saudara seiman.
Pada awal bulan Mei 2007 saya diajak oleh teman saya untuk
magang di suatu perusahaan yang memproduksi spare part motor
dan mobil, saudara pada waktu itu saya sangat bersyukur
sekali kepada Tuhan, walaupun status saya hanya magang.
Waktu saya sangat bersyukur selain karena saya bisa mendapat
pengalaman dan ilmu, saya bisa sedikit membantu perekonomian
keluarga saya untuk biaya kuliah saya. Setidaknya saya bisa
membayar uang kuliah dari gaji magang saya dan bisa sedikit
mengurangi beban kedua orang tua saya. Saya tidak lupa
membayar uang perpuluhan saya kepada Tuhan, karena yang ada
pada saya itu semua berasal dari pada Tuhan. Saudara ada
yang aneh dalam prosedur magang saya itu, yaitu tidak adanya
kontrak. Karena biasanya kalau seseorang magang harus ada
kontrak, bisa 3 bulan sampai 6 bulan. Saudara selama magang
saya menjalaninya dengan sungguh-sungguh. Lalu tidak sampai
sebulan saya magang General Manager bagian accounting
menawarkan saya untuk bekerja sebagai staff accounting di
perusahaan tersebut. Saudara saya sempat tidak percaya sama
sekali. Saudara bahkan saya sempat frustasi dan berpikir
bahwa saya tidak akan pernah bisa mempunyai kesempatan untuk
bekerja. Tetapi saudara Tuhan itu baik bagi kita, Dia tidak
akan membiarkan kita jatuh sampai tergeletak. Lalu saya
menyusun lamaran saya dan menjalani test, tidak sampai
seminggu saya diberitahukan bahwa saya diterima sebagai
staff accounting di perusahaan tersebut. Saya sangat
bersyukur saudara kepada Tuhan, siapakah saya ini, saya
bukan orang kaya, saya bukan orang ganteng/cakep secara
jasmani, saya bukan orang baik. Sungguh rencana Tuhan itu
indah pada waktunya. Apa yang tak pernah kita pikirkan, yang
tak pernah timbul dalam hati, itulah yang Tuhan sediakan.
Semoga saudara-saudara diberkati oleh kesaksian saya ini dan
Tuhan Yesus memberkati.
|