|
Empat tahun yang lalu saya
mengalami strok dan dokter katakan harus terapi kurang lebih
satu tahun bahkan bisa lebih dan juga ditambah harus
mengkonsumsi obat-obatan yang cukup banyak dan tidak boleh
berhenti.
Padahal waktu itu saya sedang belajar untuk tidak
mempercayai dokter dan obat-obatan ketika saya sakit apapun
juga dan mau menyerahkan segala penyakit saya hanya pada
Tuhan Yesus, waktu itu saya sempat agak bimbang juga
mengenai keimanan saya,sebab mengapa Tuhan ketika saya mau
mempercayakan segalanya pada Tuhan kok malah diberi penyakit
strok, secara manusia saya hampir down,bahkan istri sayapun
sempat agak marah dan harus ke dokter untuk diobati dan
diterapi walaupun semuanya ditanggung oleh perusahaan di
mana kami bekerja.Masalahnya sih bukan sesederhana itu sebab
saya sudah komitmen sama Tuhan untuk tidak mempercayakan
penyakit saya pada Dokter dan obat-obatan.
Malam itu saya berdoa dan menangis pada Tuhan dan saya
katakan padaNya kalau saya mau sembuh dan hanya menyerahkan
sakit saya pada Tuhan saja bukan pada yang lain sesuai
dengan komitmen semula.
Pagi harinya saya seperti ada sesuatu dalam diri saya yakni
kesejukan yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya dan
mengambil keputusan untuk membuang semua obat-obatan yang
diberikan oleh dokter dan hanya mau kesembuhan dari Tuhan
saja.
Saudara-saudara dapat bayangkan makan susah, jangankan
memuji Tuhan, ngomong saja tidak bisa alias cadel,minum
harus pakai sedotan,inginnya marah dll.
Setiap malam saya menangis, Tuhan tolong sembuhkan saya dan
biarlah kesembuhan ini dapat menjadi berkat untuk
istri,anak,orang tua,saudara bahkan teman-teman di kantor
dan teman pelayanan di gereja.
Ternyata Tuhan itu sangat baik dan terlalu baik,pas dalam
kurun waktu 40 hari strok saya sembuh dan dokter juga
katakan sudah sembuh dan katanya sih ini mujijat.
Puji Tuhan dengan kesembuhan saya ini makin saya
mempasrahkan semua kesehatan dan penyakit saya hanya pada
Tuhan saja bukan pada dokter dan obat-obatan dan dengan
kesembuhan penyakit saya makin berani mengatakan pada mereka
yang tadinya mencemooh saya,bahwa hanya Tuhan Yesus saja
yang mampu menyembuhkan segala macam penyakit dan mujijat
itu masih berlaku sampai sekarang.Puji Tuhan setiap sakit
sampai hari ini saya hanya berserah saja pada Tuhan Yesus
saja.
Kiranya kesaksian saya ini dapat menjadi berkat bagi yang
lain dan makin mendekatkan diri pada Tuhan Yesus, mohon maaf
jika ada kata yang kurang mengerti sebab saya bukan penulis
tapi biarlah Tuhan Yesus saja yang memberi pengertian.
Terima kasih Tuhan Yesus memberkati
Triyono
|